PT KAI Divre I Sumut: Stasiun Kuala Tanjung Layani 7.565 TEUs Jan-Mei 2026, Jembatan KEK Sei Mangkei ke Pelabuhan

RULI SISWEMI

- Redaksi

Minggu, 21 Juni 2026 - 13:31 WIB

50109 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_131072

Oplus_131072

TLii | MEDAN | PT KAI PERSERO DIVRE I SUMUT

21/06/2026

TIMELINES INEWS INVESTIGASI, Medan, 21 Juni 2026 Stasiun Kuala Tanjung semakin mengukuhkan posisinya sebagai simpul utama integrasi logistik multimoda di Sumatera Utara. Sepanjang periode Januari hingga Mei 2026, volume angkutan barang melalui stasiun yang terhubung langsung dengan Pelabuhan Kuala Tanjung tersebut tumbuh signifikan sebesar 56 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional I Sumatera Utara mencatat total aktivitas bongkar muat peti kemas di Stasiun Kuala Tanjung mencapai 7.565 TEUs (Twenty-foot Equivalent Units). Jumlah tersebut meningkat dibandingkan periode Januari–Mei 2025 yang tercatat sebanyak 4.846 TEUs.

Dari total volume yang dilayani, sebanyak 6.341 TEUs merupakan peti kemas yang diangkut menggunakan kereta api dan dibongkar langsung di kawasan pelabuhan. Selanjutnya, komoditas tersebut didistribusikan melalui jalur laut dari Pelabuhan Kuala Tanjung untuk memenuhi kebutuhan pasar domestik maupun ekspor ke berbagai negara.

Manager Humas KAI Divre I Sumatera Utara, Anwar Yuli Prastyo, mengatakan capaian tersebut menunjukkan semakin pentingnya peran kereta api dalam mendukung rantai pasok modern dan efisien.

“Hal ini semakin mempertegas peran kereta api sebagai jembatan mobilitas dan integrator multimoda yang menghubungkan kawasan industri, seperti Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sei Mangkei, langsung dengan angkutan laut di Pelabuhan Kuala Tanjung,” ujar Anwar.

Menurutnya, integrasi yang kuat antara jaringan rel dan pelabuhan mampu mengurangi hambatan distribusi barang yang selama ini berkontribusi terhadap tingginya biaya logistik. Upaya tersebut juga sejalan dengan target pemerintah untuk menurunkan biaya logistik nasional dari 14,29 persen menjadi 12,5 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB).

Selain meningkatkan efisiensi distribusi, penggunaan kereta api sebagai moda angkutan barang memberikan kepastian waktu tempuh dan keamanan pengiriman komoditas. Kondisi ini dinilai mampu meningkatkan daya saing produk-produk ekspor asal Sumatera Utara di pasar internasional.

Tak hanya berdampak pada sektor ekonomi, pergeseran angkutan logistik dari jalan raya ke jalur kereta api juga memberikan manfaat bagi lingkungan. KAI Divre I Sumatera Utara mencatat penggunaan moda kereta api dapat membantu mengurangi kepadatan lalu lintas sekaligus menekan emisi karbon secara signifikan.

“Dengan memindahkan beban logistik ke rel, KAI Divre I Sumatera Utara tidak hanya turut memangkas biaya logistik dan mengurangi kepadatan jalan raya, tetapi juga mereduksi emisi karbon hingga 75 persen. Ini adalah wujud nyata green logistics untuk Sumatera Utara,” jelas Anwar.

Potensi pengembangan Stasiun Kuala Tanjung sebagai pusat logistik terpadu juga masih sangat besar. Saat ini, kawasan tersebut didukung oleh lapangan penumpukan peti kemas dengan kapasitas mencapai 1.200 TEUs yang siap mengakomodasi peningkatan arus barang di masa mendatang.

Anwar menegaskan, KAI akan terus memperkuat integrasi fisik maupun digital guna menjadikan Kuala Tanjung sebagai pusat logistik masa depan yang modern, efisien, dan berkelanjutan.

“Melalui lompatan volume dan penguatan integrasi fisik serta digital yang terus berjalan, KAI berkomitmen menjadikan Stasiun Kuala Tanjung sebagai pusat logistik masa depan.

Transformasi ini memastikan terciptanya ekosistem distribusi yang tidak hanya modern dan kompetitif di tingkat regional, tetapi juga berkelanjutan bagi lingkungan,”  Tandasnya.

(***)

Berita Terkait

Mengenal Lebih Dekat Bapas Kelas I Medan, Bersama Melayani dan Mengabdi
Stasiun Belawan Catat 18.636 TEUs Peti Kemas, KAI Dorong Integrasi Kereta Api-Pelabuhan di Sumut
Lapas Pemuda Kelas III Langkat: Tempat Belajar, Berkarya, dan Menyiapkan Diri Kembali ke Masyarakat
Kalapas Tebing Tinggi: Kepatuhan Tata Tertib Kunci Ciptakan Lapas yang Aman dan Kondusif
Imigrasi Sumut Dorong Reformasi Birokrasi Berorientasi pada Pelayanan Dan Kepercayaan Publik
BNCT Perkuat Sinergi Pelindo Group Lewat Prestasi Juara III Bulu Tangkis Di Medan
Barang Bukti Narkoba Senilai 82 Perkara Dimusnahkan Polres Pelabuhan Belawan Secara Transparan
Tampil Kompetitif Di Kandang Sendiri, BNCT Amankan Juara II Tenis Meja Internal Pelindo Group

Berita Terkait

Selasa, 1 September 2026 - 18:04 WIB

Zero Narkoba”, Lapas Perempuan Pekanbaru Pastikan Pegawai dan WBP Bersih Lewat Tes Urine

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 11:21 WIB

Apresiasi Prestasi WBP”, Lapas Perempuan Pekanbaru Tutup PORSENAP dengan Pembagian Hadiah

Jumat, 28 Agustus 2026 - 20:12 WIB

Dukung Program Akselerasi, Lapas Perempuan Pekanbaru Bekali WBP Keterampilan Pertanian

Jumat, 28 Agustus 2026 - 19:54 WIB

Maulid Nabi di Lapas Perempuan Pekanbaru: Momentum Perbaiki Diri dan Perkuat Iman WBP

Kamis, 27 Agustus 2026 - 20:34 WIB

Panen Hasil Kerja Keras, Warga Binaan Lapas Perempuan Pekanbaru Buktikan Semangat Kemandirian

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 20:03 WIB

Rumah Gizi Lapas Perempuan Pekanbaru Jadi Ruang Edukasi dan Perlindungan Anak Warga Binaan

Jumat, 21 Agustus 2026 - 01:28 WIB

Melalui Panen Kangkung, Lapas Perempuan Pekanbaru Bekali WBP Keterampilan dan Kemandirian

Rabu, 19 Agustus 2026 - 20:48 WIB

Lapas Perempuan Pekanbaru Rutin Periksa Kesehatan Warga Binaan

Berita Terbaru

BMA Sebut Muzaki Terbesar di Aceh

ACEH

Bank Aceh Salurkan Zakat Perusahaan Rp11,94 Miliar

Rabu, 2 Sep 2026 - 00:58 WIB