Camat Darul Kamal: Alhamdulillah Masyarakat Ka Meu Asap Dapu, LPG 3 Kg Tersalurkan ke 14 Gampong. Skema Penyaluran OP LPG Berakhir.Rabu, 24 Desember 2025
TIMELINES iNews Investigasi | ACEH BESAR — Camat Darul Kamal, Husaini, S.Pd.I, memastikan penyaluran gas LPG 3 kilogram bersubsidi di wilayah Kecamatan Darul Kamal, Kabupaten Aceh Besar, telah berjalan dengan baik dan menjangkau seluruh gampong. Hingga saat ini, penyaluran LPG 3 Kg telah mencapai sekitar 80 persen dari total kuota, dan telah menjangkau 14 gampong yang ada di kecamatan tersebut.
Camat Husaini menyampaikan bahwa distribusi LPG bersubsidi tersebut menunjukkan progres positif dan terus dilakukan secara bertahap guna memenuhi kebutuhan energi rumah tangga masyarakat. Menurutnya, koordinasi yang intensif antara Pemerintah Kecamatan Darul Kamal, aparatur gampong, agen dan pangkalan LPG, serta dukungan Pemerintah Kabupaten Aceh Besar menjadi kunci utama kelancaran distribusi.
“Alhamdulillah, masyarakat Darul Kamal ka meu asap dapu. Seluruh gampong sudah menerima LPG 3 kilogram, dan keluhan kelangkaan yang sebelumnya dirasakan masyarakat kini mulai teratasi,” ujar Husaini saat dikonfirmasi.
Ia menjelaskan, total kuota LPG 3 Kg yang dialokasikan untuk Kecamatan Darul Kamal mencapai 2.240 tabung. Penyaluran dilakukan secara bertahap, dimulai pada tahap pertama dengan distribusi 560 tabung, kemudian dilanjutkan pada tahap kedua dan ketiga hingga seluruh kuota tersalurkan sesuai data yang telah diverifikasi.
Berdasarkan data Pemerintah Kecamatan Darul Kamal, LPG 3 Kg tersebut diperuntukkan bagi 2.712 kepala keluarga (KK) yang tersebar di 14 gampong. Mekanisme penyaluran dilakukan melalui operasi pasar (OP) serta distribusi rutin melalui pangkalan resmi, dengan pengawasan langsung aparatur gampong dan pihak kecamatan agar LPG bersubsidi benar-benar diterima oleh masyarakat yang berhak.
Camat Husaini menegaskan bahwa dalam setiap tahapan distribusi, pihak kecamatan menekankan prinsip keadilan, keterbukaan, dan ketertiban. Setiap rumah tangga menerima LPG sesuai ketentuan yang berlaku, sehingga tidak terjadi penumpukan di satu gampong maupun kekurangan di gampong lainnya.
“Kami terus mengingatkan para keuchik dan pihak pangkalan agar mendahulukan kepentingan masyarakat. Aparatur gampong kami libatkan secara aktif untuk mengawasi penyaluran agar tepat sasaran,” tegasnya.
Lebih lanjut, Husaini menyebutkan bahwa kendala distribusi yang sempat terjadi sebelumnya, terutama terkait jarak tempuh dan biaya transportasi, dapat diatasi melalui koordinasi dengan agen penyalur. Berdasarkan informasi dari pihak agen, dukungan distribusi LPG melalui skema operasi pasar masih berpotensi dilanjutkan beberapa bulan ke depan, apabila kondisi di lapangan masih membutuhkan intervensi pemerintah.
“Husaini berharap dukungan OP ini terus berjalan jika diperlukan, agar ketersediaan LPG tetap terjaga dan harga di tingkat masyarakat tetap stabil,” katanya.
Camat Darul Kamal juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Aceh Besar, Pertamina, serta seluruh pihak yang terlibat dalam menjaga ketersediaan LPG 3 Kg di wilayahnya. Ia menilai langkah cepat dan kebijakan pemerintah daerah sangat membantu dalam mengatasi kelangkaan LPG yang sempat dirasakan masyarakat.
Selain itu, Husaini mengimbau masyarakat agar membeli LPG 3 Kg hanya melalui pangkalan resmi dan tidak melakukan penimbunan. LPG 3 Kg merupakan barang subsidi yang diperuntukkan bagi masyarakat kurang mampu dan pelaku usaha mikro, sehingga penggunaannya harus sesuai peruntukan.
“Jika ditemukan adanya penyimpangan, kami harap masyarakat segera melapor kepada aparatur gampong atau pihak kecamatan agar dapat segera ditindaklanjuti,” ujarnya.
*[Yahbit]


































