BMKG Peringatkan Cuaca Ekstrem, BPBD dan Dinsos Aceh Besar Perkuat Kesiapsiagaan; Pohon Tumbang Terjadi di Baitussalam

TARMIZI UMAR

- Redaksi

Minggu, 23 November 2025 - 23:54 WIB

5083 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TIMELINES iNEWS Investigasi | Aceh Besar – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) kembali mengeluarkan peringatan dini terkait potensi cuaca ekstrem di wilayah Aceh. Kondisi atmosfer yang labil, pertumbuhan awan cumulonimbus, dan penguatan angin belokan diperkirakan memicu hujan lebat, angin kencang, hingga potensi banjir dan pohon tumbang di sejumlah daerah.

Kepala Stasiun Meteorologi Sultan Iskandar Muda menyebutkan bahwa Aceh Besar masuk dalam wilayah siaga hidrometeorologi.
“Pertumbuhan awan konvektif meningkat dalam tiga hari terakhir. Kami mengimbau masyarakat tetap waspada dan mengikuti informasi resmi BMKG,” jelasnya.

BPBD Aceh Besar Siaga 24 Jam

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menindaklanjuti peringatan BMKG, Kalaksa BPBD Aceh Besar memastikan seluruh pos dan personel dalam status siaga tinggi.
“Kami siap merespons cepat setiap kejadian, terutama dalam kondisi cuaca yang tidak stabil,” tegasnya.

Kesiapsiagaan ini kembali diuji dengan kejadian pohon tumbang yang terjadi Minggu, 23 November 2025, sekitar pukul 19.05 WIB di Desa Labui, Kecamatan Baitussalam. Informasi diterima dari warga bernama Syahbit Maulia, 26 tahun.

Menurut laporan resmi Pusdalops-PB BPBD Aceh Besar, pohon tumbang tersebut menghalangi jalan lintas antar-gampong dan mengganggu aktivitas masyarakat. Petugas Damkar Pos Induk Sibreh segera meneruskan laporan ke Pos Kajhu untuk tindakan cepat.

“Setiba di lokasi, petugas langsung melakukan pemotongan dan pembersihan. Pukul 19.45 WIB jalur sudah kembali normal,” tulis operator Pusdalops dalam laporan harian.

Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.

Plt Kadis Sosial Aceh: “Kita Tidak Boleh Lengah Menghadapi Cuaca Ekstrem”

Plt Kepala Dinas Sosial Aceh, Chaidir, SE., MM., menegaskan bahwa kesiapsiagaan harus menjadi prioritas mengingat intensitas hujan yang meningkat di berbagai wilayah Aceh.

“Kita tidak boleh lengah menghadapi cuaca ekstrem. Dinas Sosial Aceh telah memastikan ketersediaan logistik darurat, termasuk makanan siap saji, perlengkapan keluarga, dan kebutuhan dasar lainnya. Begitu BPBD melaporkan adanya dampak bencana, tim kami langsung bergerak,” ujarnya.

Chaidir menambahkan bahwa Dinas Sosial terus memperkuat koordinasi dengan Dinsos kabupaten/kota dan seluruh jejaring Tagana.
“Tagana di seluruh Aceh berada dalam kondisi standby. Prinsip kami sederhana: sigap, cepat, tepat, dan humanis dalam melayani masyarakat terdampak.”

Sub Koordinator PSKBA Dinsos Aceh, Yanyan Rahmad: “Logistik dan SDM Kami Siap Digelar Kapan Saja”

Sub Koordinator PSKBA Dinas Sosial Aceh, Yanyan Rahmad,A.Ks,. M.Si menyampaikan bahwa pihaknya sudah melakukan pemetaan daerah rawan dan menyiapkan tim untuk mendukung BPBD, Dan Lembaga Terkait Lainya ketika situasi memburuk.

“ Buffer Stok logistik kami sudah siaga Disetiap Gudang Kab/Kota. Begitu ada kebutuhan dari lokasi , kami langsung salurkan. Dapur umum lapangan dan personel Tagana juga telah disiapkan untuk digelar kapan saja dibutuhkan,” ujar Yanyan.

Ia menegaskan bahwa kejadian pohon tumbang di Aceh Besar malam ini menjadi pengingat bahwa cuaca ekstrem bisa memicu insiden tiba-tiba.
“Peristiwa seperti ini memang terlihat kecil, tapi bisa berdampak besar jika tidak ditangani cepat. Karena itu, koordinasi antarinstansi sangat penting.”

Imbauan Bersama kepada Masyarakat

BMKG, BPBD, dan Dinas Sosial Aceh Besar meminta masyarakat untuk tetap siaga, mengurangi aktivitas di bawah pohon besar saat angin kencang, serta segera melapor jika melihat potensi bahaya.

“Jangan abaikan tanda-tanda alam. Laporkan cepat, dan hindari penyebaran informasi yang tidak jelas,” tegas BPBD.

Dengan sinergi lintas sektor ini, pemerintah Aceh berharap mampu meminimalkan dampak cuaca ekstrem dan memastikan keselamatan masyarakat tetap menjadi prioritas utama. *[Yahbit]

Berita Terkait

Bukan Sekadar Modal, LANA Minta Investasi Beri Manfaat Nyata
Puncak Milad Ke-57 UIN SUNA: Dari Akademi Ilmu Al-Qur’an Menuju Kampus Terakreditasi Unggul 
Belum Semua Cair, Ayah Wa Terus Kejar Realisasi Bantuan Korban Banjir Aceh Utara
Ayah Wa Matangkan Perayaan 1 Muharram 1448 H, Pawai Akbar dan 48 Stan Bazaar Siap Semarakkan Aceh Utara
50 Rumah Yatim dan Dhuafa Berdiri Kokoh, Pemko Lhokseumawe Ganjar Islamic Relief Indonesia dengan Penghargaan
Ayahwa Perjuangkan Kepentingan Aceh di Kementerian Agama, MTQ Nasional hingga Kebangkitan Samudra Pasai
Semarak Hari Bhayangkara ke-80, Turnamen Voli Legends Aceh Hadirkan Atlet-atlet Veteran Terbaik
Bupati Aceh Utara temui Wamen PKP bahas rumah ASN dan korban banjir

Berita Terkait

Minggu, 14 Juni 2026 - 20:49 WIB

Bapas Kelas I Medan Gelar Sosialisasi Pencegahan dan Penularan Hantavirus bagi Pegawai

Minggu, 14 Juni 2026 - 20:36 WIB

Bukti Kesiapan Sumut, Polresta Deliserdang Maksimalkan Pengamanan Final ASEAN U-19 Batang Kuis

Minggu, 14 Juni 2026 - 16:10 WIB

Pendekatan Humanis, kapolsek Medan Labuhan Deli Ajak Tahanan Nobar Pertandingan Piala Dunia

Minggu, 14 Juni 2026 - 11:30 WIB

Fungsi Ganda Stasiun Dolok Merangir: Angkut Penumpang KA Siantar Ekspres & Distribusi BBM

Minggu, 14 Juni 2026 - 10:36 WIB

Lapas Binjai dan BRI Berbagi Praktik Baik, Masyarakat Siap Nikmati Layanan yang Lebih Berkualitas

Minggu, 14 Juni 2026 - 00:04 WIB

Tim Medis Rutan Labuhan Deli Pimpin Skrining & Penyuluhan Kesehatan WBP di Ruang Moralitas

Sabtu, 13 Juni 2026 - 23:47 WIB

Dukung Kreativitas Warga Binaan, Lapas Perempuan Medan Turut Ramaikan Car Free Night Kota Medan

Sabtu, 13 Juni 2026 - 23:34 WIB

Sinergi Lapas Kelas IIB Tebing Tinggi & Yayasan Anugrah Insan Residivist, WBP Dilatih Jadi Barista

Berita Terbaru