TLii | SUMUT | PT PELINDO REGIONAL 1 BELAWAN
19/08/2026
TIMELINES INEWS INVESTIGASI Belawan PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 1 Belawan melibatkan masyarakat dan berbagai pemangku kepentingan dalam konsultasi publik terkait rencana pengembangan dan pengoperasian kawasan Pelabuhan Belawan, Kamis (13/8/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Aula Kantor Kecamatan Medan Belawan tersebut merupakan bagian dari proses penyusunan Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL).

Konsultasi publik membahas rencana pengerukan area kolam pelabuhan dan alur pelayaran serta penempatan material hasil pengerukan atau dumping.
Kegiatan dihadiri unsur Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, Pemerintah Kota Medan, KSOP Utama Belawan, Kecamatan Medan Belawan, kelurahan di wilayah Belawan, TNI dan Polri, organisasi serta kelompok nelayan, tokoh masyarakat, dan masyarakat sekitar.
Melalui konsultasi publik ini, Pelindo menyampaikan informasi mengenai rencana kegiatan sekaligus membuka ruang bagi masyarakat dan pemangku kepentingan untuk menyampaikan saran, pendapat, serta tanggapan yang akan menjadi bagian dalam proses penyusunan dokumen AMDAL.
Manager HSSE Regional 1 PT Pelabuhan Indonesia (Persero), M. Ismail Syahputra Ritonga, mengatakan konsultasi publik menjadi bagian penting untuk memperoleh masukan langsung dari masyarakat yang berada di sekitar wilayah rencana kegiatan.
“Kami ingin memastikan masyarakat mendapatkan informasi yang valid mengenai rencana kegiatan kepelabuhanan, khususnya di wilayah perairan, sekaligus memberikan ruang diskusi untuk menerima masukan dari masyarakat. Sehingga kegiatan jasa kepelabuhanan dapat berjalan beriringan dengan kepentingan masyarakat,” ujar Ismail.
Dalam sesi diskusi, masyarakat menyampaikan sejumlah masukan, terutama terkait aktivitas dan wilayah tangkap nelayan, lokasi penempatan material hasil pengerukan, potensi dampak terhadap lingkungan pesisir dan kegiatan perikanan, serta aspek keselamatan selama pelaksanaan pekerjaan.
Masyarakat juga berharap kegiatan pengerukan dapat mendukung peningkatan kedalaman alur sehingga pelayanan kapal di Pelabuhan Belawan dapat berjalan semakin optimal.
Executive General Manager PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 1 Belawan, Yusrizal, menegaskan bahwa keterlibatan masyarakat merupakan bagian penting dalam tahapan perencanaan kegiatan.
“Konsultasi publik menjadi ruang bagi kami untuk menyampaikan rencana kegiatan sekaligus mendengar secara langsung masukan dari masyarakat dan para pemangku kepentingan.
Masukan yang disampaikan menjadi bagian penting dalam proses penyusunan AMDAL agar rencana kegiatan tetap memperhatikan aspek lingkungan dan sosial di sekitar Pelabuhan Belawan,” kata Yusrizal.
Rencana pengerukan kolam pelabuhan dan alur pelayaran merupakan bagian dari upaya menjaga kesiapan infrastruktur perairan Pelabuhan Belawan dalam mendukung keselamatan dan kelancaran pelayanan kapal.
Dalam proses perencanaannya, Pelindo terus berkoordinasi dengan pemangku kepentingan serta mengikuti seluruh tahapan dan ketentuan yang berlaku.
Melalui konsultasi publik tersebut, Pelindo Regional 1 Belawan menegaskan komitmennya untuk mendorong pengembangan Pelabuhan Belawan yang tidak hanya mendukung peningkatan pelayanan kepelabuhanan, tetapi juga tetap memperhatikan keberlanjutan lingkungan dan kepentingan masyarakat sekitar, Pungkasnya.
(***)





























