TLii | SUMUT | RUTAN KLS IIB TANJUNG PURA
31/08/2026
TIMELINES INEWS INVESTIGASI Tanjung Pura, 31 Agustus 2026 Dalam upaya menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban (kamtib) di lingkungan pemasyarakatan, Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Tanjung Pura melaksanakan deteksi dini melalui pemeriksaan menyeluruh di area branggang dan kontrol blok hunian, Senin (31/8).

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari langkah preventif yang dilaksanakan secara rutin untuk memastikan kondisi fisik bangunan, fasilitas keamanan, serta lingkungan Rutan tetap dalam keadaan baik dan terkendali.

Pemeriksaan dipimpin langsung oleh Kepala Rutan Tanjung Pura, Fransisco Pandia, S.H., didampingi Kepala Kesatuan Pengamanan Rutan (Ka. KPR), jajaran staf, serta Regu Pengamanan yang bertugas.
Dalam pelaksanaannya, tim melakukan penyisiran secara menyeluruh di area branggang, termasuk memeriksa kondisi bangunan, saluran air, serta tanaman yang berada di sekitar area tersebut.
Pemeriksaan dilakukan sebagai langkah antisipatif untuk mendeteksi secara dini potensi gangguan keamanan maupun kerusakan fasilitas yang dapat memengaruhi kelancaran operasional Rutan.
Selain memastikan aspek keamanan fisik, kegiatan tersebut juga menjadi momentum bagi Karutan untuk berinteraksi langsung dengan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) di blok hunian. Fransisco Pandia menyempatkan diri berdialog dan menyerap aspirasi warga binaan terkait program pembinaan kemandirian.
Dalam dialog tersebut, warga binaan menyampaikan sejumlah harapan dan usulan mengenai kegiatan kemandirian yang dapat ditambahkan ke dalam program pembinaan yang telah berjalan. Aspirasi tersebut menjadi masukan bagi Rutan Tanjung Pura dalam mengembangkan program pembinaan yang lebih sesuai dengan kebutuhan dan potensi warga binaan.
“Kegiatan kontrol ini tidak hanya bertujuan untuk memastikan keamanan dan kondisi lingkungan Rutan, tetapi juga menjadi kesempatan bagi kami untuk mendengar langsung aspirasi warga binaan. Masukan tersebut akan menjadi bahan evaluasi dalam meningkatkan program pembinaan kemandirian,” ujar Fransisco.
Ia menegaskan bahwa keamanan dan pembinaan merupakan dua aspek yang harus berjalan beriringan dalam pelaksanaan tugas pemasyarakatan. Dengan deteksi dini yang dilakukan secara rutin serta komunikasi yang terbuka dengan warga binaan, diharapkan kondisi Rutan tetap aman dan kondusif sekaligus mampu memberikan pembinaan yang semakin bermanfaat.
Melalui kegiatan tersebut, Rutan Kelas IIB Tanjung Pura menunjukkan komitmennya untuk terus memperkuat deteksi dini gangguan keamanan sekaligus membangun pendekatan humanis dalam pelaksanaan pembinaan, guna mendukung terciptanya lingkungan pemasyarakatan yang aman, tertib, dan produktif, Ungkapnya.
(***)




































