TIMELINES INEWS Investigasi | Darul Kamal, Aceh Besar —
Dinas Kelautan dan Perikanan Aceh menyalurkan bantuan ikan segar sebanyak 3,9 ton kepada masyarakat di Kecamatan Darul Kamal, Kabupaten Aceh Besar. Bantuan ini ditujukan untuk mendukung peningkatan gizi ibu hamil, balita, dan lansia sebagai bagian dari upaya pencegahan stunting.
Bantuan ikan segar tersebut dikemas dalam Kardus berisi masing-Masing 10 kilogram. Untuk Kecamatan Baitul Kamal mendapat Jatah 390 Dus, Seluruh bantuan disalurkan melalui para geuchik berdasarkan data penerima yang telah diajukan oleh masing-masing gampong.
Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis oleh Fitri, S.Pi., M.Si., selaku Sub Koordinator Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perikanan Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Aceh. Kegiatan ini turut disaksikan Camat Darul Kamal Husaini, S.Pd.I., Kepala Puskesmas Darul Kamal Maya Sopa, STP, 14 geuchik, kader posyandu, Wadansatgas Komando Independen Aceh Besar Ayah Badri, serta unsur masyarakat setempat.
Camat Darul Kamal, Husaini, S.Pd.I., mengapresiasi bantuan yang diberikan DKP Aceh. Ia berharap program tersebut dapat membantu meningkatkan asupan gizi masyarakat, khususnya ibu hamil dan balita, serta mendukung percepatan penurunan angka stunting. Ia juga menekankan pentingnya penyaluran bantuan secara tepat sasaran sesuai data penerima.
Sementara itu, Kepala Puskesmas Darul Kamal, Maya Sopa, STP, menyampaikan bahwa bantuan ikan segar awalnya direncanakan untuk mendukung pencegahan stunting secara umum. Namun, berdasarkan kondisi lapangan, penyaluran difokuskan kepada ibu hamil dan balita, ibu hamil.
Fitri, menjelaskan bahwa bantuan tersebut bersumber dari anggaran Belanja Tak Terduga (BTT). Penyaluran sempat tertunda dari jadwal awal Desember 2025 akibat dampak bencana yang melanda Aceh pada 26 November 2025, termasuk gangguan pasokan listrik di sejumlah wilayah. Ia berharap bantuan tersebut benar-benar diterima oleh masyarakat yang berhak.
Pada kesempatan yang sama, Geuchik Lambaro Biluy Syafei, yang mewakili 14 pimpinan gampong di Kecamatan Darul Kamal, menyampaikan terima kasih atas bantuan tersebut. Ia berharap penyaluran bantuan dilakukan sesuai data yang telah dihimpun oleh kader di masing-masing desa.
Berdasarkan data Puskesmas Darul Kamal, jumlah balita di wilayah tersebut tercatat 709 anak, dengan 106 balita atau sekitar 15 persen mengalami stunting. Persentase stunting tertinggi terdapat di Desa Lambaro Biluy sebesar 27,9 persen, disusul Empetring (25,7 persen), Neusok (23,7 persen), Lamsod (22,0 persen), dan Mane Dayah (21,9 persen).
Sementara itu, desa dengan persentase stunting terendah antara lain Lamtadok (5,6 persen), Teubaluiy (5,7 persen), dan Lambate (6,3 persen). Secara umum, prevalensi stunting di wilayah kerja Puskesmas Darul Kamal masih memerlukan upaya penurunan secara berkelanjutan melalui penguatan intervensi gizi, peningkatan pelayanan kesehatan ibu dan anak, serta koordinasi lintas sektor di tingkat gampong.
*[Yahbit]


































