Aceh Besar Peduli Sesama: 270 Ton Bantuan Kemanusiaan Dikirim Melalui Jalur Laut Ulee Lheue–Kuala Langsa

TARMIZI UMAR

- Redaksi

Sabtu, 13 Desember 2025 - 01:11 WIB

5084 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TIMELINES INEWS INVESTIGASI | ACEH BESAR — Pemerintah Kabupaten Aceh Besar kembali menunjukkan komitmen yang kuat dan konsisten terhadap masyarakat terdampak banjir Yang Melanda Aceh Akhir November. Pada Jumat, 12 Desember 2025, Bupati Aceh Besar, H. Muharram Idris (Syech Muharram), melalui Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Besar, Ridwan Jamil, SSos., MSi, melepas keberangkatan lebih dari 270 ton bantuan kemanusiaan dari Pelabuhan Ulee Lheue, Banda Aceh.

Bantuan yang awalnya ditaksir sekitar 270 ton mengalami peningkatan signifikan selama proses pemuatan. Tambahan logistik dari PT Solusi Bangun Andalas (SBA) serta bantuan yang sebelumnya belum tersalurkan dari Lanud Sultan Iskandar Muda (SIM) turut diangkut dalam misi ini. Penambahan tersebut membuat total muatan yang diberangkatkan melebihi jumlah awal, menjadikannya salah satu pengiriman bantuan terbesar dalam respon bencana di Aceh tahun ini.

Selain logistik, keberangkatan bantuan ini turut diikuti oleh 39 relawan, terdiri dari personel BPBD Aceh Besar, Satpol PP/WH, TAGANA, dan tenaga pendukung lainnya. Para relawan ini memiliki peran penting dalam memastikan proses distribusi di wilayah terdampak berlangsung cepat, tertib, dan tepat sasaran. Operasional kapal tongkang juga diperkuat oleh enam kru nahkoda yang bertugas mengawal perjalanan laut dan menjaga keselamatan seluruh personel di atas kapal.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Besar, Ridwan Jamil, S,Sos, M,Si —mengatakan bahwa pengiriman bantuan ini merupakan wujud nyata kerja sama lintas sektor, melibatkan pemerintah daerah, lembaga kemanusiaan, swasta, serta dukungan penuh dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).
“Ini misi kemanusiaan gabungan. Pemerintah, BPBD, dan relawan bergerak bersama memastikan bantuan tiba kepada masyarakat terdampak,” ujar Ridwan dalam arahannya sebelum keberangkatan.

Menurut Ridwan Jamil perjalanan kapal menuju Aceh Timur diperkirakan memakan waktu sekitar 30 jam, bergantung pada kondisi cuaca dan tinggi gelombang. Ia mengimbau seluruh relawan dan kru kapal untuk menjaga stamina serta kesiapsiagaan selama pelayaran mengingat perjalanan cukup panjang dan menuntut ketahanan fisik.
“Estimasi perjalanan cukup panjang. Kami berharap seluruh personel tetap menjaga kondisi fisik dan mental selama pelayaran,” tambahnya.

Sesampainya di Kuala Langsa, bantuan besar ini akan langsung didistribusikan ke tiga wilayah yang mengalami dampak banjir terparah, yakni Kota Langsa, Kabupaten Aceh Timur, dan Aceh Tamiang. Ketiga wilayah tersebut sebelumnya dilaporkan mengalami kerusakan serius akibat banjir bandang yang merendam permukiman, fasilitas umum, dan sejumlah infrastruktur vital. Bantuan dari Aceh Besar diharapkan mampu mendorong percepatan pemulihan kondisi masyarakat yang terdampak.

Pengiriman bantuan berskala besar melalui jalur laut ini menegaskan bahwa Aceh Besar bukan sekadar menunjukkan empati, tetapi benar-benar hadir dengan tindakan nyata dan terukur. Ketika akses darat terhambat dan kebutuhan warga meningkat, jalur laut menjadi opsi paling efektif untuk memastikan logistik kemanusiaan tiba tepat waktu dan aman.

Upaya ini juga mencerminkan kuatnya semangat gotong royong masyarakat Aceh. Pemerintah daerah, unsur swasta, relawan, serta dukungan TNI/Polri bersatu dalam satu tujuan: membantu sesama yang tengah menghadapi situasi sulit akibat bencana.

Dengan dukungan yang terus mengalir dari berbagai pihak, Pemerintah Kabupaten Aceh Besar berharap proses pemulihan di wilayah terdampak dapat berlangsung lebih cepat.

Bantuan yang dikirimkan diharapkan membantu warga kembali bangkit, memulihkan aktivitas harian, dan menata kehidupan pasca-banjir secara bertahap.
*[Yahbit]

Berita Terkait

Terinspirasi Retret Presiden, Syech Muharram Gagas Retret 234 Keuchik Aceh Besar
Delapan Keuchik Pagar Air Patungan Bersihkan Drainase, Beko Sultan Aywan Diturunkan Minggu
Dinsos Aceh Salurkan Bantuan Tahap Kedua kepada Tujuh KK Korban Kebakaran Punie
SMSI Aceh Besar Audiensi dengan Bupati, Pelantikan Dirangkai Maulid dan Penganugerahan Tokoh
Kantor PKK Aneuk Galong Titi Dilalap Api, Bangunan dan Dokumen Rusak Berat
Sekolah Keluarga Indonesia Bentuk 21 Kelompok RKI, Perkuat Perlindungan Anak di Aceh Besar
Siti Fadhilia Harumkan Bineh Blang, Wakili Kafilah Simpang Tiga, Sabet Juara II Tilawah Remaja Putri MTQ Ke 35 Aceh Besar
BKPRMI Himpun Jadwal Khatib dan Imam di 74 Masjid Aceh Besar, Jemaah Bisa Memilih Lokasi Shalat Jum’at

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 21:27 WIB

Sambut Hari Bhakti Kemenimipas ke-2, Lapas Narkotika Samarinda Gelar Kerja Bakti Bersihkan Langgar Nurul Huda

Kamis, 5 November 2026 - 17:38 WIB

Lapas Narkotika Samarinda Salurkan Air Bersih untuk Warga Binaan dan Masyarakat

Rabu, 4 November 2026 - 21:13 WIB

Tingkatkan Kepedulian Kesehatan, Lapas Narkotika Samarinda Latih 58 WBP Menjadi Kader Kesehatan

Rabu, 4 November 2026 - 21:06 WIB

Perkuat Sinergi Keamanan, Kalapas Narkotika Samarinda Kunjungi Polresta Samarinda

Senin, 2 November 2026 - 19:43 WIB

Lapas Narkotika Samarinda Perkuat Integritas dan Solidaritas Melalui Apel Pagi Senin

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 00:36 WIB

Lapas Narkotika Samarinda Gelar Sidang TPP, Bahas 34 Usulan Warga Binaan

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 00:29 WIB

Jumat Berkah, Lapas Narkotika Samarinda Salurkan 75 Kg Beras untuk Masyarakat RT 22 Samarinda Utara

Kamis, 29 Oktober 2026 - 21:26 WIB

Dukung Ketahanan Pangan, Lapas Narkotika Samarinda Panen Kangkung Hasil Pembinaan Kemandirian Warga Binaan

Berita Terbaru