Desil yang meresahkan sekaligus membingungkan masyarakat

SAFRIZAL,S.Pd,CPLA

- Redaksi

Selasa, 21 April 2026 - 18:03 WIB

50355 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aceh Timur — Wakil Ketua Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Timur dari Fraksi Partai NasDem, Johar Fahlani, mendesak Pemerintah Aceh, jajaran Pemerintah Kabupaten Aceh Timur, serta BPJS Kesehatan untuk segera mengevaluasi kebijakan pengelolaan iuran kesehatan masyarakat.

Desakan tersebut disampaikan menyusul meningkatnya keresahan masyarakat terkait penetapan desil atau pengelompokan tingkat kesejahteraan yang dinilai tidak akurat.

Kondisi itu disebut berdampak langsung terhadap status kepesertaan jaminan kesehatan warga kurang mampu, khususnya penerima bantuan iuran.

Menurut Johar, saat ini banyak masyarakat miskin di Aceh Timur yang merasa khawatir kehilangan akses layanan kesehatan akibat perubahan data desil dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).

Ia menilai, ketidaksesuaian data dengan kondisi riil di lapangan berpotensi menimbulkan ketidakadilan sosial dan menghambat hak dasar masyarakat atas pelayanan kesehatan.

“Pemerintah, baik provinsi maupun kabupaten, serta BPJS Kesehatan harus mengutamakan kepentingan rakyat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Jangan sampai karena persoalan administrasi atau perubahan status desil yang tidak akurat, hak warga miskin untuk mendapatkan layanan kesehatan justru terhambat,” ujar Johar, Minggu (19/04).

Sebagai unsur pimpinan Komisi IV yang membidangi sektor kesehatan dan kesejahteraan rakyat, Johar menegaskan bahwa persoalan validitas data penerima bantuan harus menjadi perhatian serius.

Ia mengingatkan bahwa kebijakan berbasis data wajib memenuhi prinsip akurasi, transparansi, dan akuntabilitas agar tidak merugikan kelompok rentan.


Selain menyoroti persoalan pendataan, Johar juga meminta seluruh rumah sakit dan puskesmas di wilayah Aceh Timur agar tidak bersikap kaku dalam memberikan pelayanan kepada pasien dari keluarga prasejahtera.

Menurutnya, fasilitas kesehatan harus mengedepankan tindakan medis dan keselamatan pasien, tanpa membebani masyarakat dengan prosedur administrasi yang berbelit-belit.

Ia juga mendorong instansi terkait segera melakukan validasi ulang data masyarakat agar tidak ada warga miskin yang menjadi korban salah sasaran akibat perubahan kategori desil.

Langkah tersebut dinilai penting untuk memastikan bantuan iuran jaminan kesehatan tepat sasaran dan sesuai kondisi ekonomi masyarakat saat ini.


Di samping itu, Johar meminta kejelasan mengenai skema pengelolaan iuran kesehatan masyarakat, termasuk isu pemotongan maupun penghapusan kepesertaan yang belakangan menimbulkan polemik di tengah masyarakat.

Menurutnya, pemerintah harus memberikan penjelasan terbuka agar tidak menimbulkan keresahan berkepanjangan.

“Kesehatan adalah hak dasar warga negara. Kami di DPRK Aceh Timur tidak akan tinggal diam melihat masyarakat resah hanya untuk mendapatkan layanan berobat.

Kami minta pemerintah hadir memberikan jaminan, bukan malah membebani masyarakat dengan ketidakpastian data,” tegas politisi Partai NasDem itu.


Johar memastikan Fraksi NasDem di DPRK Aceh Timur akan terus mengawal persoalan tersebut hingga lahir solusi konkret yang berpihak kepada masyarakat, khususnya warga miskin yang sangat bergantung pada program jaminan kesehatan pemerintah.

 

#partainasdemberanibersuara

#acehtimur

#garang-garang-garang

 

Berita Terkait

Isteri Gubernur, Marlina Muzakir Turun ke Dapur TAGANA, Ikut Bungkus Nasi untuk Korban Banjir Aceh Selatan
Wujudkan Kearsipan Modern, DISKOMDIGPUS Gelar Sosialisasi
Bupati Pidie Jaya Kunci Arah Pemulihan Pascabanjir, Dua Hari Pendalaman Disiapkan untuk Merumuskan Langkah Strategis
Dinsos Aceh Salurkan Bantuan Tahap Kedua kepada Tujuh KK Korban Kebakaran Punie
Banjir Berulang Jadi Perhatian, Bupati Pidie Jaya Dorong Penanganan Sungai Ulim Tuntas 2026
Pemko Langsa Kunjungi dan Serahkan Bantuan Sosial kepada Ibu Nur Asiah di Sungai Pauh Induk
SMSI Aceh Besar Audiensi dengan Bupati, Pelantikan Dirangkai Maulid dan Penganugerahan Tokoh
Kantor PKK Aneuk Galong Titi Dilalap Api, Bangunan dan Dokumen Rusak Berat

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 21:06 WIB

Perkuat Sinergi Keamanan, Kalapas Narkotika Samarinda Kunjungi Polresta Samarinda

Senin, 2 November 2026 - 19:43 WIB

Lapas Narkotika Samarinda Perkuat Integritas dan Solidaritas Melalui Apel Pagi Senin

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 00:36 WIB

Lapas Narkotika Samarinda Gelar Sidang TPP, Bahas 34 Usulan Warga Binaan

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 00:29 WIB

Jumat Berkah, Lapas Narkotika Samarinda Salurkan 75 Kg Beras untuk Masyarakat RT 22 Samarinda Utara

Kamis, 29 Oktober 2026 - 21:26 WIB

Dukung Ketahanan Pangan, Lapas Narkotika Samarinda Panen Kangkung Hasil Pembinaan Kemandirian Warga Binaan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 21:19 WIB

Majelis Taklim Jadi Sarana Pembinaan Kepribadian Warga Binaan Lapas Narkotika Samarinda

Rabu, 28 Oktober 2026 - 23:14 WIB

Kalapas Narkotika Samarinda Ikuti Pelantikan Pimpinan Tinggi Kemenimipas dan Kick Off Hari Bakti ke-2 Tahun 2026 Secara Virtual

Rabu, 28 Oktober 2026 - 23:08 WIB

Peringati Hari Sumpah Pemuda ke-98, Lapas Narkotika Samarinda Kobarkan Semangat Patriotik, Gigih, dan Berempati

Berita Terbaru