KAI Divre I Sumut: Stasiun Padang Halaban Terus Optimalkan Fungsi Logistik dan Konektivitas Sejak 1937

RULI SISWEMI

- Redaksi

Minggu, 30 Agustus 2026 - 20:00 WIB

50122 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_131072

Oplus_131072

TLii | MEDAN | PT KAI PERSERO DIVRE I SUMUT

30/08/2026

TIMELINES INEWS INVESTIGASI Labuhanbatu Utara, 30 Agustus 2026 Stasiun Padang Halaban di Desa Perkebunan Panigoran, Kecamatan Aek Kuo, Kabupaten Labuhanbatu Utara, terus menunjukkan perannya sebagai simpul mobilitas masyarakat sekaligus penggerak perekonomian daerah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sepanjang Januari hingga Juli 2026, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional I Sumatera Utara mencatat Stasiun Padang Halaban melayani 11.365 pelanggan, meningkat sekitar 20 persen dibandingkan periode yang sama pada 2025 yang mencapai 9.450 pelanggan.

Manager Humas KAI Divre I Sumatera Utara, Anwar Yuli Prastyo, mengatakan keberadaan Stasiun Padang Halaban memiliki sejarah panjang yang tidak terlepas dari perkembangan kawasan perkebunan di Labuhanbatu Utara.
Stasiun tersebut resmi beroperasi pada 1937, bersamaan dengan rampungnya pembangunan jalur kereta api Kisaran–Rantauprapat.

Sejak awal, stasiun ini memiliki fungsi strategis dalam mendukung aktivitas perkebunan, khususnya untuk pengangkutan komoditas kelapa sawit dan karet.

“Hampir sembilan dekade berlalu, Stasiun Padang Halaban tetap menjalankan fungsinya menghubungkan kawasan perkebunan dengan pusat-pusat ekonomi seperti Rantauprapat, Kisaran, Tebing Tinggi, hingga Medan,” ujar Anwar.

Hingga kini, angkutan komoditas perkebunan yang masih dilayani dari Stasiun Padang Halaban berupa crude palm oil (CPO) dan palm kernel oil (PKO) melalui jalur simpang menuju Pabrik Kelapa Sawit (PKS) PT SMART.

Namun, seiring meningkatnya kebutuhan mobilitas masyarakat, fungsi stasiun turut berkembang. Dari yang sebelumnya lebih dikenal sebagai simpul logistik perkebunan, Stasiun Padang Halaban kini menjadi salah satu akses penting transportasi masyarakat.

Peran tersebut didukung oleh operasional enam perjalanan KA Sribilah Utama setiap hari yang berhenti di Stasiun Padang Halaban untuk melayani aktivitas naik dan turun penumpang.

Menurut Anwar, layanan kereta api tidak hanya memberikan akses transportasi yang aman, nyaman, dan tepat waktu bagi masyarakat sekitar, tetapi juga turut membuka akses terhadap potensi wisata yang ada di Labuhanbatu Utara.

Salah satu destinasi yang berada tidak jauh dari stasiun adalah jalur simpang menuju PKS PT SMART yang dikenal masyarakat sebagai Lorong Negeri atau Padang Halaban View. Kawasan tersebut memiliki daya tarik berupa jalur kereta api yang dinaungi pepohonan tua dan lebat hingga membentuk suasana seperti terowongan hijau.

“Sambil menunggu jalur tersebut kembali digunakan untuk melayani angkutan CPO dari PKS menuju ke stasiun, saat ini lokasi tersebut banyak digunakan oleh masyarakat sebagai destinasi wisata fotografi,” kata Anwar.

Meski layanan angkutan komoditas perkebunan melalui jalur tersebut terakhir tercatat aktif pada 2025 dan saat ini belum kembali beroperasi, KAI Divre I Sumatera Utara tetap melihat potensi pengembangan angkutan barang pada masa mendatang.

Kesiapan layanan perkeretaapian dan kebutuhan pengiriman komoditas menjadi peluang yang dapat terus dikembangkan untuk mendukung efisiensi distribusi logistik sekaligus pertumbuhan ekonomi daerah.

“Stasiun Padang Halaban adalah bukti nyata bagaimana perkeretaapian mampu bertransformasi dari sarana pengangkut hasil bumi menjadi jembatan mobilitas masyarakat sekaligus penopang distribusi logistik.

KAI Divre I Sumatera Utara berkomitmen untuk terus memperkuat dan mengoptimalkan peran strategis ini demi mendukung konektivitas serta pertumbuhan ekonomi di Sumatera Utara,” pungkas Anwar, Ungkapnya.

(***)

Berita Terkait

Pemkab dan DPRD Kabupaten Toba Tandatangani Persetujuan Ranperda P. APBD 2026
DPRD Toba Bahas dan Tetapkan Ranperda P-APBD 2026
Gunung Sinabung Erupsi, Polda Sumut Siagakan 100 Personel Brimob dan Peralatan Pendukung
PMT Perkuat Budaya K3 di Terminal Belawan Melalui Edukasi Titik Buta Alat Berat dan Kendaraan
PMT Maknai HUT RI ke-81 dengan Olahraga: Wujudkan Lingkungan Kerja Sehat dan Harmonis
Kawasan Industri Kuala Tanjung Siap Tumbuh: Infrastruktur Bertahap, Keberlanjutan Jadi Prioritas
Silaturahmi Kelembagaan, Lapas Tebing Tinggi Diskusikan Kesiapsiagaan Keamanan Bersama Koramil 13/TT
Lapas Kelas IIB Tebing Tinggi Kunjungi PN Tebing Tinggi, Samakan Persepsi Dukung Sistem Peradilan Pidana

Berita Terkait

Senin, 31 Agustus 2026 - 22:17 WIB

Pemkab dan DPRD Kabupaten Toba Tandatangani Persetujuan Ranperda P. APBD 2026

Senin, 31 Agustus 2026 - 22:07 WIB

DPRD Toba Bahas dan Tetapkan Ranperda P-APBD 2026

Senin, 31 Agustus 2026 - 19:37 WIB

Gunung Sinabung Erupsi, Polda Sumut Siagakan 100 Personel Brimob dan Peralatan Pendukung

Senin, 31 Agustus 2026 - 18:20 WIB

PMT Perkuat Budaya K3 di Terminal Belawan Melalui Edukasi Titik Buta Alat Berat dan Kendaraan

Senin, 31 Agustus 2026 - 10:20 WIB

Kawasan Industri Kuala Tanjung Siap Tumbuh: Infrastruktur Bertahap, Keberlanjutan Jadi Prioritas

Minggu, 30 Agustus 2026 - 22:41 WIB

Silaturahmi Kelembagaan, Lapas Tebing Tinggi Diskusikan Kesiapsiagaan Keamanan Bersama Koramil 13/TT

Minggu, 30 Agustus 2026 - 22:24 WIB

Lapas Kelas IIB Tebing Tinggi Kunjungi PN Tebing Tinggi, Samakan Persepsi Dukung Sistem Peradilan Pidana

Minggu, 30 Agustus 2026 - 20:00 WIB

KAI Divre I Sumut: Stasiun Padang Halaban Terus Optimalkan Fungsi Logistik dan Konektivitas Sejak 1937

Berita Terbaru

DAERAH

DPRD Toba Bahas dan Tetapkan Ranperda P-APBD 2026

Senin, 31 Agu 2026 - 22:07 WIB