TLii | SUMUT | RUTAN KLS IIB TANJUNG
29/12/2025
TIMELINES INEWS INVESTIGASI, Tanjung, 28 Desember 2025 Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Tanjung melaksanakan pembacaan tahlil dan doa haul dalam rangka menyambut momen 5 Rajab 1447 Hijriah, yang bertepatan dengan wafatnya ulama kharismatik asal Kalimantan Selatan, KH. Muhammad Zaini bin Abdul Gani atau yang lebih dikenal dengan Abah Guru Sekumpul.

Kegiatan berlangsung dengan khusyuk dan khidmat di Masjid Al-Mustaqim Rutan Tanjung, Minggu (28/12/2025), dan diikuti oleh Kepala Rutan Tanjung Raymond Andika Gesang, jajaran petugas, serta perwakilan warga binaan.

Rangkaian kegiatan diawali dengan pelaksanaan salat Magrib berjamaah, dilanjutkan dengan pembacaan Surah Yasin, tahlil, serta doa haul untuk Abah Guru Sekumpul. Dalam sambutannya, Kepala Rutan Tanjung mengajak seluruh peserta untuk meniatkan kegiatan tersebut sebagai ibadah yang ikhlas serta menjadikannya momentum untuk memperbaiki diri dengan meneladani akhlak dan keteladanan Abah Guru Sekumpul.

“Jadikan momen ini sebagai sarana introspeksi dan perubahan diri ke arah yang lebih baik dengan mengikuti nilai-nilai kebaikan yang telah diajarkan oleh Abah Guru Sekumpul,” ujar Raymond Andika Gesang.

Dalam suasana penuh keberkahan tersebut, petugas dan warga binaan juga memanjatkan doa bagi masyarakat yang terdampak bencana alam di berbagai wilayah Indonesia, khususnya di Kalimantan Selatan, termasuk Kabupaten Tabalong, serta daerah lain seperti Aceh dan Sumatera Utara.

Doa dipanjatkan agar bencana banjir yang melanda segera surut dan masyarakat yang terdampak diberikan ketabahan serta kekuatan.
“Semoga Kalimantan Selatan senantiasa diberikan keselamatan dan masyarakat yang terdampak musibah segera pulih,” ucap Kepala Rutan yang diaminkan oleh seluruh peserta.
Salah seorang warga binaan mengungkapkan rasa syukur dan kebahagiaannya karena mendapat kesempatan mengikuti peringatan 5 Rajab di dalam Rutan. Ia menyampaikan apresiasi kepada jajaran Rutan Tanjung, khususnya Kepala Rutan, atas terselenggaranya kegiatan tersebut.
“Terima kasih kepada petugas dan Bapak Kepala Rutan. Harapan saya, setelah bebas nanti bisa mengikuti haul Abah Guru Sekumpul secara langsung di Sekumpul, Martapura,” ungkapnya dengan haru.
Pada kesempatan tersebut, Kepala Rutan juga membuka sesi tanya jawab dan penyampaian aspirasi bagi warga binaan. Hal ini dilakukan untuk menegaskan bahwa tidak ada sekat antara petugas dan warga binaan, serta mendorong terciptanya komunikasi yang terbuka demi kemajuan Rutan Tanjung.
Kegiatan berjalan dengan aman dan lancar. Suasana penuh kehangatan tampak dari wajah para warga binaan yang satu per satu menyampaikan ucapan terima kasih kepada petugas setelah acara berakhir. Diharapkan, kegiatan keagamaan seperti ini dapat membentuk pribadi warga binaan yang lebih baik serta semakin mendekatkan diri kepada Allah SWT, Tutupnya.
(***)



































