PLTMH Pantan Cuaca Disorot, Mahasiswa & Warga Desak Mitigasi Lingkungan Nyata

REDAKSI 1

- Redaksi

Rabu, 17 September 2025 - 16:56 WIB

5046 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TLii | Aceh | Gayo Lues – Proyek Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro (PLTMH) di Kecamatan Pantan Cuaca, Kabupaten Gayo Lues, Aceh, kembali menjadi sorotan. Program energi terbarukan yang diharapkan memberi manfaat justru dinilai meninggalkan persoalan lingkungan yang merugikan masyarakat sekitar.

Mahasiswa dan warga menuding pembangunan PLTMH mengabaikan aspek lingkungan hidup. Tembok penahan tebing yang hanya dibangun di sekitar area proyek disebut menyebabkan aliran sungai tidak stabil, memicu erosi, hingga merusak kebun warga.

Ketua Umum Perkumpulan Mahasiswa Gayo Lues se-Indonesia (PMGI), Syahputra Ariga, menyebut kondisi ini menjadikan masyarakat seolah dijadikan “kelinci percobaan” dalam eksperimen energi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kerusakan lahan, ancaman pada sumber mata pencaharian, hingga keresahan warga adalah bukti nyata bahwa proyek ini jauh dari prinsip keberlanjutan yang selalu digaungkan,” ujarnya dalam pernyataan sikap, Rabu (17/9/2025).

Tiga Tuntutan

Melalui PMGI, mahasiswa bersama masyarakat menyampaikan tiga tuntutan utama kepada pemerintah daerah dan pihak terkait:

1. Normalisasi sungai secara menyeluruh, bukan parsial.

2. Transparansi dan akuntabilitas penuh atas seluruh proses pembangunan PLTMH.

3. Jaminan pemulihan lingkungan dan kompensasi bagi masyarakat terdampak.

 

Syahputra menegaskan, energi terbarukan seharusnya memberi manfaat luas tanpa mengorbankan rakyat.

“PLTMH harus menjadi solusi, bukan masalah baru. Kami akan terus bersuara sampai mitigasi nyata diwujudkan. Masa depan Gayo Lues bukan hanya listrik yang menyala, tetapi juga tanah yang tetap subur, sungai yang hidup, dan rakyat yang berdaulat,” tegasnya.

Hingga berita ini diturunkan, pihak terkait dari pemerintah maupun pengelola PLTMH belum memberikan keterangan resmi terkait tuntutan masyarakat.

 

(Kang Juna)

Berita Terkait

Anwar Yuli Prastyo: Keselamatan Perlintasan Tanggung Jawab Bersama, Dahulukan Perjalanan KA
Polsek Siantar Timur Cek TKP Laporan Dugaan Penganiayaan di Jalan Permosi
Kapolres Pematangsiantar Bersama Forkopimda Hadiri Peringatan May Day Tahun 2026
Polda Sumut Kawal May Day 2026, Pengamanan Ketat dan Pelayanan Maksimal bagi Buruh
Kapolres Pidie Jaya Pimpin Apel Siaga, Antisipasi Gangguan Kamtibmas dan Dampak Situasi Global
Fadillah Haryono: Hari Buruh Jadi Refleksi Perkuat Hubungan Industrial Harmonis Di Pelindo
Polres Pidie Jaya Rayakan May Day 2026 dengan Silaturahmi dan Baksos, Pererat Kepedulian kepada Buruh Angkut
Ustadz Azhar Kiran Pastikan Distribusi Hadiah Festival Ramadhan 1447 H Berjalan Sesuai Ekspektasi

Berita Terkait

Jumat, 1 Mei 2026 - 12:28 WIB

Polres Pidie Jaya Rayakan May Day 2026 dengan Silaturahmi dan Baksos, Pererat Kepedulian kepada Buruh Angkut

Kamis, 30 April 2026 - 15:44 WIB

Ketua TP PKK Pidie Jaya Kunjungi Warga Sakit di Bandar Baru, Salurkan Bantuan Darurat

Kamis, 30 April 2026 - 13:34 WIB

Bupati Pidie Jaya Membuka Konferensi XXIII PGRI Pidie Jaya

Kamis, 30 April 2026 - 10:57 WIB

Kurir Diduga Tidak Profesional, Warga Pidie Jaya Keluhkan Paket Diretur Sepihak

Selasa, 28 April 2026 - 17:36 WIB

Latihan Strategi dan TFG, Polda Aceh Siap Amankan May Day 2026

Selasa, 28 April 2026 - 15:29 WIB

Bupati Pidie Jaya Serahkan Ambulans Bantuan Presiden untuk Puskesmas Meureudu

Selasa, 28 April 2026 - 13:44 WIB

Ambulans Bantuan Presiden Perkuat Layanan Kesehatan, Bupati Pidie Jaya Tekankan Perawatan dan Kinerja

Minggu, 26 April 2026 - 16:36 WIB

Hari Jadi Ke 155 Kota Pematangsiantar,AKBP Sah Udur Sitinjak Hadiri Malam Puncak Konser Pesta Rakyat

Berita Terbaru