Dinsos Aceh Perkuat Posko Pusat Lampeunerut 24 Jam: Update Data, Logistik, hingga Santunan Korban Banjir-Longsor

TARMIZI UMAR

- Redaksi

Rabu, 10 Desember 2025 - 04:23 WIB

50181 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TIMELINES iNEWS Investigasi| BANDA ACEH – Dinas Sosial Aceh kembali mengambil langkah cepat dan terukur dalam memperkuat penanganan bencana banjir dan longsor yang melanda sejumlah kabupaten-kota di Aceh. Plt.Kepala Dinas Sosial Aceh, Chaidir S.E., M.M. kembali memerintahkan seluruh jajaran, termasuk personel Tagana dan unit-unit teknis, untuk memperkuat operasional Posko Pusat Penanganan Bencana di Gudang Logistik Lampeunerut selama 24 jam penuh Yang dibuka sejak Hari Pertama Terjadinya Bencana Banjir..

Instruksi ini dikeluarkan sebagai respons atas kebutuhan percepatan Update data, pengendalian Kebutuhan Dasar Penyintas, distribusi logistik serta memastikan seluruh layanan dapur umum dan fasilitas pengungsian tetap berjalan optimal di lapangan.

Posko 24 jam ini berfungsi sebagai pusat koordinasi utama yang menghubungkan seluruh Dinas Sosial serta Pengendalian Tagana Dan Pilar- Pilar Sosial Kabupaten – kota terdampak, termasuk titik-titik pengungsian, dapur umum mandiri, dan gudang logistik daerah. Plt Kepala Dinsos Aceh menegaskan bahwa setiap data yang masuk—mulai dari jumlah pengungsi, kebutuhan logistik harian, Pemutakhiran Data Koban Meninggal Untuk santunan Kematian hingga laporan kerusakan dan korban Hilang —harus diperbarui secara berkala dan akurat. Hal ini diperlukan untuk memastikan pemenuhan kebutuhan masyarakat berjalan tepat waktu dan sesuai skala prioritas.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Salah satu fokus utama posko adalah memastikan keterfungsian dapur umum yang dioperasikan oleh Kemensos RI, Dinas Sosial Aceh, dan jajaran Dinsos kabupaten/kota. Dapur umum mandiri di berbagai wilayah juga diwajibkan melaporkan jumlah produksi makanan harian serta total jiwa yang menerima layanan. Data ini langsung direkap dan dikonsolidasikan di posko pusat sebagai dasar pengambilan keputusan terkait suplai bahan makanan maupun tenaga tambahan.

Di sisi lain, Orang Nomor satu di Dinas Sosial Aceh, Melalui Sub Koordinator PSKBA mengerahkan personel Tagana untuk bekerja di semua lini. Mulai dari pengoperasian dapur umum, distribusi logistik, pelayanan pengungsian, Dukungan Psikososial,hingga penyediaan dan pemasangan tenda sebagai shelter bagi masyarakat yang rumahnya rusak atau masih terisolir akibat banjir. Tagana juga ditempatkan sebagai petugas pencatat lapangan guna memastikan setiap data yang dikirimkan ke posko terverifikasi dan dapat dipertanggungjawabkan.

Selain memfokuskan diri pada logistik dan dapur umum, Posko Lampeunerut juga bertugas melakukan pendataan korban meninggal dunia akibat banjir dan longsor di Aceh. Data ini menjadi dasar penyaluran santunan kematian kepada keluarga korban, sesuai kebijakan Kementrian Sosial dalam penanganan bencana yang berlaku. Setiap laporan korban harus melalui prosedur verifikasi yang ketat, mulai dari identitas, lokasi kejadian, hingga berita acara dari pemerintah kabupaten/kota.

“Pendataan korban meninggal harus dilakukan dengan cepat, tepat, dan tanpa kelalaian. Santunan tidak boleh tertunda karena administrasi yang tidak sinkron,” demikian arahan yang disampaikan kepada seluruh petugas posko.

Posko juga bertugas merekap seluruh aktivitas dapur umum mandiri kabupaten/kota, termasuk jumlah jiwa yang dilayani. Data ini menjadi indikator penting dalam melihat skala kebutuhan masyarakat serta menilai efektivitas dukungan logistik dari provinsi maupun pusat.

Dinsos Aceh memastikan bahwa keberadaan Posko 24 jam di Lampeunerut menjadi Central koordinasi selama masa tanggap darurat. Segala perkembangan, baik yang terkait logistik, pengungsian, maupun santunan, diproses di posko ini hingga masa tanggap darurat dinyatakan berakhir oleh pemerintah daerah.

Dengan operasional yang terus diperkuat, Dinas Sosial Aceh menegaskan komitmennya untuk memastikan seluruh kebutuhan korban bencana terpenuhi dan hak-hak warga terdampak, termasuk santunan kematian, dapat ditangani secara cepat dan akurat *[Yahbit]

Berita Terkait

Terinspirasi Retret Presiden, Syech Muharram Gagas Retret 234 Keuchik Aceh Besar
Delapan Keuchik Pagar Air Patungan Bersihkan Drainase, Beko Sultan Aywan Diturunkan Minggu
Sambut Hari Bakti Kemenimipas ke-2, Lapas Lhoksukon Turun Tangan Bersihkan Lingkungan Kantor
PAG Rangkul Ratusan Wartawan Lhokseumawe dan Aceh Utara, Perkuat Kemitraan dengan Media
*Sentuhan Humanis Polri! Kapolres Pidie Jaya Berbagi Rezeki di Jumat Berkah*
Cegah Kecelakaan di Jalan, Kapolres Pidie Jaya Turun Langsung Edukasi Pengemudi dan Bagikan Brosur Keselamatan*
Kapolres Pidie Jaya Pimpin Binrohtal Yasinan Personel, Doakan Aceh Aman dan Tentram*
Pemulihan Belum Tuntas, Bupati Pidie Jaya Desak Percepatan Infrastruktur dan Penyelesaian Jembatan Pascabencana

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 21:27 WIB

Sambut Hari Bhakti Kemenimipas ke-2, Lapas Narkotika Samarinda Gelar Kerja Bakti Bersihkan Langgar Nurul Huda

Kamis, 5 November 2026 - 17:38 WIB

Lapas Narkotika Samarinda Salurkan Air Bersih untuk Warga Binaan dan Masyarakat

Rabu, 4 November 2026 - 21:13 WIB

Tingkatkan Kepedulian Kesehatan, Lapas Narkotika Samarinda Latih 58 WBP Menjadi Kader Kesehatan

Rabu, 4 November 2026 - 21:06 WIB

Perkuat Sinergi Keamanan, Kalapas Narkotika Samarinda Kunjungi Polresta Samarinda

Senin, 2 November 2026 - 19:43 WIB

Lapas Narkotika Samarinda Perkuat Integritas dan Solidaritas Melalui Apel Pagi Senin

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 00:36 WIB

Lapas Narkotika Samarinda Gelar Sidang TPP, Bahas 34 Usulan Warga Binaan

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 00:29 WIB

Jumat Berkah, Lapas Narkotika Samarinda Salurkan 75 Kg Beras untuk Masyarakat RT 22 Samarinda Utara

Kamis, 29 Oktober 2026 - 21:26 WIB

Dukung Ketahanan Pangan, Lapas Narkotika Samarinda Panen Kangkung Hasil Pembinaan Kemandirian Warga Binaan

Berita Terbaru