Pengerjaan Jembatan Sei Seruai Di sorot, Kinerja Pelaksana di Duga Abaikan K3. Janso Sipahutar: Keterlambatan di Sebabkan Bencana Alam

REDAKSI

- Redaksi

Senin, 12 Januari 2026 - 14:26 WIB

50293 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TLii | SUMUT | Deli Serdang — Pembangunan proyek peningkatan Jembatan Sei Seruai pada ruas Jalan Kongsi V – Jalan Mesjid, Kecamatan Patumbak, Kabupaten Deli Serdang kembali menjadi sorotan publik. Senin, (12-1-2026).

Setelah sebelumnya ramai diberitakan akibat keterlambatan penyelesaian pekerjaan yang tidak sesuai dengan waktu pelaksanaan yang telah ditetapkan, kini kinerja pihak pelaksana kembali dipertanyakan terkait dugaan pelanggaran penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3).
Sejumlah temuan di lapangan mengindikasikan bahwa keterlambatan proyek tidak hanya dipicu faktor teknis, namun juga diperparah oleh sulitnya mendapatkan konfirmasi dari pihak pelaksana maupun petugas lapangan. Padahal, CV. Vantaztic Construction selaku pelaksana kegiatan merupakan perpanjangan tangan dari Dinas SDABMBK Kabupaten Deli Serdang sebagai pemberi pekerjaan, yang seharusnya menjunjung tinggi prinsip objektivitas, transparansi, dan keterbukaan informasi publik.

Sikap tertutup dan terkesan menghindar saat dikonfirmasi dinilai mencederai hak publik untuk mengetahui progres dan kualitas pekerjaan yang dibiayai dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Kondisi ini turut menghambat jalinan komunikasi antara pihak pelaksana dan media, sehingga pemberitaan yang berimbang dan faktual sulit terwujud.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tak hanya soal keterlambatan, dugaan lemahnya penerapan Sistem Manajemen K3 di lokasi proyek juga memantik kritik. Sejumlah pekerja diduga tidak dilengkapi alat pelindung diri (APD) sesuai standar, yang mencerminkan ketidakdisiplinan dan kurangnya profesionalisme pihak pelaksana dalam menjalankan tanggung jawab yang diberikan oleh dinas terkait. Besarnya nilai pagu anggaran yang digelontorkan dari APBD dinilai tidak berbanding lurus dengan kualitas pelaksanaan pekerjaan di lapangan, khususnya dalam aspek keselamatan kerj

Warga sekitar berharap proyek tersebut dapat segera dirampungkan agar aktivitas dan mobilitas warga kembali berjalan normal tanpa hambatan.

Sementara itu, Kepala Dinas SDABMBK Kabupaten Deli Serdang, Janso Sipahutar, saat dikonfirmasi terkait keterlambatan penyelesaian pekerjaan menjelaskan bahwa masa pelaksanaan proyek telah diperpanjang.

“Masa pelaksanaannya diperpanjang, salah satu penyebabnya adalah bencana alam yang terjadi mulai bulan November. Untuk denda keterlambatan tetap diterapkan sesuai ketentuan yang berlaku. Kegiatan belum dibayarkan sepenuhnya di akhir tahun, melainkan disesuaikan dengan progres di lapangan. Saat ini pekerjaan tinggal pekerjaan minor dan finishing,” ungkap Janso.

Menanggapi isu lemahnya pengawasan serta dugaan pelanggaran K3, Janso menegaskan bahwa pihaknya telah memberikan instruksi tegas kepada pelaksana.
“Penggunaan K3 selalu kita perintahkan untuk digunakan di lapangan,” pungkasnya.

Masyarakat pun kembali menegaskan harapannya agar pembangunan Jembatan Sei Seruai segera diselesaikan secara tepat waktu, sesuai spesifikasi, dan mengedepankan keselamatan kerja, sehingga manfaat infrastruktur tersebut benar-benar dapat dirasakan oleh publik.

Tim Redaksi.

Berita Terkait

Berawal dari Informasi Warga, Polres Gayo Lues Amankan Pria Diduga Gunakan Sabu”
Gubernur Muzakir Manaf Peringatkan Ancaman Bencana, Aceh Perkuat Siaga Hadapi Puncak Hujan November
Bupati Toba Sambut Kunjungan BKSAP DPR RI, Paparkan Potensi Daerah Menuju Pasar Global
Kapolda Sumut Ajak Al-Washliyah Bersinergi Cegah Narkoba dan Intoleransi
Kapolda Sumut Rangkul Keuskupan Agung Medan, Ajak Perangi Narkoba dan Kejahatan Sosial
DPRD Toba Gelar RDP Hasilkan Empat Poin, Terkait Kawasan Eks PT. TPL
Deriktur Lbh Cakra Keadilan Helmax Alex Dorong Kolaborasi Pemerintah Dan Ormas Perkuat UMKM Lewat Akses Permodalan Berkelanjutan
Lapas Narkotika Kelas IIA Samarinda Gelar Pengenalan Wahana Sarana Asimilasi dan Edukasi di Area SAE

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 21:11 WIB

Berawal dari Informasi Warga, Polres Gayo Lues Amankan Pria Diduga Gunakan Sabu”

Senin, 26 Oktober 2026 - 21:10 WIB

Gubernur Muzakir Manaf Peringatkan Ancaman Bencana, Aceh Perkuat Siaga Hadapi Puncak Hujan November

Senin, 26 Oktober 2026 - 20:04 WIB

Bupati Toba Sambut Kunjungan BKSAP DPR RI, Paparkan Potensi Daerah Menuju Pasar Global

Senin, 26 Oktober 2026 - 19:43 WIB

Kapolda Sumut Ajak Al-Washliyah Bersinergi Cegah Narkoba dan Intoleransi

Senin, 26 Oktober 2026 - 19:30 WIB

Kapolda Sumut Rangkul Keuskupan Agung Medan, Ajak Perangi Narkoba dan Kejahatan Sosial

Senin, 26 Oktober 2026 - 18:09 WIB

Deriktur Lbh Cakra Keadilan Helmax Alex Dorong Kolaborasi Pemerintah Dan Ormas Perkuat UMKM Lewat Akses Permodalan Berkelanjutan

Senin, 26 Oktober 2026 - 17:44 WIB

Lapas Narkotika Kelas IIA Samarinda Gelar Pengenalan Wahana Sarana Asimilasi dan Edukasi di Area SAE

Senin, 26 Oktober 2026 - 17:27 WIB

Lapas Perempuan Kelas IIA Pekanbaru 26 Oktober 2026 Pastikan WBP Bersih dari HP Ilegal Wujudkan Lapas Aman Tertib

Berita Terbaru