TLii | MEDAN | PT KAI PERSERO DIVRE I SUMUT
04/05/2026
TIMELINES INEWS INVESTIGASI, Medan, 4 Mei 2026 Divisi Regional I Sumatera Utara mencatatkan kinerja positif sepanjang April 2026 dengan melayani sebanyak 221.254 pelanggan. Capaian ini menunjukkan meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap moda transportasi kereta api yang efisien, tepat waktu, serta mampu menghubungkan berbagai pusat aktivitas ekonomi.

Plt. Manager Humas KAI Divre I Sumatera Utara, , menyampaikan bahwa distribusi penumpang yang merata pada berbagai layanan menjadi indikator bahwa kesiapan infrastruktur dan pengaturan jadwal perjalanan telah selaras dengan kebutuhan mobilitas masyarakat.

“KAI Divre I Sumatera Utara terus memperkuat standar operasional dengan mengedepankan prinsip keselamatan pada setiap lintas perjalanan serta menjaga presisi jadwal keberangkatan dan kedatangan guna menjamin efisiensi waktu bagi pelanggan,” ujarnya.
Berdasarkan data operasional, relasi Medan–Tanjungbalai menjadi kontributor terbesar dengan melayani 107.223 pelanggan. Tingginya angka tersebut menegaskan peran penting jalur Pantai Timur Sumatera Utara dalam mendukung mobilitas komuter dan aktivitas ekonomi.
Aktivitas penumpang juga terpusat di yang mencatat volume tertinggi, dengan 38.582 pelanggan berangkat dan 39.086 pelanggan datang.
Selain itu, turut menunjukkan kinerja positif dengan melayani 43.389 pelanggan, memperkuat konektivitas menuju wilayah penyangga ekonomi serta destinasi wisata di Pematangsiantar.
Untuk layanan jarak menengah, mencatatkan 23.729 pelanggan yang tiba di Stasiun Medan, mempertegas perannya sebagai penghubung utama antara Rantauprapat dan ibu kota provinsi.
Sementara itu, turut mendukung mobilitas regional di wilayah Tebing Tinggi dengan total aktivitas penumpang mencapai 6.528 pelanggan.
“Kami berkomitmen memastikan fasilitas stasiun dan kereta tetap andal demi kenyamanan pelanggan yang terus tumbuh.
Dengan operasional yang stabil, KAI hadir sebagai solusi transportasi yang aman dan bebas kemacetan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi Sumatera Utara,” tutup Anwar.
(***)



























