Rumah Hanyut Diterjang Banjir, Lansia di Aceh Utara Masih Menunggu Janji

RAMAZANI

- Redaksi

Sabtu, 25 April 2026 - 18:14 WIB

5041 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TLii|Aceh|Aceh Utara — Sudah hampir lima bulan sejak banjir besar menerjang Kecamatan Pirak Timu pada 26 November 2025 lalu. Namun hingga kini, seorang lansia bernama Barensyah (68), warga Desa Alue Bungkoh, masih harus bertahan hidup dalam kondisi memprihatinkan tanpa kejelasan bantuan.

 

Rumah yang selama ini menjadi tempat tinggalnya hanyut dibawa arus banjir. Sejak itu, Barensyah hanya mampu membangun hunian darurat dari sisa-sisa material seadanya. Kondisi tempat tinggal tersebut jauh dari layak huni, dengan dinding papan sederhana dan atap yang tidak memadai untuk melindungi dari cuaca.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

 

 

Kondisi rumah di saat di terjang banjir ( foto dokumentasi )

 

 

Hidup seorang diri karena anak-anaknya telah berkeluarga, Barensyah mengaku hingga saat ini belum menerima bantuan apa pun, baik berupa hunian tetap (huntap) maupun uang jatah hidup (jadup). Padahal, sejumlah wilayah lain yang terdampak banjir dilaporkan telah menerima bantuan serupa.

 

“Saya hanya bisa menunggu. Sudah beberapa kali orang kecamatan dan Geuchik datang, katanya mau diusulkan rumah. Tapi sampai sekarang belum ada kabar,” ujarnya.

 

Menurut pengakuannya, aparat kecamatan dan pemerintah desa telah tiga kali mengunjungi dirinya dan menjanjikan pengusulan bantuan rumah. Namun hingga Sabtu (25/4/26), belum ada realisasi yang diterima.

 

Kondisi ini menambah beban bagi Barensyah yang di usia lanjut harus bertahan dalam keterbatasan. Ia berharap pemerintah dapat segera memberikan perhatian nyata terhadap nasibnya.

 

“Harapan saya hanya satu, ingin punya rumah yang layak untuk tinggal,” tuturnya.

 

Kasus ini menjadi pengingat bahwa masih ada korban bencana yang belum tersentuh bantuan secara merata, khususnya kelompok rentan seperti lansia yang hidup sendiri. Pemerintah diharapkan segera mengambil langkah konkret agar tidak ada lagi warga yang terabaikan pascabencana.

Berita Terkait

Polres Aceh Tenggara Amankan 4 Pelaku, Ratusan Paket Ganja Disita
Tinjut CC 110, Polsek Siantar Marihat Cek TKP Laporan Keributan di Jalan Melanthon Siregar
Polsek Siantar Timur Respon Cepat Keluhan Warga di Jalan Sentosa Bawah
Wali Kota Lhokseumawe Bersama Ketua Forikan Salurkan Bantuan Benur Udang Vaname dari BPBAP Ujung Batee di Blang Mangat
Tidak Hanya Bangun Rumah Warga, Program TMMD 128 Juga Sasar Sarana Pendidikan di Alue Canang
Pisah-Sambut Ka. Rutan Kelas II Balige, Bupati Toba : Perkuat Tali Silaturahmi dan Koordinasi
Sat Reskrim Polres Pelabuhan Belawan Tangkap Pelaku Perusakan dan Pencurian Sepeda Motor
Curi Tas Saat Jamaah Sujud, Pria Asal Sumut Diciduk Polisi di Banda Sakti

Berita Terkait

Sabtu, 25 April 2026 - 19:53 WIB

Polres Aceh Tenggara Amankan 4 Pelaku, Ratusan Paket Ganja Disita

Sabtu, 25 April 2026 - 19:42 WIB

Tinjut CC 110, Polsek Siantar Marihat Cek TKP Laporan Keributan di Jalan Melanthon Siregar

Sabtu, 25 April 2026 - 19:39 WIB

Polsek Siantar Timur Respon Cepat Keluhan Warga di Jalan Sentosa Bawah

Sabtu, 25 April 2026 - 19:27 WIB

Wali Kota Lhokseumawe Bersama Ketua Forikan Salurkan Bantuan Benur Udang Vaname dari BPBAP Ujung Batee di Blang Mangat

Sabtu, 25 April 2026 - 18:14 WIB

Rumah Hanyut Diterjang Banjir, Lansia di Aceh Utara Masih Menunggu Janji

Sabtu, 25 April 2026 - 15:25 WIB

Pisah-Sambut Ka. Rutan Kelas II Balige, Bupati Toba : Perkuat Tali Silaturahmi dan Koordinasi

Sabtu, 25 April 2026 - 15:06 WIB

Sat Reskrim Polres Pelabuhan Belawan Tangkap Pelaku Perusakan dan Pencurian Sepeda Motor

Sabtu, 25 April 2026 - 14:22 WIB

Curi Tas Saat Jamaah Sujud, Pria Asal Sumut Diciduk Polisi di Banda Sakti

Berita Terbaru