TLii | ACEH | GAYO LUES | BLANGKEJEREN –
GAYO LUES – Pemerintah Kabupaten Gayo Lues melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) telah melaksanakan pelatihan dan program mitigasi bencana jauh sebelum terjadinya bencana alam pada 26 November 2025.
Pelatihan yang berlangsung pada 22–23 Oktober 2025 di Aula Hotel Legend, di selenggarakan bagi 150 kepala desa di Gayo Lues, menekankan pentingnya kesiapsiagaan masyarakat, identifikasi risiko, serta koordinasi antar-perangkat desa dalam menghadapi potensi bencana.
Kepala BPBD Gayo Lues, Muhamini, ST., M.Ec.Dev, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan upaya berkelanjutan untuk memperkuat kapasitas aparatur desa sebagai ujung tombak penanggulangan bencana. “Kami berharap seluruh perangkat desa siap siaga, mampu bereaksi cepat, serta bisa mengedukasi masyarakat agar hidup lebih waspada,” ujarnya.
Wakil Bupati Gayo Lues, H. Maliki, yang membuka pelatihan, menegaskan pentingnya membangun budaya tangguh bencana di tingkat desa. “Pencegahan dan mitigasi adalah langkah awal paling efektif. Kita tidak menunggu bencana datang, tetapi menyiapkan diri sejak dini,” tegasnya.
Melalui pelatihan ini, aparatur desa juga mendapatkan simulasi lapangan mengenai prosedur evakuasi, penanganan korban, dan koordinasi cepat dengan tim tanggap darurat. Kepala Desa Agausen, Ramadan, mengaku memperoleh wawasan baru, “Kami belajar langkah konkret untuk mencegah dan mengurangi risiko bencana sejak awal, bukan hanya menanganinya setelah terjadi.”
Kini, saat bencana nyata terjadi, inilah saatnya seluruh pemerintahan desa bahu-membahu mempraktikkan hasil dari pelatihan dan mitigasi yang telah dijalankan sebelumnya. Sinergi antara pemerintah daerah, perangkat desa, dan masyarakat menjadi kunci membangun Gayo Lues yang tangguh dan siap menghadapi bencana.
(Wiraepick)

































