31/08/2026
TIMELINES INEWS INVESTIGASI Belawan, 31 Juli 2026 PT Prima Multi Terminal (PMT) terus memperkuat budaya keselamatan dan kesehatan kerja (K3) di lingkungan operasional pelabuhan. Salah satunya dilakukan melalui kegiatan Ngobras & Safety Induction Bahaya Titik Buta (Blind Spot) yang digelar di Terminal Belawan dan diikuti sekitar 390 pekerja.

Kegiatan yang berlangsung dalam empat sesi tersebut diikuti operator alat, pengemudi kendaraan operasional, serta pekerja lapangan yang terlibat dalam aktivitas bongkar muat di Terminal Belawan.

Melalui kegiatan ini, para peserta mendapatkan edukasi mengenai potensi bahaya blind spot, termasuk cara mengenali titik-titik yang tidak terlihat oleh operator alat berat maupun kendaraan serta langkah mitigasi untuk mencegah terjadinya kecelakaan kerja.
Blind spot menjadi salah satu potensi bahaya yang perlu diwaspadai di area pelabuhan karena aktivitas alat berat, kendaraan operasional, dan pekerja berlangsung secara bersamaan. Kurangnya kewaspadaan terhadap area titik buta dapat meningkatkan risiko terjadinya insiden antara alat, kendaraan, dan pekerja.
Manager Pengelolaan Operasi Terminal 1 PMT, Harlem Susanto Purba, mengatakan pemahaman mengenai bahaya blind spot merupakan tanggung jawab seluruh pihak yang beraktivitas di area pelabuhan.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin meningkatkan kesadaran seluruh operator dan pekerja pelabuhan mengenai pentingnya memahami area blind spot. Keselamatan kerja merupakan tanggung jawab bersama, sehingga setiap individu harus memahami risiko yang ada dan menerapkan prosedur keselamatan secara disiplin dalam setiap aktivitas operasional,” ujar Harlem.
Ia menambahkan, edukasi keselamatan perlu dilakukan secara konsisten agar pemahaman mengenai K3 dapat diterapkan menjadi perilaku dalam aktivitas kerja sehari-hari.
“Kesadaran terhadap keselamatan harus menjadi budaya dalam setiap aktivitas kerja. Dengan memahami potensi risiko dan mematuhi prosedur yang berlaku, kita dapat mencegah terjadinya kecelakaan kerja dan menjaga operasional pelabuhan tetap berjalan dengan aman,” katanya.
Komitmen tersebut turut tercermin dari capaian K3 PMT di Terminal Belawan yang hingga saat ini mencatatkan nihil kecelakaan kerja atau zero accident.
Capaian tersebut menjadi motivasi bagi PMT untuk terus meningkatkan penerapan K3 melalui penguatan budaya keselamatan, peningkatan kompetensi pekerja, serta edukasi yang dilakukan secara berkelanjutan.
Selain memberikan pemahaman teknis mengenai bahaya blind spot, kegiatan Ngobras & Safety Induction juga menjadi sarana komunikasi antara manajemen dan pekerja. Para peserta diberikan kesempatan untuk berbagi pengalaman, menyampaikan masukan, serta mengidentifikasi potensi risiko yang ditemukan dalam aktivitas operasional di lapangan.
PMT berharap penguatan edukasi tersebut dapat semakin meningkatkan kepedulian seluruh pekerja terhadap keselamatan, sehingga tercipta lingkungan kerja yang aman sekaligus mendukung kelancaran dan Keamanan di lapangan, Ungkapnya.
(***)





























