Ketua Baitul Mal Kota Langsa Muammar Qaushar saat menerima Pemuda Award 2026, (Foto : Istimewa)
TIMELINES INEWS INVESTIGASI
Kota Langsa – Mengabdi tidak selalu harus melalui organisasi kepemudaan atau dunia politik. Kepedulian terhadap sesama dan komitmen memperjuangkan kesejahteraan masyarakat juga menjadi jalan bagi generasi muda untuk memberi arti bagi daerah.
Semangat itulah yang tercermin dalam sosok Tgk. H. Muammar Qaushar, S.Sos.I., Ketua Baitul Mal Kota Langsa, yang menerima penghargaan dalam Malam Anugerah Pemuda Award 2026 DPD KNPI Kota Langsa, Minggu (1/11/2026).
Digelar di Aula Lantai 2 SMKN 2 Kota Langsa dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda ke-98, penghargaan tersebut menempatkan Muammar dalam Kategori Penghargaan Pimpinan Forkopimda Berdedikasi dengan predikat Pemuda Peduli Kemaslahatan dan Kesejahteraan Umat.
Penghargaan ini menjadi apresiasi atas kiprahnya dalam menjalankan amanah kelembagaan yang bersentuhan langsung dengan kepentingan sosial masyarakat.
Sebagai Ketua Baitul Mal Kota Langsa, Muammar mengemban tanggung jawab dalam pengelolaan zakat, infak, sedekah, serta dana sosial keumatan agar dapat memberikan manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan.
Di balik tugas tersebut, terdapat misi besar untuk memperkuat kepedulian sosial, membantu kelompok kurang mampu, memperhatikan anak yatim, serta mendukung peningkatan kesejahteraan umat.
Baginya, jabatan bukan sekadar posisi, melainkan amanah yang harus dijalankan dengan tanggung jawab dan kepedulian.
Penghargaan ini juga menjadi gambaran bahwa kontribusi generasi muda dapat diwujudkan melalui berbagai bidang, termasuk pelayanan sosial dan pemberdayaan masyarakat.
Semangat Sumpah Pemuda tidak hanya tentang persatuan, tetapi juga keberanian mengambil peran dan menghadirkan manfaat bagi sesama.
Melalui peran Baitul Mal, kepedulian sosial diharapkan tumbuh menjadi kekuatan bersama untuk membantu masyarakat dan memperkuat kesejahteraan di Kota Langsa.
Malam Anugerah Pemuda Award 2026 pun menjadi momentum untuk mengapresiasi sosok-sosok yang memilih jalan pengabdian.
Bagi Muammar Qaushar, penghargaan tersebut membawa pesan bahwa ukuran pengabdian bukan sekadar jabatan yang diemban, melainkan seberapa besar manfaat yang dapat dirasakan masyarakat.
Sebab, pemuda yang berarti bukan hanya mereka yang berprestasi untuk dirinya sendiri, tetapi juga mereka yang bersedia hadir dan berbuat bagi sesama.
Dari Langsa, semangat kepedulian dan kemaslahatan umat diharapkan terus tumbuh menjadi bagian dari pembangunan daerah.

































