TLii | MEDAN | PT KAI PERSERO DIVRE I SUMUT
04/02/2026
TIMELINES INEWS INVESTIGASI, Medan, 04 Februari 2026 PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional I Sumatera Utara mencatat kinerja positif pada awal tahun 2026.
Sepanjang Januari 2026, volume angkutan barang yang dilayani melalui moda kereta api mencapai 58.283 ton, menunjukkan kepercayaan tinggi para mitra terhadap layanan logistik berbasis rel.
Terdapat lima komoditas utama yang mendominasi pengiriman barang, yakni karet (latex), minyak sawit mentah (CPO), peti kemas, bahan bakar minyak (BBM), serta paket kiriman retail atau Barang Hantaran Penumpang (BHP).
Plt. Manager Humas KAI Divre I Sumatera Utara, Anwar Yuli Prastyo, menyampaikan bahwa kereta api masih menjadi pilihan utama pelaku usaha karena keunggulan dalam kapasitas angkut, ketepatan waktu, serta keamanan pengiriman.
“Para mitra angkutan masih memilih kereta api sebagai sarana distribusi karena sekali jalan dapat mengangkut dalam jumlah besar, waktu tempuh lebih pasti, serta keamanan barang lebih terjamin hingga tiba di tujuan,” ujarnya.
Salah satu tren yang mencuri perhatian adalah peningkatan signifikan pada layanan pengiriman paket retail (BHP). Selama Januari 2026, volume angkutan BHP mencapai 690 ton, meningkat dua kali lipat dibandingkan periode yang sama tahun 2025 yang tercatat sebanyak 325 ton.
Lonjakan ini dipengaruhi oleh meningkatnya aktivitas belanja masyarakat menjelang hari besar keagamaan dan libur panjang di awal tahun. Layanan BHP sendiri tersedia pada rangkaian KA Sribilah Utama
relasi Medan–Rantau Prapat dan KA Putri Deli relasi Medan–Tanjungbalai.
“Layanan ini tidak hanya tersedia di stasiun keberangkatan dan tujuan, tetapi juga dapat dimanfaatkan di stasiun antara tempat pemberhentian kedua kereta tersebut,” tambah Anwar.
Melalui layanan ini, masyarakat dapat mengirim berbagai jenis barang, mulai dari dokumen penting, sepeda, sepeda motor, makanan olahan, hingga hewan peliharaan. Kecepatan dan keamanan menjadi faktor utama yang mendorong masyarakat memanfaatkan jasa kereta api untuk mengirim produk unggulan daerah ke berbagai kota.
Selain itu, angkutan BBM juga menunjukkan peningkatan yang cukup signifikan. Selama Januari 2026, KAI Divre I Sumatera Utara menyalurkan 31.937 ton BBM, naik sekitar 22 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang mencapai 26.148 ton.
Distribusi BBM tersebut dilakukan dari Stasiun Labuan menuju wilayah Siantar dan Kisaran, guna menjaga ketersediaan pasokan Pertalite, Bio Solar, dan Pertamax di SPBU, terutama di tengah kondisi cuaca yang tidak menentu.
“KAI Divre I Sumatera Utara berkomitmen penuh untuk terus menjaga kelancaran perjalanan kereta barang sebagai jalur logistik yang aman dan andal dalam segala kondisi. Kelancaran distribusi ini menjadi kunci agar roda perekonomian Sumatera Utara tetap bergerak stabil dan tumbuh lebih cepat. Kami akan memastikan setiap komoditas tiba tepat waktu demi mendukung pertumbuhan ekonomi daerah yang berkelanjutan,” tegas Anwar.
(***)

































