BKKBN Aceh dan DP3AKB Lhokseumawe Gelar Fasilitasi Teknis Program Bangga Kencana, Fokus Cegah Stunting dan Perkuat Keluarga Berkualitas

SAMSUL EDI, S.HUT., M.Kv

- Redaksi

Sabtu, 1 November 2025 - 13:35 WIB

5077 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BKKBN Aceh dan DP3AKB Lhokseumawe Gelar Fasilitasi Teknis Program Bangga Kencana, Fokus Cegah Stunting dan Perkuat Keluarga Berkualitas

BKKBN Aceh dan DP3AKB Lhokseumawe Gelar Fasilitasi Teknis Program Bangga Kencana, Fokus Cegah Stunting dan Perkuat Keluarga Berkualitas

TLII>>Lhokseumawe – Dalam upaya memperkuat kolaborasi lintas sektor menuju keluarga berkualitas, Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) bersama Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Kota Lhokseumawe menggelar kegiatan Fasilitasi Teknis Program Bangga Kencana Bersama Mitra Kerja, Jumat (24/10/2025), di Kecamatan Banda Sakti, Kota Lhokseumawe.

BKKBN Aceh dan DP3AKB Lhokseumawe Gelar Fasilitasi Teknis Program Bangga Kencana, Fokus Cegah Stunting dan Perkuat Keluarga Berkualitas

Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai pihak, mulai dari perwakilan pemerintah daerah, kader PKK, tokoh masyarakat, hingga perwakilan BKKBN Provinsi Aceh. Acara mengusung tema “Keluarga Berkualitas untuk Indonesia Emas”, yang menjadi semangat utama dalam mewujudkan masyarakat sejahtera dan berdaya saing.

 

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala DP3AKB Kota Lhokseumawe, Salahuddin, SST, M.Si, dalam sambutannya menyampaikan bahwa Program Bangga Kencana bukan hanya tentang pengendalian jumlah penduduk, tetapi juga bagaimana membangun keluarga yang bahagia, sehat, dan produktif.

 

> “Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat kerja sama antara pemerintah, masyarakat, dan mitra kerja dalam menciptakan keluarga berkualitas. Melalui sinergi ini, kita berharap dapat melahirkan generasi yang tangguh menuju Indonesia Emas 2045,” ujar Salahuddin.

 

 

 

Sementara itu, dr. Mawaddah Fitria, SpPD, FINASIM, yang mewakili Ketua TP-PKK Kota Lhokseumawe selaku Ketua Bidang Kesehatan Keluarga dan Lingkungan, menekankan pentingnya peran ibu dan keluarga dalam mencegah stunting. Menurutnya, keluarga merupakan pondasi utama dalam memastikan tumbuh kembang anak berjalan optimal.

 

> “PKK terus berkomitmen mendukung program Bangga Kencana, khususnya dalam bidang kesehatan keluarga. Edukasi gizi, pola asuh, dan kebersihan lingkungan adalah langkah konkret untuk menciptakan generasi yang sehat,” ujarnya.

 

 

 

Tokoh masyarakat Kota Lhokseumawe, Tgk. Azhari, SHI, MH, juga turut memberikan pandangannya. Ia menilai bahwa keberhasilan program keluarga berencana dan pencegahan stunting tidak lepas dari dukungan tokoh agama dan masyarakat.

 

> “Pendekatan sosial dan keagamaan sangat efektif dalam mengubah perilaku masyarakat. Kita harus menanamkan nilai-nilai keluarga sehat dan seimbang sejak dini,” kata Tgk. Azhari.

 

 

 

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Aceh, Safrina Salim, SKM, M.Kes, memaparkan materi mengenai pelaksanaan Program Bangga Kencana dan strategi percepatan penurunan stunting di Aceh. Ia menjelaskan bahwa BKKBN berperan penting dalam mengoordinasikan berbagai upaya lintas sektor, mulai dari edukasi pra-nikah hingga pendampingan keluarga berisiko stunting.

 

> “Stunting bukan hanya persoalan gizi, tetapi juga tentang pola hidup dan kesadaran keluarga. Pendampingan harus dimulai sejak calon pengantin agar anak yang lahir nanti benar-benar sehat dan cerdas,” ungkap Safrina.

 

Kegiatan yang berlangsung penuh semangat itu diakhiri dengan sesi diskusi interaktif antara peserta dan narasumber. Melalui kegiatan ini, diharapkan semakin banyak keluarga di Lhokseumawe yang memahami pentingnya perencanaan keluarga dan pola hidup sehat, sehingga mampu mewujudkan keluarga berkualitas untuk Indonesia Emas.

Berita Terkait

Pemko Langsa Matangkan KUA-PPAS APBK 2027 dan Perubahan 2026
Kemenimipas Salurkan Bantuan bagi Terdampak Gempa Flores, Dirjenpas Tinjau Kondisi Rutan Ruteng
Panen Bersama Jagung Pakan Ternak, Lapas Pemuda Langkat Dukung Ketahanan Pangan dan Pembinaan WBP
Jaga Kebugaran dan Pererat Kebersamaan, Lapas Perempuan Medan Gelar Senam Bersama Pegawai dan WBP
Dugaan Fee 15 Persen Proyek Revitalisasi SMA-SMK di Aceh Tenggara Jadi Sorotan
Gerak Cepat Satresnarkoba, Tiga Peria Diamankan, 20 Paket Sabu dan Satu Paket Ganja jadi Barang Bukti.
Dukung Hilirisasi Nikel, Pelindo Multi Terminal Optimalkan Layanan Terminal Kendari
1.503 Penerima Bansos di Toba Diputus: Warga Bertanya — Adilkah Seluruh Keluarga Menanggung Kesalahan ?

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 21:22 WIB

Pemko Langsa Matangkan KUA-PPAS APBK 2027 dan Perubahan 2026

Jumat, 4 September 2026 - 20:00 WIB

Dugaan Fee 15 Persen Proyek Revitalisasi SMA-SMK di Aceh Tenggara Jadi Sorotan

Jumat, 4 September 2026 - 16:51 WIB

“Bahrun Fuadi Kembali ke Jantho, Duduki Jabatan Strategis MS: Ketua Ingatkan Jauhi Gratifikasi!”

Jumat, 4 September 2026 - 10:48 WIB

Pemko Langsa Buka Seleksi Direktur Perumda Tirta Keumuneng Masa Jabatan 2026-2031

Kamis, 3 September 2026 - 18:45 WIB

18 dari 46 Gampong Ingin Jaya Lantik Tuha Peut, Camat: Keuchik Wajib Transparan!

Kamis, 3 September 2026 - 17:26 WIB

Pengorbanan Aceh untuk Indonesia Tak Boleh Sia-sia, Kepala BNN Aceh Ajak 5.166 Mahasiswa Baru UNIMAL Perkuat Nasionalisme.

Kamis, 3 September 2026 - 13:09 WIB

Bupati Pidie Jaya Tekankan Kolaborasi dan Percepatan Rehab-Rekon Pascabencana

Kamis, 3 September 2026 - 11:22 WIB

PT Pelindo Multi Terminal Dorong Masyarakat Kelola Lingkungan Secara Berkelanjutan

Berita Terbaru