REFLEKSI NUZULULQUR’AN RASULULLAH MENGADU PADA ALLAH SWT. cak Haba – penyair.*

REDAKSI

- Redaksi

Sabtu, 7 Maret 2026 - 07:47 WIB

50314 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

REFLEKSI NUZULULQUR’AN
RASULULLAH MENGADU
PADA ALLAH SWT.
cak Haba – penyair.*

.Ada sebuah aduan yang sangat memilukan dalam Al-Qur’an.
Sebuah pengaduan yang langsung dari Rasulullah ﷺ kepada Allah SWT.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam Surah Al-Furqan ayat 30 Allah SWT menjelaskan tentang prilaku umat nabi Muhammad Saw ketika beliau menjabarkan surat Albaqarah (2 ): 185), tentang turunnya Al-Quran.

وَقَالَ الرَّسُوْلُ يٰرَبِّ اِنَّ قَوْمِى اتَّخَذُوْا هٰذَا الْقُرْاٰنَ مَهْجُوْرًا

Rasul Allah berkata:
“Wahai Tuhanku, kaumku benar-benar telah menjauhi aku karena aku menyampaikan Al-Qur’an ini kepada mereka.”
(QS. Al-Furqan [25]: 30)

Bayangkan betapa sedihnya perasaan kita jika kelak di hari kiamat Nabi yang kita harapkan syafaatnya justru mengadu kepada Allah bahwa kita termasuk orang yang mencampakkan kitab suci-Nya.

Mencampakkan bukan berarti membuangnya ke tong sampah, melainkan
kita memilikinya tetapi tidak pernah membacanya;
kita membacanya tetapi tidak mau memahaminya;
kita memahaminya tetapi enggan mengamalkannya.

Poin penting dari ayat ini terletak pada kata MAHJURA, bermakna menunggalkan atau memutuskan, memutuskan Kata ,’mahjura’ berasal dari akar kata Hajura – yahjuru. 0
Para ulama tafsir seperti Ibnu Katsir dan Al-Qurthubi menjelaskan bahwa pengertian makna
“meninggalkan” Al-Qur’an bukan hanya semata-mata berarti tidak membacanya,
tetapi mencakup beberapa perilaku.

Ibnu Katsir menjelaskan bahwa mahjura atau mengacuhkan Al-Qur’an memiliki beberapa tingkatan yang berbahaya:

* Tidak mau
mendengarkan apa yang
tersurat maupun yang
tersirat.
Telinga lebih akrab dengan
musik atau kebisingan
dunia daripada menikmati
lantunan Ayat-ayat Qur’an.
* Tidak mengimaninya Ragu
akan kebenaran isi di
dalamnya.
* Tidak mentadabburi
Al.Qur’an.
Membacanya hanya
sekedar lewat lisan tanpa
berusaha memahami
maknanya.
* Tidak mengamalkannya,
Tahu hukumnya, tetapi
enggan mematuhinya.

ADA PERISTIWA AGUNG YAKNI NUZULUL QUR’AN.

Pada malam 17 Ramadhan, Allah SWT menurunkan wahyu pertama kepada Rasulullah SAW di Gua Hira.
Peristiwa ini bukan sekadar peringatan sejarah, tetapi peristiwa dahsyat saat langit menyapa bumi,
saat Jibril AS memeluk erat Rasulullah ﷺ di Gua Hira’ yang sunyi, membisikkan kata “Iqra!” Iqra’ Iqra’ Bismi
Rabbikal ladzi Kholaq”

Hari ini kita berada di momentum peringatan Nuzulul Qur’an.
Mari kita jadikan momentum refleksi:

– Sejauh mana Al-Qur’an
telah mewarnai detak
jantung dan langkah kaki
kita?
* Masihkah Al-Qur’an itu
hidup di rumah kita ini
atau ia hanya menjadi
pajangan berdebu di
sudut lemari?
* Atau Al Qur’an sebagai
pengiring Obat saat kita
mau sakaratul maut atau
menjelang Kematian?
Yuk kita cepat pulang untuk merevisi kekurangan kita, membiasakan membaca ayat Al-Qur’an sekalipun hanya seayat setiap hari.
‘ Siapa umatku yang membaca ayat ayat Al Qur’an maka Allah sediakan sepuluh kebaikan setiap hurufnya ” (sabda Rasullullah).

* Hari ke 16 ramadhan.
ust.h.hasan basri mansur
Penyair Sufistik Banten
lahir di dusun pesisir
Prenduan Sumenep.
Madura Jatim.
Alumni Perdana Al Amien
Prenduan ’77

Berita Terkait

Danlanud El Tari Bangun Generasi Tangguh NTT, Perkuat Asta Cita Menuju Indonesia Emas 2045
Rutan kls I Labuhan Deli Lakukan Sosialisasi Kepada Warga Binaan Terkait Remisi dan Hak Integrasi, Tegaskan Semua Gratis
Kabapas Palangka Raya Komitmen Dukung Peradilan Pidana Anak Profesional Proporsional Berorientasi Perlindungan
Bapas Kelas I Medan Jalin Kerja Sama dengan UNPAB, Dukung Pengembangan Kompetensi Mahasiswa melalui Program Magang
Bapas Palangka Raya Perkuat Kemitraan dengan Forum Pemuda Dayak Kalteng Kembangkan Potensi Kearifan Lokal
Bedah Buku Karya Brigjen Pol. Dr. Dedy Tabrani di UI, Sekaligus Peluncuran Asosiasi Perguruan Tinggi Kajian Ilmu Kepolisian (APIK) 
Apel Pagi Senin, Kalapas Narkotika Samarinda Tekankan Solidaritas dan Keteladanan Pegawai
Sidang TPP Dipimpin Ketua TPP Dihadiri Kanwil Ditjenpas Riau Bapas dan Keluarga Penjamin via Zoom

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 21:11 WIB

Berawal dari Informasi Warga, Polres Gayo Lues Amankan Pria Diduga Gunakan Sabu”

Senin, 26 Oktober 2026 - 21:10 WIB

Gubernur Muzakir Manaf Peringatkan Ancaman Bencana, Aceh Perkuat Siaga Hadapi Puncak Hujan November

Senin, 26 Oktober 2026 - 20:04 WIB

Bupati Toba Sambut Kunjungan BKSAP DPR RI, Paparkan Potensi Daerah Menuju Pasar Global

Senin, 26 Oktober 2026 - 19:43 WIB

Kapolda Sumut Ajak Al-Washliyah Bersinergi Cegah Narkoba dan Intoleransi

Senin, 26 Oktober 2026 - 19:30 WIB

Kapolda Sumut Rangkul Keuskupan Agung Medan, Ajak Perangi Narkoba dan Kejahatan Sosial

Senin, 26 Oktober 2026 - 18:09 WIB

Deriktur Lbh Cakra Keadilan Helmax Alex Dorong Kolaborasi Pemerintah Dan Ormas Perkuat UMKM Lewat Akses Permodalan Berkelanjutan

Senin, 26 Oktober 2026 - 17:44 WIB

Lapas Narkotika Kelas IIA Samarinda Gelar Pengenalan Wahana Sarana Asimilasi dan Edukasi di Area SAE

Senin, 26 Oktober 2026 - 17:27 WIB

Lapas Perempuan Kelas IIA Pekanbaru 26 Oktober 2026 Pastikan WBP Bersih dari HP Ilegal Wujudkan Lapas Aman Tertib

Berita Terbaru