TIMELINES iNEWS Investigasi | ACEH BESAR — Pemerintah Kabupaten Aceh Besar terus bergerak cepat dan terukur dalam merespons kelangkaan gas LPG 3 kilogram yang dikeluhkan masyarakat dalam beberapa pekan terakhir. Tanpa mengenal hari libur, pemerintah daerah mempercepat distribusi gas bersubsidi guna memastikan kebutuhan energi rumah tangga dan pelaku usaha kecil tetap terpenuhi.
Terbaru, pada Senin, 22 Desember 2025, Pemkab Aceh Besar menyalurkan 11.200 tabung LPG 3 Kg secara masif ke 13 kecamatan. Distribusi tersebut melibatkan 20 armada truk dari berbagai agen resmi penyalur LPG. Langkah ini menjadi bagian dari operasi pasar berkelanjutan yang digelar untuk menstabilkan pasokan LPG di tengah meningkatnya kebutuhan masyarakat.
Berdasarkan data distribusi, Kecamatan Baitussalam menjadi wilayah dengan alokasi terbesar, menerima 3 armada truk atau 1.680 tabung LPG. Sementara itu, Kecamatan Darul Imarah, Ingin Jaya, Krueng Barona Jaya, Mesjid Raya, dan Seulimeum masing-masing memperoleh 2 armada truk atau 1.120 tabung LPG. Adapun Kecamatan Kota Jantho, Kuta Baro, Kuta Cot Glie, Lembah Seulawah, Peukan Bada, dan Simpang Tiga masing-masing menerima 1 armada truk atau 560 tabung LPG. Khusus Kecamatan Darul Imarah, pemerintah memberikan tambahan alokasi karena tingginya kebutuhan masyarakat.
Penyaluran LPG ini melibatkan sedikitnya 10 agen resmi, di antaranya PT Citka Hoe Sabee, PT Sinar Pusaka, PT Good Gas Qwan, hingga PT Rusep Antara Pertamina. Upaya ini dilakukan sebagai respons atas krisis energi yang sebelumnya memicu kepanikan masyarakat akibat pemadaman listrik dan kelangkaan LPG.
Bupati Aceh Besar H. Muharram Idris menegaskan bahwa pemerintah daerah tidak hanya fokus pada penambahan pasokan, tetapi juga memastikan distribusi LPG berjalan tertib, transparan, dan tepat sasaran.
Dalam pelaksanaannya, penyaluran LPG diawasi langsung oleh Tim Pemantau Komando Aceh Besar yang diketuai Ayah Badri, bersama para camat di masing-masing wilayah. Untuk menjaga keamanan dan ketertiban, aparat Polsek dan Koramil turut dilibatkan selama proses distribusi berlangsung.
Pantauan wartawan TLii di lapangan menunjukkan proses penyaluran berjalan aman, tertib, dan kondusif, dengan pengawasan melekat dari seluruh unsur terkait.Di kecamatan Krueng Barona Jaya (KBJ), Camat Sayusi, SE, didampingi Ketua Forum Geuchik Yasir, menyampaikan apresiasi kepada Bupati Aceh Besar serta jajaran Pemkab, termasuk Kabag Perekonomian dan SDA Setdakab Aceh Besar, atas respons cepat dalam menyahuti kebutuhan LPG masyarakat. Ia menjelaskan bahwa penyaluran kali ini merupakan tahap ketiga di wilayahnya, dengan total 1.120 tabung LPG yang dibagi merata ke 12 gampong dan diterima langsung oleh masing-masing geuchik.
Menurut Sayusi, sebelum penyaluran dilakukan, pihak kecamatan menggelar musyawarah bersama seluruh geuchik untuk menyepakati sistem pembagian agar tidak menimbulkan kecemburuan sosial. Ia berharap pasokan LPG dapat terus dilakukan secara berkelanjutan, mengingat LPG yang diterima masyarakat rata-rata hanya mampu bertahan sekitar satu minggu.
Sementara itu, Kapolsek Krueng Barona Jaya AKP Winarto menyatakan pihaknya menurunkan lima personel kepolisian untuk membantu pengamanan dan kelancaran penyaluran LPG. “Personel kami diturunkan untuk memastikan penyaluran berjalan aman, tertib, dan tidak menimbulkan gangguan kamtibmas,” ujarnya.
Secara keseluruhan, penyaluran LPG 3 Kg di Aceh Besar telah dilakukan sebanyak 101 kali operasi pasar, dengan total 56.560 tabung LPG yang sudah didistribusikan ke seluruh wilayah Aceh Besar. Sementara itu, Kepala Bagian Perekonomian dan SDA Setdakab Aceh Besar, Darwan Asrizal, SE, MT, mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan bersabar.
“Insya Allah, dalam empat hari ke depan penyaluran LPG akan menjangkau seluruh wilayah Aceh Besar,” ujarnya. *[Yahbit]



























