TLii|Aceh|Lhokseumawe, 09 April 2026 — Pemerintah Kota (Pemko) Lhokseumawe menunjukkan keseriusannya dalam membenahi lingkungan dengan menggenjot program revitalisasi Waduk Pusong. Langkah ini merupakan tindak lanjut dari arahan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, dalam mendorong gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah).
Komitmen tersebut sebelumnya ditegaskan dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan Daerah 2026 yang berlangsung pada 2 Februari 2026 di Sentul, Bogor. Dalam arahannya, Presiden menyoroti pentingnya penanganan sampah secara terpadu sebagai bagian dari upaya menjaga keberlanjutan lingkungan.
“Ini untuk rakyat kita, sampah itu bencana, sampah itu penyakit. Pariwisata tak akan bertahan jika lingkungan kotor,” tegas Presiden.
Menindaklanjuti hal tersebut, Pemko Lhokseumawe bergerak cepat dengan melakukan revitalisasi Waduk Pusong secara bertahap. Sejumlah pekerjaan utama difokuskan pada pengangkatan sedimentasi, pembersihan tumpukan sampah, serta penggantian pintu air guna mengoptimalkan fungsi pengendalian air.
Untuk mempercepat proses, pemerintah juga menurunkan alat berat berupa excavator di lokasi. Upaya ini diharapkan mampu mengembalikan fungsi waduk sekaligus mengurangi potensi banjir di kawasan sekitar.
Kepala Dinas Kominfo Lhokseumawe, Taruna Putra Satya, yang juga bertindak sebagai juru bicara Pemko, menegaskan bahwa revitalisasi ini bukan sekadar program rutin, melainkan langkah strategis untuk meningkatkan kualitas lingkungan perkotaan.
“Revitalisasi Waduk Pusong ini mencakup pengangkatan sedimentasi dan penggantian pintu air agar fungsi pengendalian air optimal. Ini penting untuk mengurangi risiko banjir serta menciptakan lingkungan yang lebih sehat dan tertata,” ujarnya, Kamis (09/04/2026).
Ia juga menekankan pentingnya keterlibatan masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan. Menurutnya, upaya pemerintah tidak akan maksimal tanpa dukungan dan kesadaran bersama.
“Upaya pemerintah harus didukung oleh kesadaran bersama. Mari kita jaga lingkungan kita mulai dari hal-hal sederhana, demi Lhokseumawe yang lebih bersih, indah, dan berkelanjutan,” tambahnya.
Melalui program ini, Pemko Lhokseumawe tidak hanya fokus pada penanganan sampah, tetapi juga memastikan keberlanjutan fungsi infrastruktur lingkungan yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat.
Dengan semangat kolaborasi, Lhokseumawe terus bergerak menuju kota yang lebih bersih, tertata, dan layak huni, hari ini hingga masa depan.


































