TLii | SUMUT LAPAS NARKOTIKA KLS IIA LANGKAT
04/02/2026
TIMELINES INEWS INVESTIGASI, Langkat, Rabu (04/02/2026) Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIA Langkat menggelar Sidang Tim Pengamat Pemasyarakatan (TPP) di Aula Binadik Gedung 2, Rabu (4/2). Sidang ini membahas usulan pengangkatan 60 orang Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) sebagai Tenaga Pendamping (Tamping).
Sidang TPP dipimpin dan dihadiri langsung oleh Kepala Lapas Narkotika Kelas IIA Langkat, Tapianus Antonio Barus, serta diikuti oleh jajaran pejabat struktural dan anggota Tim TPP.
Turut hadir Kasi Binadik Horas Siregar selaku Ketua Sidang, Kepala KPLP, Kasi Giatja, Kasi Administrasi Keamanan dan Ketertiban, serta seluruh anggota Tim TPP yang memberikan penilaian secara objektif dan profesional.
Sesuai ketentuan yang berlaku, Tamping merupakan narapidana terpilih yang diberi kepercayaan untuk membantu pelaksanaan kegiatan pembinaan melalui koordinasi dengan Pemuka. Adapun Pemuka adalah narapidana yang telah dinilai mampu dan dipercaya membantu petugas dalam pelaksanaan tugas pembinaan di dalam Lapas.
Sebanyak 60 WBP yang diusulkan sebagai Tamping akan ditempatkan pada tiga bidang utama, yakni Tamping Pembinaan Narapidana (Binadik), Tamping Kegiatan Kerja (Giatja), dan Tamping Keamanan dan Ketertiban (KPLP), sesuai dengan kebutuhan dan kompetensi masing-masing.
Dalam arahannya, Kalapas Narkotika Kelas IIA Langkat menegaskan bahwa status sebagai Tamping merupakan amanah yang mengandung tanggung jawab moral yang besar.
“Tamping adalah perpanjangan tangan petugas melalui koordinasi dengan Pemuka. Saya berharap saudara-saudara yang diusulkan hari ini dapat menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab dan amanah. Saudara dipilih karena dinilai memiliki integritas untuk membantu kelancaran pembinaan di Lapas Narkotika Langkat,” tegas Tapianus.
Pelaksanaan Sidang TPP ini menjadi wujud komitmen Lapas Narkotika Langkat dalam menjunjung tinggi prinsip transparansi, objektivitas, serta pemenuhan hak-hak warga binaan, sekaligus memastikan seluruh proses pembinaan berjalan sesuai dengan regulasi dan standar yang telah ditetapkan, Pungkasnya.
(***)

































