TLii | SUMUT | RUTAN KLS IIB TANJUNG
06/11/2026
TIMELINES INEWS INVESTIGASI, Tanjung Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Tanjung terus mengoptimalkan program pembinaan kemandirian warga binaan melalui kegiatan berkebun di area Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE). Kegiatan yang dilaksanakan pada Jumat (6/11/2026) ini meliputi penyiraman tanaman, pemantauan tanaman sawi menjelang panen, pemindahan bibit sawi ke media tanam, hingga penyemaian bibit baru.

Kegiatan tersebut dilaksanakan dengan pengawasan dan pendampingan petugas Rutan Tanjung bersama peserta magang sebagai upaya memberikan pengetahuan serta keterampilan praktis di bidang pertanian kepada warga binaan.

Dalam pelaksanaannya, warga binaan melakukan penyiraman tanaman secara menyeluruh guna menjaga kelembapan tanah dan memastikan kebutuhan air tanaman terpenuhi. Selain itu, dilakukan pengecekan terhadap tanaman sawi yang telah memasuki tahap menjelang panen untuk memantau kondisi, pertumbuhan, serta kesiapan tanaman sebelum dipanen.
Perawatan dan pemantauan secara berkala menjadi bagian penting dalam menjaga kualitas hasil kebun sekaligus melatih ketelitian dan tanggung jawab warga binaan dalam mengelola tanaman.
Selanjutnya, warga binaan melaksanakan pemindahan bibit sawi hasil persemaian ke media tanam yang telah disiapkan. Kegiatan juga dilanjutkan dengan penyemaian bibit sawi baru untuk menjaga ketersediaan bibit secara berkelanjutan sehingga proses budidaya dapat terus berjalan dan produktivitas kebun tetap terjaga.
Melalui rangkaian kegiatan mulai dari penyemaian, pemindahan bibit, perawatan, hingga pemantauan menjelang panen, warga binaan memperoleh pengalaman langsung mengenai tahapan budidaya tanaman secara terstruktur.
Tidak hanya berfokus pada kegiatan penanaman, warga binaan bersama peserta magang juga mulai melakukan persiapan pembuatan Pupuk Organik Cair (POC) dengan memanfaatkan daun ketapang yang tersedia di lingkungan Rutan. Pada tahap ini, kegiatan difokuskan pada persiapan bahan dan proses awal pengolahan.
Pemanfaatan bahan organik tersebut menjadi salah satu upaya memperkenalkan alternatif bahan pendukung perawatan tanaman yang lebih ramah lingkungan sekaligus mendorong pemanfaatan potensi lingkungan sekitar.
Petugas dan peserta magang turut memberikan arahan serta pendampingan selama seluruh rangkaian kegiatan berlangsung.
Pendampingan ini bertujuan memastikan setiap tahapan berkebun dilakukan dengan tepat, sekaligus menjadi sarana transfer pengetahuan dan pengalaman kepada warga binaan.
Kasubsi Pelayanan Tahanan, Al Muqtadir Pasya, menyampaikan bahwa kegiatan berkebun merupakan salah satu bentuk pembinaan kemandirian yang memberikan kesempatan kepada warga binaan untuk memperoleh keterampilan melalui praktik langsung.
“Kami berharap kegiatan ini tidak hanya menjadi aktivitas rutin, tetapi juga memberikan pengetahuan dan keterampilan yang bermanfaat bagi warga binaan. Dengan adanya pengawasan dan bimbingan dari petugas serta peserta magang, warga binaan dapat belajar secara langsung, mengembangkan kemampuan, dan menumbuhkan rasa tanggung jawab dalam setiap proses yang dilakukan,” ungkapnya.
Rutan Kelas IIB Tanjung berharap kegiatan berkebun di area SAE dapat terus berkembang sebagai sarana pembinaan yang produktif dan memberikan manfaat nyata bagi warga binaan.
Melalui keterampilan budidaya tanaman, pengelolaan hasil pertanian, serta pemanfaatan bahan organik, warga binaan diharapkan memiliki bekal pengetahuan dan pengalaman yang dapat diterapkan secara mandiri, baik selama menjalani masa pembinaan maupun setelah kembali ke tengah masyarakat.
Kegiatan ini sekaligus menjadi wujud komitmen Rutan Tanjung dalam menghadirkan pembinaan yang berkelanjutan, produktif, dan berorientasi pada peningkatan keterampilan serta kemandirian warga binaan, Ujarnya.
(***)

































