Timelineinews [] PIDIE JAYA – Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya melakukan perombakan di sektor pendidikan dengan melantik sebanyak 38 guru menjadi kepala sekolah. Pelantikan dilakukan langsung oleh Bupati Sibral Malasyi dalam prosesi pengambilan sumpah dan janji jabatan di Aula Cot Trieng, Kantor Bupati, Senin (20/4/2026).
Kegiatan tersebut turut dirangkaikan dengan penyerahan “Japakeh Award” sebagai bentuk apresiasi terhadap kinerja aparatur di lingkungan pemerintah daerah.
Pelantikan ini mengacu pada surat usulan Nomor Peg.821.2/42/2026 tertanggal 5 Februari 2026 yang telah memperoleh pertimbangan teknis dari Badan Kepegawaian Negara (BKN).
Perombakan terjadi di berbagai jenjang pendidikan, mulai dari SMP, SD hingga taman kanak-kanak (TK). Di tingkat SMP, sejumlah kepala sekolah mengalami rotasi, di antaranya di SMP Negeri 1 Bandar Baru, SMP Negeri 1 Panteraja, dan SMP Negeri 1 Bandar Dua.
Sementara itu, pada jenjang SD, mutasi berlangsung lebih luas dengan penempatan kepala sekolah baru di sejumlah kecamatan seperti Bandar Baru, Trienggadeng, Meureudu, Ulim, Bandar Dua, hingga Jangka Buya.
Tidak hanya itu, perombakan juga menyasar jenjang TK dengan penugasan kepala sekolah di sejumlah TK Negeri, termasuk TK Negeri Bungong Meulu, TK Negeri Pembina Meureudu, hingga TK Negeri Al-Hikmah.
Dalam arahannya, Bupati Sibral Malasyi menegaskan bahwa pelantikan ini merupakan langkah strategis untuk mendorong peningkatan kualitas pendidikan di Pidie Jaya.
“Ini bukan sekadar rotasi jabatan, tetapi upaya memperkuat kepemimpinan sekolah agar mampu menciptakan perubahan nyata,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya peran kepala sekolah sebagai motor penggerak dalam meningkatkan mutu pendidikan sekaligus membentuk karakter peserta didik.
Dengan perombakan tersebut, diharapkan kualitas pendidikan di Pidie Jaya dapat semakin meningkat, merata, dan mampu menjawab tantangan perkembangan zaman. (***)

































