TLii | ACEH | ACEH TENGGARA – Dugaan pelecehan seksual mencuat di lingkungan SPPG Yayasan Antartika Indonesia Raya Sumatera Utara yang beralamat di Desa Lawe Perbunga, Kecamatan Babul Makmur, Kabupaten Aceh Tenggara. Seorang oknum berinisial SN yang bertugas sebagai asisten lapangan (aslap) diduga melakukan tindakan tidak pantas terhadap salah satu relawan MBG berinisial C.
Peristiwa tersebut disebut terjadi pada Kamis malam (12/1/2026) sekitar pukul 23.00 WIB di sebuah kedai makanan di Lawe Deski. Berdasarkan informasi yang dihimpun, saat itu korban hendak membeli makanan dan berboncengan dengan relawan lainnya. Terduga pelaku disebut mengikuti dari belakang dan diduga memaksa korban untuk pindah ke kendaraannya.
Sumber menyebutkan, terduga pelaku sempat menarik tangan korban dan mengajaknya pergi jalan-jalan di malam hari, padahal saat itu masih dalam waktu kerja. Korban yang merasa tidak nyaman dan malu atas kejadian tersebut kemudian melaporkan peristiwa itu kepada Kepala Desa Kute Bakti, kecamatan Babul makmur kabupaten Aceh tenggara,mengingat korban merupakan salah satu warga desa tersebut.
Menindaklanjuti laporan tersebut, Kepala Desa Kute Bakti memproses aduan melalui mekanisme sidang desa. Namun, menurut sumber terpercaya, terduga pelaku tidak menghadiri sidang desa yang telah digelar.
Informasi yang diperoleh menyebutkan bahwa SN kini telah diberhentikan dari SPPG Yayasan Antartika Indonesia Raya Sumatera Utara yang beroperasi di Desa Lawe Perbunga, Kecamatan Babul Makmur, Kabupaten Aceh Tenggara.
Hingga saat ini, kasus tersebut masih dalam proses penanganan di tingkat desa dan menunggu jadwal sidang lanjutan. Pihak terkait diharapkan dapat memberikan klarifikasi resmi guna memastikan penanganan kasus berjalan secara adil dan transparan. (RED)





































