TLII | BANDA ACEH — Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Aceh, Ismunandar Badruzzaman, S.T., melakukan kunjungan silaturahmi dengan Gubernur Aceh, H.Muzakir Manaf yang akrab disapa Muallem, serta Wakil Gubernur Aceh, Fadlullah, S.E., di Anjong Mon Mata, Komplek Pendopo Gubernur Aceh, Rabu (15 April 2026).
Pertemuan tersebut berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban. Selain sebagai ajang silaturahmi, momentum ini juga dimanfaatkan untuk bertukar gagasan strategis terkait percepatan pembangunan di Provinsi Aceh.
Dalam kesempatan itu, Ismunandar menyampaikan sejumlah saran konstruktif kepada Pemerintah Aceh.
Ia menegaskan pentingnya memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dengan seluruh elemen masyarakat, termasuk partai politik, dalam mendorong pembangunan yang berkelanjutan dan merata.
Menurutnya, percepatan pembangunan harus difokuskan pada sektor-sektor prioritas yang memberikan dampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat.
Sektor tersebut meliputi peningkatan kualitas pendidikan, penguatan ekonomi berbasis masyarakat, serta optimalisasi potensi daerah yang selama ini belum tergarap secara maksimal.
“Pembangunan Aceh ke depan harus berbasis pada kebutuhan riil masyarakat. Kami dari PKS siap memberikan dukungan, termasuk masukan konstruktif, agar program-program pemerintah dapat berjalan efektif dan tepat sasaran,” ujar Ismunandar.
Ia juga menekankan pentingnya penerapan tata kelola pemerintahan yang transparan dan akuntabel. Menurutnya, kepercayaan publik merupakan modal utama dalam menjalankan roda pemerintahan.
Oleh karena itu, keterbukaan informasi serta penguatan sistem pengawasan harus terus ditingkatkan guna menciptakan pemerintahan yang bersih dan profesional.
Gubernur Aceh, Muzakir Manaf, menyambut baik kunjungan tersebut dan mengapresiasi masukan yang disampaikan oleh DPW PKS Aceh.
Ia menilai partai politik memiliki peran strategis dalam memberikan kontribusi pemikiran demi kemajuan daerah.
Menurut Muallem, kolaborasi antara pemerintah dan berbagai pihak menjadi kunci utama dalam mempercepat pembangunan Aceh.
“Pemerintah Aceh terbuka terhadap berbagai masukan dari semua pihak. Hal ini penting dalam menyusun kebijakan yang lebih tepat dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, Wakil Gubernur Aceh, Fadlullah, menegaskan komitmen pemerintah dalam mendorong pembangunan yang inklusif dan berkeadilan. Ia menyebutkan bahwa pemerintah saat ini tengah menyiapkan berbagai program strategis yang difokuskan pada peningkatan kesejahteraan masyarakat, khususnya di sektor ekonomi dan pembangunan infrastruktur.
Dalam pertemuan tersebut, turut dibahas sejumlah isu aktual yang dihadapi Aceh, seperti penguatan sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), peningkatan investasi daerah, serta pengembangan sumber daya manusia (SDM).
Seluruh pihak sepakat bahwa percepatan pembangunan harus dilakukan secara terencana, terukur, dan melibatkan partisipasi aktif masyarakat.
Silaturahmi ini diharapkan menjadi awal dari komunikasi yang lebih intens dan konstruktif antara DPW PKS Aceh dan Pemerintah Aceh.
Dengan sinergi yang kuat, berbagai tantangan pembangunan diyakini dapat diatasi secara bersama-sama.
Di akhir pertemuan, Ismunandar kembali menegaskan komitmen PKS untuk terus mendukung program-program pemerintah yang berpihak kepada rakyat.
Ia berharap kolaborasi yang terjalin mampu memberikan dampak nyata bagi kemajuan Aceh serta meningkatkan kesejahteraan seluruh masyarakat.*[]


































