Juara Fashion Show Wastra Disporapar Hadirkan Nuansa Baru di CFD Kota Langsa, (Foto : Timelinesinews.com).
TIMELINES INEWS INVESTIGASI
Kota Langsa – Keindahan kain tradisional dan ragam motif khas daerah menjadi pusat perhatian masyarakat dalam gelaran Car Free Day (CFD) Kota Langsa di Lapangan Merdeka, Minggu (14/6/2026). Melalui kegiatan Fashion Show Lokal Wastra Daerah dan Lomba Melukis Budaya, Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Kota Langsa menghadirkan ruang kreatif bagi generasi muda untuk mengenal, mencintai, sekaligus melestarikan warisan budaya daerah.
Mengusung tema “Melestarikan Kebudayaan Melalui Karya Fashion Wastra Daerah Kota Langsa”, kegiatan tersebut menjadi salah satu daya tarik utama dalam rangkaian CFD yang dipadati masyarakat dari berbagai kalangan.
Kepala Disporapar Kota Langsa, Banta Ahmad, mengatakan bahwa kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sarana edukasi budaya yang mampu menumbuhkan kebanggaan generasi muda terhadap identitas daerahnya.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin memberikan ruang bagi anak-anak dan generasi muda untuk mengekspresikan kreativitas sekaligus menumbuhkan kecintaan terhadap budaya dan kearifan lokal. Budaya harus terus diwariskan dan dikenalkan agar tetap hidup di tengah perkembangan zaman,” ujar Banta Ahmad.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia, dewan juri, peserta, serta para sanggar dan sekolah yang telah berpartisipasi menyukseskan kegiatan tersebut.
Sementara itu, Kabid Ekonomi Kreatif Disporapar Kota Langsa, Wirawati, menjelaskan bahwa fashion show wastra daerah diikuti 19 peserta dari jenjang SD hingga SMA dalam satu kategori umum. Para peserta tampil percaya diri mengenakan busana bernuansa budaya lokal yang memadukan unsur tradisional dengan sentuhan kreativitas generasi muda.
Selain peragaan busana, Disporapar juga menggelar Lomba Melukis Budaya Daerah yang diikuti 14 peserta. Selama lima jam, para peserta menuangkan ide dan imajinasi mereka ke atas kanvas dengan mengangkat tema budaya dan identitas Kota Langsa.
Penilaian dilakukan oleh tiga dewan juri yang memiliki kompetensi di bidang seni dan budaya, yakni Ibu Wanti, Ibu Rita, dan Bapak Baim.
Untuk lomba Fashion Show Wastra Daerah, Juara I diraih peserta nomor urut 12 binaan Sanggar Bijeh Jeumpa Langsa, Juara II peserta nomor urut 01 binaan Sanggar Kartini Gallery SMKN 3 Langsa, dan Juara III peserta nomor urut 08 binaan MIN 2 Langsa. Sementara Juara Harapan I hingga III masing-masing diraih peserta nomor urut 17, 06, dan 19.
Panitia menyediakan hadiah berupa uang tunai, sertifikat, dan bingkisan. Juara I memperoleh Rp2 juta, Juara II Rp1,7 juta, dan Juara III Rp1,5 juta.
Melalui kegiatan ini, Disporapar Kota Langsa berharap generasi muda semakin mengenal dan mencintai warisan budaya daerah. Kehadiran fashion show wastra dan lomba melukis budaya dalam rangkaian CFD tidak hanya menambah semarak suasana, tetapi juga menjadi langkah nyata dalam menjaga eksistensi budaya lokal agar tetap lestari dan relevan bagi generasi masa depan.



























