TLii | SUMUT | RUTAN KLS IIB TANJUNG
18/01/2026
TIMELINES INEWS INVESTIGASI, Tanjung Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Tanjung terus menunjukkan komitmennya dalam memberikan pembinaan kepribadian bagi warga binaan, salah satunya melalui pembinaan rohani. Komitmen tersebut diwujudkan melalui pelaksanaan kebaktian rutin bagi warga binaan beragama Nasrani yang digelar di Aula G.G. Van Delft Rutan Tanjung, Sabtu (17/01/2026).

Kegiatan kebaktian ini menghadirkan Pendeta Chrissel Yosafat Simamora sebagai pelayan firman. Ibadah berlangsung dengan khusyuk melalui rangkaian pujian dan penyembahan, penyampaian firman Tuhan, serta doa bersama. Suasana kebaktian tampak penuh ketenangan dan penghayatan dari seluruh peserta.

Dalam penyampaian firman, Pendeta Chrissel mengajak warga binaan untuk memaknai setiap pergumulan hidup sebagai proses pembentukan iman. Ia menekankan pentingnya sikap berserah, setia dalam pengharapan, serta percaya bahwa Tuhan selalu memberikan kesempatan bagi setiap orang untuk berubah dan memperbaiki diri melalui iman, doa, dan ketekunan.
“Setiap tantangan hidup adalah bagian dari rencana Tuhan untuk membentuk kita menjadi pribadi yang lebih baik. Tetaplah percaya, berserah, dan jangan kehilangan pengharapan, karena Tuhan selalu menyertai setiap langkah orang yang mau berubah,” pesan Pendeta Chrissel dalam khotbahnya.
Kebaktian ini mendapat respons positif dari warga binaan. Mereka tampak antusias mengikuti seluruh rangkaian ibadah dengan penuh penghayatan. Kegiatan tersebut dinilai mampu memberikan ketenangan batin serta semangat baru dalam menjalani masa pembinaan.
Salah satu warga binaan mengungkapkan rasa syukur atas terselenggaranya kebaktian rutin tersebut. Menurutnya, ibadah yang diikuti memberikan penguatan iman serta harapan baru untuk menjalani kehidupan yang lebih baik ke depannya.
“Puji Tuhan, kami sangat bersyukur dengan adanya kegiatan kebaktian ini. Ibadah yang kami ikuti memberikan penguatan iman dan harapan baru bagi kami untuk menjalani hidup yang lebih baik ke depannya,” ungkapnya.
Kepala Rutan Tanjung, Raymon Andika Girsang, menyampaikan bahwa pembinaan rohani merupakan bagian penting dalam proses Pemasyarakatan, khususnya dalam membangun kekuatan spiritual dan kesadaran diri warga binaan. Ia berharap kegiatan kebaktian ini dapat memberikan dampak positif yang berkelanjutan, baik selama warga binaan menjalani masa pembinaan maupun setelah kembali ke tengah masyarakat.
“Pembinaan rohani menjadi fondasi penting dalam proses Pemasyarakatan. Melalui kebaktian ini, kami berharap warga binaan dapat menemukan ketenangan batin, memperkuat iman, serta menumbuhkan kesadaran untuk terus memperbaiki diri,” tutup Karutan, Pungkasnya.
#Ditjenpas
#Pemasyarakatan
#GuardandGuide
#Pemasyarakatanpastibermanfaatuntukmasyarakat
#KanwilDitjenPasKalsel
#Mulyadi
#RutanTanjung
(***)

































