TLii [] Pidie Jaya – Derasnya hujan yang berhari-hari mengguyur wilayah Pidie Jaya tak hanya menyisakan genangan dan rumah yang terendam. Di balik kecemasan warga, puluhan relawan dari berbagai provinsi justru berdatangan, membawa semangat solidaritas tanpa batas. Tagana Provinsi Jawa Barat, Jawa Timur, dan Aceh resmi ditugaskan Kemensos RI untuk memperkuat layanan dapur umum di halaman Dinas Sosial Pidie Jaya, Komplek Perkantoran Bupati setempat.

Ketua Tagana Jawa Barat, Kang Sana, yang diwakili Kang Cepi, menyebutkan bahwa pihaknya telah berada di Pidie Jaya sejak 29 November 2025 dengan kekuatan 12 personel. “Kami datang untuk membantu saudara-saudara kita di Aceh. Semoga kehadiran kami dapat sedikit meringankan kondisi warga,” ungkapnya.
Dukungan serupa juga datang dari Tagana Jawa Timur. Ketua Tagana Jatim, Prio Pasojo, memastikan 22 personel sudah bergabung sejak Kamis, 10 Desember 2025. Mereka langsung terjun ke dapur umum Kemensos bersama Tagana Pidie Jaya, memasak tanpa jeda demi memastikan tak ada penyintas yang melewatkan makan.
Kehadiran tiga provinsi sekaligus bukan tanpa alasan. Kemensos menugaskan mereka untuk memperkuat layanan di tengah melonjaknya kebutuhan makan para penyintas banjir yang tersebar di berbagai titik pengungsian.
Nur Cholis, yang akrab disapa Cak Kholis, PIC dari Kemensos, menjelaskan kepada Timelines iNews bahwa dapur umum telah mulai beroperasi sejak 30 November 2025. “Setiap hari kita memasak sekitar 7.000 porsi sekali makan. Karena ada dua kali pendistribusian—siang dan malam—totalnya bisa mencapai 14 ribu porsi per hari. Ini berkat kerja keras teman-teman Tagana, dibantu para pilar sosial lainnya,” ujarnya.
Di tengah kepungan air, asap dapur terus mengepul. Suara penggorengan tak pernah hening. Wajah-wajah lelah para relawan tetap menyimpan senyum, seolah menyatakan bahwa di Pidie Jaya, semangat gotong royong sedang bekerja pada titik paling tulusnya.(JN)




























