Motor Rusak, Rezeki Tersendat: Kisah Sunyi Korban Banjir Pidie Jaya

Zul

- Redaksi

Minggu, 11 Januari 2026 - 20:15 WIB

50232 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Deretan Sepeda Motor rusak akibat banjir di salah satu bengkel di Pidie Jaya.(11/01). Foto.Jurnalis TLii

Deretan Sepeda Motor rusak akibat banjir di salah satu bengkel di Pidie Jaya.(11/01). Foto.Jurnalis TLii

TLii [] Pidie Jaya — Air banjir bandang yang menerjang Kabupaten Pidie Jaya akhir November 2025 memang telah surut. Namun bagi masyarakat kecil, derita justru belum berakhir.

Di balik data korban jiwa dan rumah hancur, ada kisah sunyi tentang ekonomi rakyat yang perlahan tercekik.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Minggu (11/01/2026), jurnalis TimelinesiNews.com menemukan puluhan sepeda motor dan becak motor teronggok di sebuah bengkel di Gampong Rhieng Blang, Kecamatan Meureudu. Sisa lumpur masih melekat di rangka dan mesin — bukti bahwa kendaraan-kendaraan itu sempat terendam arus banjir bandang yang meluluhlantakkan Pidie Jaya.

 

Bustami, pemilik bengkel, menegaskan hampir seluruh kendaraan yang masuk merupakan milik warga terdampak banjir.

 

“Hampir semuanya korban banjir. Kerusakan paling banyak di karburator karena kemasukan air dan lumpur,” katanya.

 

Di tengah keterbatasan warga, bengkel kecil itu menjadi titik harapan terakhir. Bustami mengaku terpaksa memberi keringanan biaya karena memahami kondisi pelanggan yang kehilangan penghasilan.

 

“Tarif tetap normal, tapi kalau lihat kondisinya, ada yang kami diskon. Kalau tidak dibantu, motor mereka tidak akan jalan, dan mereka tidak bisa makan,” ujarnya tegas.

 

Salah satu korban, Hanafiah, warga Gampong Teupin Peuraho, mengaku sepeda motornya adalah satu-satunya alat untuk mencari nafkah.

 

Rusaknya kendaraan berarti terhentinya penghasilan keluarga.

 

“Motor ini bukan barang mewah, ini alat kerja kami. Alhamdulillah rusaknya tidak terlalu parah dan sudah diservis, tapi selama motor rusak kami tidak punya pemasukan,” ungkapnya.

 

Ia menyebut dampak banjir telah memukul ekonomi warga hingga ke titik terendah.

 

“Kami mohon perhatian pemerintah. Setelah banjir, ekonomi kami turun drastis. Tanpa kendaraan, kami tidak bisa bekerja,” katanya penuh penekanan.

 

Deretan motor berlumpur di bengkel kecil itu kini menjadi potret sunyi pascabencana. Ketika air telah pergi, perjuangan warga Pidie Jaya untuk kembali bertahan hidup justru baru dimulai. (JN)

 

 

 

 

 

Berita Terkait

Bupati Pidie Jaya Minta OPD Jangan Tunggu Masalah Hukum, Kedepankan Konsultasi dan Pencegahan
BUPATI PIDIE JAYA PIMPIN UPACARA SUMPAH PEMUDA KE-98, SEMANGAT GENERASI MUDA JADI KEKUATAN BANGKIT DARI BENCANA
*Hadapi Cuaca Ekstrem, Begini Kesiapan PLN Sigli *
Ribuan Santri Padati Gedung MTQ Pidie Jaya, Santri MUQ Pimpin Upacara Hari Santri Nasional 2026
Kapolres Pidie Jaya Hadiri Hari Santri Nasional, Ribuan Santri Gaungkan Semangat Indonesia Emas*
PLN ULP Meureudu Sosialisasikan Promo Diskon Tambah Daya Listrik 50% Sambut HLN ke-81
Kabut Asap Mengancam Kesehatan, Polsek Bandar Baru dan Dinkes Bergerak Cepat Lindungi Warga*
Bupati Pidie Jaya Targetkan Realisasi PRR 90 Persen pada November 2026, Satgas Pusat Turun ke Lapangan

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 02:25 WIB

Satlantas Polres Pelabuhan Belawan Sosialisasikan Operasi Patuh Toba 2026, Bagikan Brosur dan Tempel Stiker Imbauan

Jumat, 30 Oktober 2026 - 02:22 WIB

Satlantas Polres Pelabuhan Belawan Sosialisasikan Operasi Patuh Toba 2026, Bagikan Brosur dan Tempel Stiker Imbauan

Jumat, 30 Oktober 2026 - 02:10 WIB

Kajari Belawan Terima Kunjungan Dandenpom I/5 Medan, Perkuat Sinergi Penegakan Hukum

Jumat, 30 Oktober 2026 - 01:43 WIB

Ops Patuh Toba 2026, Satlantas Polres Pelabuhan Belawan Edukasi Sopir Truk dan Pengguna Jalan

Jumat, 30 Oktober 2026 - 01:33 WIB

PT Musim Mas Hadirkan Layanan Kesehatan Gratis dan Donor Darah, Perkuat Sinergi dengan Masyarakat Wujudkan Masyarakat Sehat dan Sejahtera.

Kamis, 29 Oktober 2026 - 21:42 WIB

Jajaran Dan Kakanwil Ditjenpas Sumut Tinjau Lahan Ketahanan Pangan Rutan Tanjung Pura

Kamis, 29 Oktober 2026 - 21:35 WIB

Kanwil Ditjenpas Sumut dan Bapas Medan Sosialisasikan Pembentukan Kelayan Binter di Kabupaten Langkat

Kamis, 29 Oktober 2026 - 21:12 WIB

Bangun Kebersamaan, Tumbuhkan Profesionalitas, Kalapas Perempuan Medan Beri Pengarahan kepada Peserta MagangHub Kemnaker 2026

Berita Terbaru