TLii | BAPAS KLS I PALANGKA RAYA
26/05/2026
TIMELINES INEWS INVESTIGASI Palangka Raya Dalam rangka membangun kolaborasi strategis di bidang pengamanan Pemasyarakatan, khususnya di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) dan Rumah Tahanan Negara (Rutan), Balai Pemasyarakatan (Bapas) Palangka Raya mengikuti kegiatan silaturahmi dan audiensi bersama Pangdam XXII/Tambun Bungai, Mayjen TNI Zainul Arifin, Selasa (26/5/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Kodam XXII/Tambun Bungai tersebut dihadiri oleh Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kalimantan Tengah, I Putu Murdiana, beserta seluruh Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan se-Kota Palangka Raya.

Dalam audiensi tersebut, sejumlah hal strategis dibahas, di antaranya peningkatan keamanan, pembinaan, serta penguatan disiplin di lingkungan Pemasyarakatan.

Koordinasi dan sinergi lintas sektoral ini menjadi langkah penting untuk memastikan seluruh UPT Pemasyarakatan tetap aman, terkendali, dan mendukung pelaksanaan reformasi birokrasi.
I Putu Murdiana menyampaikan apresiasi atas dukungan TNI dalam berbagai kegiatan pengamanan di lapangan.
“Kami mengucapkan terima kasih atas dukungan rekan-rekan TNI dalam pelaksanaan tugas di lapangan, mulai dari razia hingga berbagai kegiatan lain yang berkaitan dengan penguatan dan pengamanan di Lapas maupun Rutan,” ujarnya.
Sementara itu, Mayjen TNI Zainul Arifin menegaskan komitmen Kodam XXII/Tambun Bungai dalam mendukung setiap upaya peningkatan integritas dan keamanan di wilayah tugasnya.
Ia menyampaikan bahwa sinergi dan koordinasi antarinstansi menjadi kunci dalam menciptakan lingkungan yang aman, tertib, dan kondusif.
Kepala Bapas Palangka Raya, Theo Adrianus, juga menyatakan komitmennya untuk terus mendukung kerja sama lintas sektor, termasuk dalam pelatihan kedisiplinan serta penguatan keamanan guna menciptakan kondisi Pemasyarakatan yang lebih baik.
“Audiensi ini merupakan bukti nyata komitmen sinergi lintas sektor untuk bersama-sama mewujudkan lingkungan yang aman serta mendukung upaya rehabilitasi dan reintegrasi sosial sebagai bagian dari visi reformasi pemerintahan yang transparan dan berdaya guna,” kata Theo Adrianus, Tegasnya.
(***)



























