GAMPATA Serahkan Kajian dan Analisa Dugaan Korupsi Dana BTT Bencana Hidrometeorologi 2025 dan TKD Rp1,6 Triliun ke Direktur Intelkam Polda Aceh

REDAKSI 1

- Redaksi

Jumat, 20 Februari 2026 - 01:02 WIB

5072 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TLii | ACEH | BANDA ACEH — Gerakan Anak Muda Pembela Tanoh Aceh (GAMPATA) menyerahkan kajian dan Analisa terkait pengelolaan anggaran penanganan bencana hidrometeorologi Tahun 2025 kepada Direktorat Intelijen Keamanan (Dit Intelkam) Polda Aceh diterima langsung oleh Direktur, Kamis, 19 Februari 2026.

GAMPATA menyebut kajian dan Analisa itu disusun dari penelusuran informasi terbuka melalui pemberitaan media massa dan sumber daring. Gerakan yang koordinir Sabaruddin ini menilai masih ada persoalan minimnya transparansi dan akuntabilitas dalam penggunaan Belanja Tidak Terduga (BTT) untuk penanganan bencana, serta belum terbukanya rencana penggunaan anggaran TKD Rp1,6 triliun di Provinsi Aceh.

Menurut GAMPATA, publik berhak mengetahui garis besar alokasi, mekanisme penyaluran, hingga pertanggungjawaban anggaran yang digunakan dalam situasi darurat. Namun, mereka menganggap sejumlah informasi penting belum terlihat terang bagi masyarakat, sehingga memunculkan tanda tanya di ruang publik.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam penyerahan dokumen kajian dan analisa tersebut, GAMPATA mendorong aparat kepolisian melakukan penegakan hukum, pengawasan dan pendalaman sesuai kewenangannya. Mereka juga meminta pemerintah Aceh membuka informasi yang diperlukan agar proses hukum dapat berjalan dengan baik, sehingga tidak menimbulkan polemik berkepanjangan.

“Yang kami dorong sederhana : keterbukaan dan Proses Hukum. Jika memang sudah sesuai, buktikan dengan data yang jelas,” kata Sabaruddin dalam keterangan yang disampaikan GAMPATA.

GAMPATA menegaskan penyerahan kajian dan analisa ini dimaksudkan sebagai partisipasi masyarakat untuk memastikan tata kelola anggaran berjalan baik, sekaligus mencegah potensi penyimpangan sejak awal.

Sabaruddin menjelaskan pihaknya berkomitmen mengawal persoalan ini hingga mejau hijau, korupsi di tengah keadaan darurat merupakan kejahatan yang sangat biadab dan perlu di hukum dengan tegas agar dapat menjadi pelajaran penting bagi semua, pungkas sabaruddin Koordinator GAMPATA

Berita Terkait

Rapat Teknis Digelar, Pemkab Matangkan Skema Penghunian Huntara
Pulihkan Trauma Pascabanjir dan Longsor, Mahasiswa STIK Angkatan 83/WPS Gelar Trauma Healing di Pidie Jaya
Tuanku Muhammad Minta Anjing Liar di Kota Banda Aceh Di Tertibkan
Tuanku Muhammad Minta Anjing Liar di Kota Banda Aceh Di Tertibkan
Skandal LGBT di Banda Aceh: 3 Pria Positif HIV, Satpol PP/WH Gerak Cepat
Kunker Wakil Ketua II DPRA Golkar Aceh H. Ali Basrah Spd.M.M Gelar Reses 1 Tahun 2026 Bersama Warga Buntul Kendawi Gayolues.
Kejari Gayo Lues Canangkan Zona Integritas Menuju WBK dan WBBM
Sambut Ramadhan 1447 H, Partai Aceh Salurkan Bingkisan untuk Warga Aceh Tenggara

Berita Terkait

Jumat, 5 Desember 2025 - 02:01 WIB

Yayasan Sirajul Rahim Buka Posko Donasi untuk Korban Banjir Aceh 5–15 Desember 2025

Selasa, 2 Desember 2025 - 12:56 WIB

Muay Thai, Efektif untuk Bela Diri dan Kebugaran Fisik? Ini Penjelasan Para Ahli

Senin, 17 November 2025 - 16:27 WIB

Pentingnya Kesehatan Mental bagi Remaja

Jumat, 14 November 2025 - 21:59 WIB

Aksi Selamatkan Hiu: Pemuda Banyuwangi Kembangkan Aplikasi Berbasis Kecerdasan Buatan untuk Identifikasi Spesies Hiu Secara Akurat

Jumat, 14 November 2025 - 21:26 WIB

Pangan, Martabat, dan Peradaban:  Membaca Kedaulatan dari Perspektif Kebudayaan

Minggu, 26 Oktober 2025 - 19:41 WIB

Michael Octaviano Wakili Aceh di Ajang Anugerah DPD Award 2025

Senin, 20 Oktober 2025 - 20:22 WIB

Bangkit dari Keterpurukan, SD Negeri 4 Blangkejeren Kembalikan Cahaya Pendidikan Lewat Program BERSERI (Belajar Sepanjang Hari)

Minggu, 11 Mei 2025 - 11:53 WIB

Tanah Eks-HGU di Sumatera Utara: Antara Janji Pembebasan dan Ancaman Reproduksi Ketidakadilan

Berita Terbaru

Oplus_131072

KALIMANTAN TENGAH

Koordinasi Pembentukan Pos Bapas, Bapas Kelas I Palangka Raya Tinjau Lokasi

Jumat, 20 Feb 2026 - 11:50 WIB