ACEH TIMUR — Kepedulian terhadap masyarakat, khususnya warga lanjut usia (lansia) dan masyarakat yang mengalami keterbatasan mobilitas, ditunjukkan Anggota DPRK Aceh Timur dari Partai NasDem, Johar Fahlani.
Sejumlah alat bantu yang menjadi kebutuhan masyarakat disalurkan kepada warga yang membutuhkan. Di antaranya berupa kursi roda dan tongkat, yang diberikan berdasarkan kondisi dan kebutuhan masing-masing penerima.
Bantuan tersebut menjadi salah satu bentuk perhatian Johar Fahlani terhadap persoalan yang dihadapi masyarakat di tengah kehidupan sehari-hari. Bagi sebagian orang, alat bantu berjalan mungkin terlihat sebagai bantuan sederhana. Namun bagi warga yang sudah tidak mampu berjalan secara normal, keberadaan kursi roda maupun tongkat dapat menjadi kebutuhan yang sangat berarti.
Salah satu penerima bantuan adalah Ibu Nurbaiti, warga Gampong Tanjong, Kecamatan Idi Rayeuk, Kabupaten Aceh Timur.

Nurbaiti yang telah berusia lanjut mengalami keterbatasan untuk berjalan seperti sebelumnya. Kondisi fisik yang semakin lemah karena faktor usia serta gangguan kesehatan yang dialaminya membuat aktivitas berjalan menjadi tidak mudah.
Atas kondisi tersebut, Nurbaiti menerima kursi roda sebagai alat bantu mobilitas.
Bagi Nurbaiti, kursi roda tersebut bukan sekadar sebuah fasilitas, tetapi menjadi alat yang diharapkan dapat membantu dirinya menjalani aktivitas sehari-hari dengan lebih mudah, terutama ketika harus berpindah tempat atau melakukan kegiatan yang membutuhkan mobilitas.
Rasa syukur juga disampaikan atas perhatian yang diberikan.
Di tempat lain, Ibu Mandawati, yang juga merupakan warga Gampong Tanjong, Kecamatan Idi Rayeuk, menerima tongkat sebagai alat bantu berjalan.

Mandawati memiliki kondisi fisik yang membuat aktivitas berjalan tidak lagi seperti dahulu. Salah satu kakinya telah mengalami amputasi, sehingga tongkat menjadi salah satu alat bantu yang dibutuhkannya untuk menopang pergerakan.
Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu Mandawati dalam menjalankan aktivitas sehari-hari sesuai dengan kondisi fisiknya.
Bagi kedua warga tersebut, perhatian yang diberikan oleh seorang wakil rakyat menjadi sesuatu yang patut disyukuri. Mereka mengungkapkan rasa terima kasih karena kebutuhan alat bantu yang memang diperlukan mendapat perhatian.
Bukan Sekadar Bantuan, tetapi Respons terhadap Kebutuhan Warga
Johar Fahlani menyampaikan bahwa kepedulian kepada masyarakat tidak selalu harus diwujudkan melalui sesuatu yang besar. Menurutnya, membantu masyarakat sesuai dengan kebutuhan yang benar-benar mereka hadapi merupakan bagian dari upaya meringankan beban warga.
Ia berharap bantuan yang diberikan dapat memberikan manfaat langsung bagi penerima, terutama bagi lansia dan masyarakat yang mengalami keterbatasan dalam beraktivitas.
“Kita berusaha membantu masyarakat sesuai dengan kebutuhan mereka. Mungkin yang diberikan tidak seberapa, tetapi mudah-mudahan bisa bermanfaat dan sedikit meringankan beban masyarakat yang membutuhkan,” ujar Johar Fahlani.
Menurutnya, perhatian terhadap masyarakat harus dilakukan secara bertahap dan berkelanjutan. Tidak semua persoalan warga dapat diselesaikan sekaligus, namun setiap kebutuhan yang dapat dibantu diharapkan tidak diabaikan.
Semangat tersebut menjadi bagian dari upaya untuk tetap hadir di tengah masyarakat dan mendengarkan secara langsung berbagai kebutuhan yang mereka sampaikan.
Kerja Nyata di Tengah Masyarakat
Sebagai anggota DPRK Aceh Timur, Johar Fahlani memiliki fungsi dan tanggung jawab kelembagaan sebagai bagian dari penyelenggaraan pemerintahan daerah bersama lembaga legislatif.
Dalam konteks pemberian bantuan kepada masyarakat, bantuan tersebut dapat dipandang sebagai bentuk kepedulian sosial dan respons terhadap kebutuhan warga. Sementara fungsi legislasi, anggaran, dan pengawasan tetap merupakan tugas kelembagaan yang dijalankan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.
Karena itu, bantuan kursi roda kepada Nurbaiti dan tongkat kepada Mandawati tidak semestinya hanya dilihat dari nilai atau bentuk barang yang diberikan.
Ada sisi lain yang lebih dekat dengan kehidupan masyarakat: ketika seorang lansia yang kesulitan berjalan memperoleh kursi roda, atau ketika seseorang yang kehilangan salah satu kakinya memperoleh tongkat untuk membantu menopang tubuhnya, bantuan tersebut memiliki nilai manfaat yang langsung dirasakan oleh penerima.
Di tengah berbagai persoalan sosial yang dihadapi masyarakat, perhatian terhadap kebutuhan dasar seperti alat bantu mobilitas menjadi bagian penting dalam membangun kepedulian terhadap kelompok masyarakat yang rentan.
Rasa Syukur dari Warga
Bagi Nurbaiti, kursi roda yang diterimanya diharapkan dapat membuat aktivitas sehari-hari menjadi lebih mudah. Sementara bagi Mandawati, tongkat yang diberikan menjadi alat bantu yang dapat digunakan untuk menunjang pergerakannya setelah mengalami amputasi pada salah satu kaki.
Keduanya menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas bantuan yang diterima.
Ucapan tersebut menjadi gambaran bahwa kepedulian seorang wakil rakyat terkadang tidak harus hadir dalam bentuk yang rumit. Perhatian terhadap kebutuhan yang nyata dan dirasakan langsung oleh masyarakat justru dapat memberikan arti tersendiri bagi mereka yang sedang menghadapi keterbatasan.
Langkah Johar Fahlani tersebut sekaligus memperlihatkan bahwa kerja nyata kepada masyarakat dapat dimulai dari mendengar kebutuhan paling sederhana sekalipun.
Sebab bagi masyarakat yang membutuhkan, sebuah kursi roda bukan sekadar barang. Sebuah tongkat juga bukan sekadar alat bantu.
Keduanya dapat menjadi bagian dari harapan agar mereka tetap mampu bergerak, beraktivitas, dan menjalani kehidupan sehari-hari dengan lebih baik.
Dan bagi seorang wakil rakyat, hadir ketika masyarakat membutuhkan merupakan salah satu bentuk nyata dari upaya menjaga hubungan dengan konstituen yang diwakilinya.


































