Menjaga Denyut Rel Sejak 1915, Sesi Bejangkar Tetap Melayani Masyarakat Batu Bara

RULI SISWEMI

- Redaksi

Selasa, 22 September 2026 - 21:04 WIB

5088 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_131072

Oplus_131072

TLii | MEDAN | PT KAI PERSERO DIVRE I SUMUT

22/09/2026

TIMELINES INEWS INVESTIGASI,Batu Bara Lebih dari satu abad menjadi bagian dari perjalanan perkeretaapian di Sumatera Utara, Stasiun Sei Bejangkar di Desa Sei Bejangkar, Kecamatan Sei Balai, Kabupaten Batu Bara, hingga kini tetap melayani kebutuhan mobilitas masyarakat. Sepanjang Januari hingga Agustus 2026, stasiun tersebut telah melayani sebanyak 42.289 pelanggan, atau tumbuh 10 persen dibandingkan periode yang sama pada 2025 sebanyak 38.284 pelanggan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Stasiun Sei Bejangkar memiliki perjalanan sejarah panjang. Pada 6 Agustus 1915, peluit kereta api pertama kali menggema di wilayah tersebut seiring dibukanya jalur Rantau Laban–Tanjungbalai yang dibangun oleh perusahaan kereta api pada masa kolonial, Deli Spoorweg Maatschappij (DSM).

Sejak saat itu, Stasiun Sei Bejangkar menjadi salah satu bagian dari sejarah perkembangan transportasi di kawasan pesisir timur Sumatera Utara sekaligus saksi perjalanan masyarakat di wilayah Batu Bara.

Manager Humas PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional I Sumatera Utara, Anwar Yuli Prastyo, mengatakan keberadaan Stasiun Sei Bejangkar memiliki arti penting, tidak hanya dari sisi sejarah perkeretaapian, tetapi juga dalam mendukung mobilitas masyarakat hingga saat ini.

“Stasiun Sei Bejangkar memiliki perjalanan sejarah yang panjang. Lebih dari satu abad setelah mulai beroperasi, stasiun ini tetap dimanfaatkan masyarakat untuk melakukan perjalanan dengan kereta api,” ujar Anwar.

Menurutnya, kawasan Desa Sei Bejangkar dan sekitarnya masih memiliki aktivitas masyarakat yang erat dengan sektor pertanian dan perkebunan. Dalam konteks tersebut, kereta api menjadi salah satu sarana transportasi yang menghubungkan masyarakat dengan pusat-pusat kegiatan ekonomi di Sumatera Utara.

Pada masa awal pengoperasiannya, jalur kereta api di kawasan tersebut memiliki peran penting dalam mendukung pengangkutan hasil perkebunan. Seiring perkembangan wilayah dan kebutuhan masyarakat, fungsi perkeretaapian kemudian semakin berkembang sebagai moda transportasi massal bagi masyarakat umum.

Saat ini, Stasiun Sei Bejangkar melayani perjalanan KA Putri Deli relasi Medan–Tanjungbalai (PP). Layanan tersebut menjadi salah satu pilihan masyarakat Kecamatan Sei Balai dan wilayah sekitarnya untuk bepergian menuju Medan, Tanjungbalai, maupun daerah lain yang berada di sepanjang lintasan perjalanan kereta api.

Tingginya pemanfaatan layanan tersebut terlihat dari pertumbuhan jumlah pelanggan dalam tiga tahun terakhir. Pada Januari hingga Agustus 2024, Stasiun Sei Bejangkar melayani 35.466 pelanggan naik dan turun. Jumlah tersebut meningkat menjadi 38.284 pelanggan pada periode yang sama tahun 2025, atau tumbuh sekitar 8 persen.

Pertumbuhan kembali terjadi pada Januari hingga Agustus 2026. Pada periode tersebut, jumlah pelanggan mencapai 42.289 orang atau meningkat 10 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

“Perjalanan Stasiun Sei Bejangkar merupakan bagian dari sejarah perkeretaapian Sumatera Utara sekaligus perjalanan masyarakat di wilayah Batu Bara. KAI terus menjaga pelayanan perjalanan kereta api agar stasiun ini dapat terus dimanfaatkan masyarakat sebagai salah satu pilihan transportasi,” tutur Anwar.

Keberadaan Stasiun Sei Bejangkar selama lebih dari satu abad menunjukkan bahwa infrastruktur perkeretaapian bersejarah dapat terus beradaptasi dengan perkembangan zaman. Di tengah meningkatnya kebutuhan mobilitas masyarakat, stasiun tersebut tetap menjalankan perannya sebagai bagian dari konektivitas masyarakat Batu Bara dan wilayah sekitarnya, Pungkasnya.

(***)

Berita Terkait

Bupati Toba Sambut Kunjungan BKSAP DPR RI, Paparkan Potensi Daerah Menuju Pasar Global
Kapolda Sumut Ajak Al-Washliyah Bersinergi Cegah Narkoba dan Intoleransi
Kapolda Sumut Rangkul Keuskupan Agung Medan, Ajak Perangi Narkoba dan Kejahatan Sosial
DPRD Toba Gelar RDP Hasilkan Empat Poin, Terkait Kawasan Eks PT. TPL
Deriktur Lbh Cakra Keadilan Helmax Alex Dorong Kolaborasi Pemerintah Dan Ormas Perkuat UMKM Lewat Akses Permodalan Berkelanjutan
Masyarakat Dapat Info Persyaratan Prosedur Layanan Integrasi Tanpa Harus Datang Langsung ke Lapas
Operasi Patuh Toba 2026 Resmi Dimulai Hari Ini
Kakanwil Imigrasi Sumut Hadiri Pelantikan DPP Horas Bangso Batak, Perkuat Kolaborasi Lintas Sektor

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 21:11 WIB

Berawal dari Informasi Warga, Polres Gayo Lues Amankan Pria Diduga Gunakan Sabu”

Senin, 26 Oktober 2026 - 21:10 WIB

Gubernur Muzakir Manaf Peringatkan Ancaman Bencana, Aceh Perkuat Siaga Hadapi Puncak Hujan November

Senin, 26 Oktober 2026 - 20:04 WIB

Bupati Toba Sambut Kunjungan BKSAP DPR RI, Paparkan Potensi Daerah Menuju Pasar Global

Senin, 26 Oktober 2026 - 19:43 WIB

Kapolda Sumut Ajak Al-Washliyah Bersinergi Cegah Narkoba dan Intoleransi

Senin, 26 Oktober 2026 - 19:30 WIB

Kapolda Sumut Rangkul Keuskupan Agung Medan, Ajak Perangi Narkoba dan Kejahatan Sosial

Senin, 26 Oktober 2026 - 18:09 WIB

Deriktur Lbh Cakra Keadilan Helmax Alex Dorong Kolaborasi Pemerintah Dan Ormas Perkuat UMKM Lewat Akses Permodalan Berkelanjutan

Senin, 26 Oktober 2026 - 17:44 WIB

Lapas Narkotika Kelas IIA Samarinda Gelar Pengenalan Wahana Sarana Asimilasi dan Edukasi di Area SAE

Senin, 26 Oktober 2026 - 17:27 WIB

Lapas Perempuan Kelas IIA Pekanbaru 26 Oktober 2026 Pastikan WBP Bersih dari HP Ilegal Wujudkan Lapas Aman Tertib

Berita Terbaru