Belum Usai, Bupati Pidie Jaya Kembali Perpanjang Tanggap Darurat demi Warga Terdampak

- Redaksi

Rabu, 28 Januari 2026 - 06:32 WIB

5085 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TLii >>> Pidie Jaya — Di tengah upaya pemulihan yang belum sepenuhnya tuntas, Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya kembali mengambil langkah krusial.

Bupati Pidie Jaya H. Sibral Malasyi MA, S.Sos, ME secara resmi memperpanjang Status Tanggap Darurat Bencana untuk kelima kalinya, dengan masa berlaku 14 hari ke depan, terhitung mulai 29 Januari hingga 12 Februari 2026.

 

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Keputusan ini diambil sebagai bentuk komitmen penuh pemerintah daerah dalam memastikan penanganan darurat pascabencana berjalan optimal, terkoordinasi, dan berkelanjutan, seiring masih adanya kebutuhan mendesak di lapangan.

“Perpanjangan status tanggap darurat ini sangat penting untuk menjamin kelangsungan pelayanan dasar bagi masyarakat terdampak, mulai dari penyediaan logistik, layanan kesehatan, air bersih, hingga perlindungan kelompok rentan,” tegas Bupati.

Lebih lanjut, status tanggap darurat juga menjadi kunci percepatan penyediaan hunian sementara (huntara) bagi warga yang kehilangan tempat tinggal akibat bencana, agar para pengungsi segera dapat keluar dari kondisi darurat yang berkepanjangan.

Bupati Sibral Malasyi berharap sinergi lintas sektor antara pemerintah daerah, pemerintah pusat, TNI/Polri, lembaga kemanusiaan, serta relawan terus terjaga dan semakin solid, sehingga seluruh langkah penanganan darurat dapat dilakukan cepat, tepat, dan menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.

Perpanjangan ini diharapkan tidak hanya memberikan manfaat nyata bagi warga terdampak, tetapi juga menjadi fondasi yang kuat dalam memasuki tahapan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana.

Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya menegaskan akan terus hadir di tengah masyarakat, memastikan keselamatan, pemulihan, dan keberlangsungan kehidupan warga menjadi prioritas utama. (***)

 

Berita Terkait

Rumah Hanyut Diterjang Banjir, Lansia di Aceh Utara Masih Menunggu Janji
Tidak Hanya Bangun Rumah Warga, Program TMMD 128 Juga Sasar Sarana Pendidikan di Alue Canang
Curi Tas Saat Jamaah Sujud, Pria Asal Sumut Diciduk Polisi di Banda Sakti
Akses Berobat Tersendat, BPJS Kesehatan Lhokseumawe Sarankan Skema Alternatif untuk Aceh Utara
Proyek Rehabilitasi Stadion H. Sahadat Pulonas Agara Disorot, Diduga Tak Sesuai Harapan
87 Kepsek Aceh Utara Komit Wujudkan Pendidikan Berkualitas Lewat Perjanjian Kinerja
DP3AP2KB dan Bunda PAUD Hadirkan Trauma Healing bagi Anak Terdampak Bencana di Lhokseumawe
Menindak lanjuti Laporan Masyarakat, Satpol PP dan WH Aceh Besar Berhasil Menjaring 5 Ternak Yang berkeliaran Di Jalan

Berita Terkait

Sabtu, 25 April 2026 - 18:14 WIB

Rumah Hanyut Diterjang Banjir, Lansia di Aceh Utara Masih Menunggu Janji

Sabtu, 25 April 2026 - 17:46 WIB

Tidak Hanya Bangun Rumah Warga, Program TMMD 128 Juga Sasar Sarana Pendidikan di Alue Canang

Sabtu, 25 April 2026 - 15:25 WIB

Pisah-Sambut Ka. Rutan Kelas II Balige, Bupati Toba : Perkuat Tali Silaturahmi dan Koordinasi

Sabtu, 25 April 2026 - 15:06 WIB

Sat Reskrim Polres Pelabuhan Belawan Tangkap Pelaku Perusakan dan Pencurian Sepeda Motor

Sabtu, 25 April 2026 - 14:22 WIB

Curi Tas Saat Jamaah Sujud, Pria Asal Sumut Diciduk Polisi di Banda Sakti

Sabtu, 25 April 2026 - 04:04 WIB

Residivis Spesialis Jambret Dilumpuhkan, Polsek Medan Tembung Bertindak Tegas

Jumat, 24 April 2026 - 22:06 WIB

Mathrios Zulhidayat Hutasoit: Bantuan BRI Diharapkan Ciptakan Lingkungan Kerja Lebih Layak

Jumat, 24 April 2026 - 21:49 WIB

Lapas Perempuan Medan Gelar Donor Darah Peringati HBP ke-62

Berita Terbaru