TEROR AIR KERAS TERHADAP AKTIVIS HAM: BUKTI NEGARA LEMAH, DEMOKRASI DIAMBANG PEMBUNGKAMAN

ZULKARNAINI

- Redaksi

Selasa, 17 Maret 2026 - 23:13 WIB

50197 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TLii.Meureudu – Tindakan penyiraman air keras terhadap aktivis HAM, Andrie Yunus, yang terjadi pada Kamis malam, 12 Maret 2026, sekitar pukul 23.00 – 23.37 WIB, menuai kecaman luas dari berbagai kalangan. Peristiwa ini dinilai sebagai bentuk kekerasan serius yang tidak hanya melukai korban secara fisik, tetapi juga mengancam iklim demokrasi dan kebebasan berpendapat di Indonesia.

Ketua PC PMII Pidie – Pidie Jaya, M. Rizqi Rahmadhani, menegaskan bahwa kasus ini harus menjadi perhatian serius aparat penegak hukum. Ia mendesak pihak keamanan untuk segera mengusut tuntas pelaku dan mengungkap motif di balik tindakan brutal tersebut.

Ini bukan sekadar tindak kriminal biasa. Ini adalah bentuk teror terhadap aktivis dan ancaman nyata bagi demokrasi. Jika dibiarkan, maka kebebasan berpendapat di negeri ini sedang berada dalam bahaya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kita ketahui bersama Indonesia adalah negara demokrasi seharusnya menjamin keamanan setiap warga negara, terutama mereka yang memperjuangkan nilai-nilai kemanusiaan dan keadilan. Namun, insiden yang menimpa Andrie Yunus justru menunjukkan lemahnya perlindungan terhadap aktivis HAM.

Kami juga menilai bahwa lambannya respons dan penanganan dari pihak keamanan dapat memperburuk kepercayaan publik terhadap penegakan hukum. Oleh karena itu, aparat diminta tidak ragu dan tidak menunda proses hukum terhadap pelaku.

Negara tidak boleh kalah oleh teror. Aparat harus bertindak cepat, tegas, dan transparan. Jika tidak, ini akan menjadi preseden buruk bagi masa depan demokrasi kita.

PC PMII Pidie – Pidie Jaya menegaskan komitmennya untuk terus mengawal kasus ini hingga pelaku diproses secara hukum dan keadilan benar-benar ditegakkan.

Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa kebebasan berpendapat tidak boleh dibungkam dengan kekerasan. Demokrasi hanya akan hidup jika negara hadir melindungi suara-suara kritis, bukan membiarkannya terancam.

Berita Terkait

Bupati Pidie Jaya Minta OPD Jangan Tunggu Masalah Hukum, Kedepankan Konsultasi dan Pencegahan
BUPATI PIDIE JAYA PIMPIN UPACARA SUMPAH PEMUDA KE-98, SEMANGAT GENERASI MUDA JADI KEKUATAN BANGKIT DARI BENCANA
*Hadapi Cuaca Ekstrem, Begini Kesiapan PLN Sigli *
Ribuan Santri Padati Gedung MTQ Pidie Jaya, Santri MUQ Pimpin Upacara Hari Santri Nasional 2026
Kapolres Pidie Jaya Hadiri Hari Santri Nasional, Ribuan Santri Gaungkan Semangat Indonesia Emas*
PLN ULP Meureudu Sosialisasikan Promo Diskon Tambah Daya Listrik 50% Sambut HLN ke-81
Kabut Asap Mengancam Kesehatan, Polsek Bandar Baru dan Dinkes Bergerak Cepat Lindungi Warga*
Bupati Pidie Jaya Targetkan Realisasi PRR 90 Persen pada November 2026, Satgas Pusat Turun ke Lapangan

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 02:25 WIB

Satlantas Polres Pelabuhan Belawan Sosialisasikan Operasi Patuh Toba 2026, Bagikan Brosur dan Tempel Stiker Imbauan

Jumat, 30 Oktober 2026 - 02:22 WIB

Satlantas Polres Pelabuhan Belawan Sosialisasikan Operasi Patuh Toba 2026, Bagikan Brosur dan Tempel Stiker Imbauan

Jumat, 30 Oktober 2026 - 02:10 WIB

Kajari Belawan Terima Kunjungan Dandenpom I/5 Medan, Perkuat Sinergi Penegakan Hukum

Jumat, 30 Oktober 2026 - 01:43 WIB

Ops Patuh Toba 2026, Satlantas Polres Pelabuhan Belawan Edukasi Sopir Truk dan Pengguna Jalan

Jumat, 30 Oktober 2026 - 01:33 WIB

PT Musim Mas Hadirkan Layanan Kesehatan Gratis dan Donor Darah, Perkuat Sinergi dengan Masyarakat Wujudkan Masyarakat Sehat dan Sejahtera.

Kamis, 29 Oktober 2026 - 21:42 WIB

Jajaran Dan Kakanwil Ditjenpas Sumut Tinjau Lahan Ketahanan Pangan Rutan Tanjung Pura

Kamis, 29 Oktober 2026 - 21:35 WIB

Kanwil Ditjenpas Sumut dan Bapas Medan Sosialisasikan Pembentukan Kelayan Binter di Kabupaten Langkat

Kamis, 29 Oktober 2026 - 21:12 WIB

Bangun Kebersamaan, Tumbuhkan Profesionalitas, Kalapas Perempuan Medan Beri Pengarahan kepada Peserta MagangHub Kemnaker 2026

Berita Terbaru