Skandal Jatah Makan Warga Binaan Lapas Klas IIB TBA,Diduga IL Dan BI Bermain Dibalik Sembako

RR

- Redaksi

Rabu, 11 Maret 2026 - 19:28 WIB

50320 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TLii//Tanjungbalai//Sumut

 

Tanjungbalai,— Dugaan praktik penyelewengan bahan pokok (sembako) bagi warga binaan mencuat di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Tanjungbalai Asahan. Informasi yang beredar menyebutkan bahwa jatah beras, minyak goreng, dan bahan makanan lain untuk warga binaan diduga dikurangi dan sebagian dijual untuk keuntungan pribadi oleh oknum tertentu.(11/03/26)

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut narasumber, pola distribusi sembako menunjukkan indikasi penyelewengan:

Minyak goreng yang masuk setiap hari dikatakan habis sangat cepat, hingga dua jerigen besar dalam satu hari, padahal jumlah warga binaan tidak sebanding dengan penggunaan tersebut.

Beras yang seharusnya dimasak sebanyak 10 goni, hanya tersisa 7 goni. Selain itu, beras yang masuk bukan satu merek melainkan dua merek berbeda dengan isi dan kualitas yang berbeda, padahal secara prosedur biasanya hanya satu merek yang digunakan, ditambah lagi dari mulai lauk ayam dan daging satu inci besarnya untuk jatah satu orang,.

“Logikanya saja, kalau beras masuk satu merek, tidak mungkin ada dua merek berbeda dan jumlah yang dikurangi. Hal ini menguatkan dugaan adanya permainan IL dan BI dalam pengelolaan sembako,” ungkap narasumber.

Jika dugaan ini benar, praktik tersebut jelas merugikan warga binaan karena menyangkut pemenuhan kebutuhan pokok sehari-hari yang menjadi hak dasar mereka.
Lembaga pemasyarakatan yang berada di bawah pengawasan Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia memiliki tanggung jawab untuk menjamin seluruh hak warga binaan terpenuhi. Masyarakat berharap pihak terkait segera melakukan investigasi menyeluruh dan mengambil tindakan tegas apabila terbukti terjadi penyalahgunaan wewenang, demi menjaga transparansi dan akuntabilitas lembaga pemasyarakatan.(RR)

Berita Terkait

Kick Off Pembangunan Kantor Imigrasi, Upaya Imigrasi Sumut Dekatkan Layanan Publik
PT Prima Pengembangan Kawasan Komitmen GCG, Plt. Komisaris Tinjau Langsung Progres KIKT
Pemerintah Kota Tanjungbalai Himbau Pelaku Usaha Tidak Lagi Menggunakan Gas LPG 3Kg Bersubsidi
Bapas Kelas I Medan Lakukan Litmas kepada 49 WBP Umum & 22 WBP Khusus Di Lapas Tanjungbalai Asahan
Perkuat Sinergi Pengamanan,Kasat Polairud Polres Tanjungbalai Hadiri Peresmian Satpolairud Polres Asahan
Kawal Pembangunan Kantor Baru, Plt. Irjen Kemenimipas Tinjau Imigrasi Tanjung Balai Asahan
Spanduk Tuntutan BARA Diduga Dicopot 2 Anggota Pekerja AY
Diduga Terima Upeti Dari Eks TNI,Sat Narkoba Polres Tanjungbalai Di geruduk Aktivis Anti Narkoba

Berita Terkait

Rabu, 2 September 2026 - 10:20 WIB

HARDIKDA ke-67, Pemko Langsa Tegaskan Pendidikan sebagai Fondasi Masa Depan Aceh

Rabu, 2 September 2026 - 08:29 WIB

“Akankah Sang Senior Muslim Agani Mengungkap Jejak di Balik Sengketa Tanah Seuneubok Bayu?”

Rabu, 2 September 2026 - 06:41 WIB

Pilkades Toba 2027: Persiapan Terlambat, Anggaran Belum Jelas, Aturan Masih Menggantung

Rabu, 2 September 2026 - 04:53 WIB

Lapas Singkawang – Disdikbud Singkawang Sparring Badminton, Perkuat Sinergi dan Kebugaran

Rabu, 2 September 2026 - 04:37 WIB

Kalapas Pemuda Langkat Kunjungi Polres Langkat, Bahas Strategi Antisipasi Gangguan Kamtib

Selasa, 1 September 2026 - 23:33 WIB

Pemerintah Aceh Salurkan Buffer Stock Penanggulangan Bencana, Tiga Daerah Terima Bantuan Rp5,38 Miliar

Selasa, 1 September 2026 - 21:45 WIB

Pulang Kampung, Kombes Carlie Syahputra Ditunjuk Jadi Kabidpropam Polda Aceh

Selasa, 1 September 2026 - 20:27 WIB

Transformasi Kinerja Pemasyarakatan, Kalapas Narkotika Samarinda Hadiri Sertijab Kepala LPKA Tenggarong

Berita Terbaru