TLii | MEDAN | PT KAI PERSERO DIVRE I SUMUT
04/11/2026
TIMELINES INEWS INVESTIGASI Medan, 4 November 2026 PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional I Sumatera Utara terus memperkuat mitigasi risiko cuaca ekstrem dengan meningkatkan keandalan prasarana perkeretaapian menjelang musim penghujan. Berbagai langkah preventif dilakukan, mulai dari pembenahan saluran drainase di sekitar jalur hingga pemangkasan pohon yang berpotensi tumbang, guna menjaga keselamatan dan kenyamanan pelanggan.

Manager Humas KAI Divre I Sumatera Utara, Anwar Yuli Prastyo, mengatakan bahwa perubahan cuaca, khususnya saat memasuki musim penghujan dengan intensitas curah hujan tinggi, dapat meningkatkan potensi gangguan terhadap prasarana perkeretaapian. Oleh karena itu, KAI terus mengintensifkan langkah antisipatif untuk memastikan kondisi jalur tetap terjaga dan perjalanan kereta api berlangsung aman.

“KAI Divre I Sumut memahami bahwa perubahan cuaca, khususnya saat memasuki musim penghujan, dapat meningkatkan potensi gangguan terhadap prasarana perkeretaapian. Karena itu, KAI melakukan berbagai langkah antisipatif untuk memastikan kondisi jalur tetap terjaga dan perjalanan kereta api dapat berlangsung dengan aman,” ujar Anwar.

Menurut Anwar, salah satu aspek penting dalam mitigasi risiko cuaca ekstrem adalah memastikan kelancaran aliran air hujan di sekitar jalur kereta api. Genangan air maupun aliran yang tidak terkendali berpotensi mengikis lapisan tanah dan material penyusun badan jalur, sehingga dapat memengaruhi kestabilan konstruksi jalan rel.
Sebagai upaya pencegahan, KAI Divre I Sumatera Utara melakukan pembuatan dan pembenahan saluran air untuk mengarahkan aliran hujan menuju saluran pembuangan. Sepanjang Oktober 2026, KAI telah membangun saluran air di tiga titik lokasi dengan total panjang mencapai 1.650 meter, yang berada di sepanjang lintas Stasiun Bajalinggei hingga Stasiun Siantar.
Selain pembenahan drainase, KAI juga melakukan penopingan atau pemangkasan pohon di sekitar lintasan, terutama terhadap pohon dan dahan yang berpotensi tumbang akibat hujan deras disertai angin kencang. Terhitung sejak Januari hingga Oktober 2026, KAI Divre I Sumatera Utara telah melaksanakan penopingan terhadap 358 pohon di berbagai wilayah Sumatera Utara.
“Upaya yang KAI Sumut lakukan di antaranya dengan membuat dan membenahi saluran air di sekitar jalur agar tidak terjadi genangan maupun aliran air yang berpotensi mengikis badan jalur kereta api. Kami juga melakukan penopingan pohon untuk mengurangi risiko dahan atau pohon tumbang yang dapat mengganggu perjalanan,” tambah Anwar.
Kesiapsiagaan menghadapi cuaca ekstrem juga didukung dengan ketersediaan Alat Material Untuk Siaga (AMUS) serta pengerahan personel flying gang atau regu gerak cepat untuk menangani potensi gangguan prasarana secara responsif.
Pemeriksaan berkala turut dilakukan dengan fokus pada kondisi rel, lingkungan sekitar jalur, saluran air, serta titik-titik yang berpotensi terdampak cuaca ekstrem.
Melalui berbagai langkah mitigasi tersebut, KAI berharap dapat meminimalkan risiko gangguan perjalanan kereta api sehingga masyarakat tetap dapat mengandalkan kereta api sebagai moda transportasi yang aman, andal, dan nyaman untuk menunjang mobilitas sehari-hari.
“KAI Divre I Sumatera Utara berkomitmen untuk terus meningkatkan keandalan prasarana dan melakukan langkah-langkah pencegahan terhadap berbagai potensi gangguan operasional, termasuk yang disebabkan oleh faktor cuaca.
Melalui pemeliharaan dan pengawasan secara berkelanjutan, kami berupaya memastikan perjalanan kereta api tetap selamat serta memberikan layanan transportasi yang nyaman bagi masyarakat,” tutup Anwar, Pungkasnya.
#KAI #KAIWujudkanTransportasiAndal #KAI Divre I Sumut #KeselamatanPerjalanan #MitigasiCuacaEkstrem
(***)

































