TLii|Aceh|Lhokseumawe — Upaya memperkuat ketahanan pangan nasional terus digalakkan di Kota Lhokseumawe melalui kolaborasi strategis antara Vinca Farm dan Kodim 0103/Aceh Utara. Kolaborasi ini diwujudkan melalui panen perdana jagung pipil yang dikembangkan di kawasan Cot Girek, Kandang, Kecamatan Muara Dua, wilayah binaan Kodim 0103/Aceh Utara.
Program budidaya jagung pipil tersebut berada di bawah pembinaan langsung Kodim 0103/Aceh Utara yang dipimpin oleh Dandim Letkol Arh Jamal Dani Arifin, S.Sos., M.M.D.S., sebagai bagian dari komitmen TNI dalam mendukung ketahanan pangan daerah.
Pimpinan Vinca Farm, Azhari, menyampaikan bahwa panen perdana ini dilakukan di atas lahan seluas 2 hektare yang dikembangkan dengan konsep integrated farming. Konsep tersebut mengintegrasikan sektor pertanian, perikanan, dan peternakan, serta diproyeksikan menjadi kawasan agrowisata edukatif bagi masyarakat.
“Alhamdulillah, hari ini kita melaksanakan panen perdana jagung pipil di kawasan integrated farming Vinca Farm Lhokseumawe. Jagung seluas dua hektare ini telah matang sempurna dan akan kami olah sendiri menjadi pakan ternak untuk memenuhi kebutuhan internal,” ujar Azhari di lokasi panen.
Sementara itu, Koordinator Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Muara Dua, Nella Badriah, S.P., memberikan apresiasi atas keberhasilan kolaborasi antara petani, penyuluh, dan TNI. Ia menilai keterlibatan aktif Kodim 0103/Aceh Utara sangat berperan dalam meningkatkan produktivitas pertanian di wilayah tersebut.
“Kami sangat mengapresiasi sinergi TNI dan para penyuluh dalam mendukung keberhasilan penanaman jagung ini. Terima kasih kepada Bapak Azhari yang telah menyediakan lahan sebagai sarana pembelajaran bersama untuk meningkatkan produksi jagung pipil,” ujar Nella saat meninjau lokasi panen, Selasa (13/1/2026).
Dalam kesempatan itu, Nella juga mengedukasi masyarakat mengenai potensi strategis jagung pipil sebagai komoditas unggulan. Berbeda dengan jagung manis yang dikonsumsi langsung, jagung pipil merupakan bahan baku utama pakan ternak yang memiliki nilai ekonomis tinggi dan menjadi salah satu prioritas pemerintah setelah padi.
Azhari berharap keberhasilan panen di Vinca Farm dapat menjadi motivasi bagi masyarakat Lhokseumawe untuk mengoptimalkan lahan mereka melalui kegiatan pertanian produktif.
“Semoga hasil panen ini menjadi pemicu semangat bersama untuk terus menggiatkan ketahanan pangan di Kota Lhokseumawe,” pungkasnya.
Program binaan Kodim 0103/Aceh Utara di Vinca Farm ini diharapkan dapat menjadi model percontohan pertanian terpadu bagi daerah lain di Aceh dalam upaya mewujudkan kemandirian pangan berkelanjutan.



























