TLii | SUMUT LAPAS NARKOTIKA KLS IIA LANGKAT
06/02/2026
TIMELINES INEWS INVESTIGASI, Langkat Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIA Langkat mengambil langkah nyata dalam mendukung program ketahanan pangan nasional dengan menggelar penanaman padi perdana tahun 2026. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Jumat (06/02) di Area Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE) Ketapang Pemasyarakatan Terpadu.

Kegiatan penanaman padi ini dipimpin langsung oleh Kepala Lapas Narkotika Kelas IIA Langkat, Tapianus Antonio Barus, didampingi seluruh jajaran struktural, mulai dari Kepala Seksi Kegiatan Kerja, Kepala Kesatuan Pengamanan Lapas (KPLP), Kepala Sub Bagian Tata Usaha, serta jajaran pegawai lainnya. Kegiatan ini menjadi wujud komitmen Lapas Narkotika Langkat dalam menyukseskan pembinaan kemandirian bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP).
Kalapas Narkotika Langkat menyampaikan bahwa program ini merupakan implementasi langsung dari 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas), khususnya pada poin mewujudkan kemandirian pangan melalui optimalisasi pemanfaatan lahan tidur (idle) di lingkungan Lapas dan Rutan.
“Pemanfaatan lahan yang ada menjadi sektor produktif tidak hanya mendukung ketahanan pangan, tetapi juga menjadi sarana pembinaan keterampilan bagi Warga Binaan.
Melalui kegiatan ini, mereka dapat mengasah kemampuan di bidang pertanian secara nyata,” ujar Tapianus.
Dalam pelaksanaannya, sebanyak lima orang Warga Binaan yang telah melalui proses asesmen ditugaskan sebagai Tamping Pertanian Luar Tembok
Selama proses penanaman, para Warga Binaan mendapatkan pendampingan intensif dari petugas Seksi Kegiatan Kerja guna memastikan penerapan teknik penanaman padi yang sesuai dengan standar pertanian yang baik.
Melalui program ini, Lapas Narkotika Langkat berharap hasil panen ke depan dapat memberikan manfaat bagi kebutuhan internal lembaga sekaligus menjadi bekal keterampilan bagi Warga Binaan. Diharapkan, setelah bebas nantinya, mereka memiliki modal keahlian untuk berintegrasi kembali dan berkontribusi positif di tengah masyarakat, Jelasnya.
(***)


































