TLii | SUMUT | RUTAN KLS IIB TANJUNG PURA
29/01/2026
TIMELINES INEWS INVESTIGASI, Tanjung Pura Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Republik Indonesia, Agus Andrianto, melakukan kunjungan kerja ke Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Tanjung Pura, Kabupaten Langkat, Rabu (28/01). Kunjungan ini dilakukan untuk meninjau secara langsung kondisi Rutan serta memastikan progres pemulihan pascabanjir yang sempat melanda Rutan Kelas IIB Tanjung Pura beberapa waktu lalu.

Dalam kunjungan tersebut, Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan didampingi oleh Direktur Jenderal Pemasyarakatan Mashudi dan Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sumatera Utara Yudi Suseno, beserta jajaran. Rombongan disambut langsung oleh Kepala Rutan Kelas IIB Tanjung Pura, Fransisco Pandia, bersama pejabat struktural dan jajaran pegawai Rutan.

Menteri Imipas meninjau sejumlah area Rutan yang terdampak banjir serta menanyakan secara langsung langkah-langkah pemulihan yang telah dan sedang dilakukan. Dalam arahannya, Menteri menegaskan pentingnya percepatan pemulihan sarana dan prasarana agar seluruh layanan pemasyarakatan serta program pembinaan terhadap warga binaan dapat kembali berjalan normal dan optimal.

Selain itu, Menteri juga menekankan agar jajaran Rutan tetap menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban selama masa pemulihan, serta memastikan pemenuhan kebutuhan dasar warga binaan tetap terpenuhi dengan baik.
Menanggapi hal tersebut, Kepala Rutan Kelas IIB Tanjung Pura, Fransisco Pandia, menyampaikan bahwa pihaknya telah melakukan berbagai upaya penanganan pascabanjir, antara lain pembersihan area terdampak, perbaikan fasilitas yang mengalami kerusakan, serta penataan kembali lingkungan Rutan agar segera dapat difungsikan secara maksimal.
Kunjungan kerja ini merupakan bentuk perhatian dan dukungan langsung dari Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan dalam memastikan proses pemulihan Rutan Kelas IIB Tanjung Pura berjalan cepat dan tepat, serta pelayanan pemasyarakatan kepada warga binaan tetap terlaksana secara optimal meskipun dalam kondisi pascabencana, Pungkasnya.
(***)


































