Pemerintah Gampong Tanjong Gelar Peusijuk Dan Pelepasan 10 CJH Ketanah Suci

TARMIZI UMAR

- Redaksi

Kamis, 30 April 2026 - 01:14 WIB

50115 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto:Prosesi Pesijuk Calan Jamah Haji Gampong (Desa) Tanjong Pagar Air,Rabu (27 April 2026) Dok.TLii-

TLii– Aceh | Kota jantho, Aceh Besar — Pemerintah Gampong Tanjong, Kemukiman Pagar Air, Kecamatan Ingin Jaya, Kabupaten Aceh Besar, menggelar prosesi peusijuek (tepung tawar) sekaligus pelepasan 10 calon jamaah haji (CJH) di Masjid Assajidin, Kompleks Dolog, Rabu (29/4/2026).

Kegiatan ini merupakan tradisi adat Aceh yang sarat nilai religius, sebagai bentuk doa, restu, dan harapan keselamatan bagi warga yang akan menunaikan ibadah haji ke Tanah Suci.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Prosesi berlangsung khidmat dan dihadiri aparatur gampong, tokoh masyarakat, keluarga jamaah, serta warga setempat. Momentum tersebut juga menjadi ajang silaturahmi dan doa bersama agar para CJH dapat menjalankan ibadah dengan lancar serta kembali ke tanah air sebagai haji yang mabrur.

Peusijuek yang dirangkai dengan tausiah agama dipimpin oleh Imum Syik Masjid Assajidin, Prof. Dr. Drs. Tgk. H. Muchsin Nya’Umar, S.H., M.H. Dalam prosesi tersebut, ia memanjatkan doa keselamatan, kesehatan, dan keberkahan bagi para jamaah.

Tradisi tepung tawar kemudian dilaksanakan oleh Geuchik Gampong Tanjong, Akmalul Hakim, S.Pd.I., bersama tokoh masyarakat sebagai simbol penghormatan dan harapan kebaikan.

Dalam sambutannya, Akmalul Hakim menegaskan pentingnya menjaga keikhlasan, kesehatan, serta nama baik daerah selama berada di Tanah Suci.

Ia mengingatkan bahwa para jamaah membawa nama Baik Gampong Tanjong, Kabupaten Aceh Besar, hingga nama Harum Provinsi Aceh.

“Kami berharap para jamaah mengikhlaskan segala yang ditinggalkan di gampong dan fokus beribadah, mengikuti arahan petugas, serta menjaga citra daerah selama menjalankan ibadah haji,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan bahwa masyarakat telah saling memaafkan atas segala khilaf.

Selain itu, pihaknya berharap para jamaah turut mendoakan warga Gampong Tanjong agar senantiasa terhindar dari musibah serta diberikan rezeki dan kesejahteraan, sehingga kelak dapat menyusul menunaikan ibadah haji.

Sementara itu, salah seorang CJH, Hasan Basri, mengungkapkan rasa syukur atas kesempatan berhaji yang dinilainya sebagai panggilan Allah SWT.

Ia mengaku telah menunggu sejak 2012 dengan masa tunggu sekitar 14 tahun.“Ini adalah panggilan Allah. Kami yakin dengan doa masyarakat, ibadah ini dapat kami jalankan dengan baik,” katanya.

Dalam tausiahnya, Prof. Tgk. H. Muchsin Nya’Umar menekankan bahwa ibadah haji merupakan perjalanan spiritual yang menuntut keikhlasan dan kesabaran.

Jamaah diingatkan untuk meluruskan niat, menjaga adab, serta memahami makna setiap rangkaian ibadah seperti ihram, tawaf, dan tahallul sebagai bentuk penyucian diri.

Sebanyak 10 CJH asal Gampong Tanjong akan bergabung dengan 535 jamaah haji dari Aceh Besar dan Banda Aceh dalam satu kelompok terbang (kloter).

Mereka dijadwalkan masuk Asrama Haji sebelum diberangkatkan ke Makkah.

Mengutip panitia penyelenggara haji Kementerian Agama Kabupaten Aceh Besar, Drs. Nanang Syaifuddin, M.M., total rombongan mencapai 561 orang, terdiri dari 535 jamaah dan sekitar 15 petugas haji.

Sepuluh CJH asal Tanjong termasuk dalam bagian dari 535 jamaah asal Aceh Besar.“Kloter pertama akan masuk asrama pada 5 Mei 2026 pukul 07.00 WIB, dan kloter berikutnya menyusul sesuai jadwal,” jelasnya.

Kegiatan ditutup dengan doa bersama serta prosesi saling bermaafan antara jamaah dan masyarakat.

Tradisi ini tidak hanya menjadi seremoni pelepasan, tetapi juga mencerminkan kuatnya nilai religius dan kearifan lokal dalam mempererat solidaritas sosial masyarakat Aceh.
*[Yahbit]

Berita Terkait

GEKRA 2026 Hadirkan Pangan Murah, Layanan Publik, dan Penguatan UMKM di Aceh Besar
Menteri PU Tinjau Progres Sekolah Rakyat di Nagan Raya, Target Fungsional Akhir Juni 2026
Gandeng KBB, Imigrasi Kelas II TPI Belawan Bagikan Sembako untuk Masyarakat Belawan
Bupati Pidie Jaya Paparkan Tiga Prioritas Strategis Pascabencana Saat Audiensi dengan Serambi Indonesia
Bupati Aceh Utara temui Wamen PKP bahas rumah ASN dan korban banjir
PPD Terbaik 2026, Kota Langsa Wakili Aceh ke Tingkat Nasional
Pendaki Asal Aceh Utara Ditemukan Selamat Setelah Lima Hari Hilang di Gunung Seulawah
PT Pelindo Regional 1 Beri Penghargaan Best Corporate Branding hingga Best Social Media Engagement

Berita Terkait

Rabu, 17 Juni 2026 - 19:55 WIB

Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Polres Pidie Jaya Gelar Bakti Religi dan Bakti Sosial Wujud Kepedulian kepada Masyarakat

Rabu, 17 Juni 2026 - 16:53 WIB

GEKRA 2026 Hadirkan Pangan Murah, Layanan Publik, dan Penguatan UMKM di Aceh Besar

Rabu, 17 Juni 2026 - 16:11 WIB

Kapolres Gayo Lues Pimpin Sertijab Sejumlah Pejabat Utama, Tekankan Peningkatan Pelayanan kepada Masyarakat

Rabu, 17 Juni 2026 - 16:06 WIB

LANA Libatkan Kejaksaan Awasi MBG di Aceh Barat, Dorong Transparansi Penggunaan Anggaran Negara

Rabu, 17 Juni 2026 - 09:19 WIB

Gerak Ceria, Pikiran Bahagia: Mahasiswa Psikologi IAIN Langsa Pulihkan Semangat Lansia Pascabanjir

Selasa, 16 Juni 2026 - 21:47 WIB

Ribuan Warga Tumpah Ruah, Ayah Wa dan Tarmizi Payang Lepas Pawai Ta’aruf 1 Muharram 1448 H

Selasa, 16 Juni 2026 - 21:16 WIB

Tragedi Tambang Emas Aceh Jaya, LANA Desak Penegakan Hukum Tanpa Tebang Pilih

Selasa, 16 Juni 2026 - 14:55 WIB

Ribuan Warga Tumpah Ruah, Semarak Muharram 1448 H Gema Syiar Islam dan Kepedulian Sosial di Aceh Utara

Berita Terbaru