TLii | KAKANWIL DITJEN IMIGRASI SUMUT
13/12/2025
TIMELINES INEWS INVESTIGASI, Medan, 12 Desember 2025 Perayaan Natal Lintas Kementerian di lingkungan Kantor Wilayah Sumatera Utara berlangsung meriah dan penuh makna pada Jumat, 12 Desember 2025.

Kegiatan ini menjadi sejarah baru karena untuk pertama kalinya Kantor Wilayah Kementerian Hukum, Kantor Wilayah Kementerian HAM, dan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Keimigrasian Sumatera Utara melaksanakan perayaan Natal secara kolaboratif setelah restrukturisasi Kementerian Hukum dan HAM menjadi beberapa entitas baru.

Perayaan ini mengangkat tema nasional “Allah Hadir Menyelamatkan Keluarga” (Matius 1:22–24), sebagaimana ditetapkan oleh Persatuan Gereja-gereja Indonesia (PGI) dan Konferensi Waligereja Indonesia (KWI).
Tema ini menyoroti kondisi banyak keluarga yang menghadapi beragam tantangan—mulai dari ekonomi, sosial, kesehatan, pendidikan, hingga relasi—yang menjadikan keluarga sebagai unit yang rentan dan membutuhkan penguatan.
Dalam sambutannya, Ketua Panitia Natal yang juga Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Sumatera Utara, Teodorus Simarmata, menegaskan bahwa kolaborasi lintas kementerian dalam perayaan ini merupakan wujud komitmen untuk tetap bersatu dalam pelayanan. “Meskipun secara struktural kita kini berada pada kementerian yang berbeda, semangat kebersamaan dan pelayanan tidak pernah berubah. Kita tetap satu keluarga besar yang bergerak bersama untuk menghadirkan dampak positif bagi masyarakat,” ujarnya.
Kolaborasi ini menjadi simbol persaudaraan dan kekeluargaan dalam keberagaman, menegaskan bahwa transformasi organisasi tidak memisahkan semangat pelayanan yang telah terbangun selama ini.
Melalui kebersamaan, seluruh jajaran berkomitmen menghadirkan pelayanan yang bermakna bagi masyarakat, terutama bagi kelompok rentan yang menjadi fokus utama bidang Hukum, HAM, Keimigrasian, dan Pemasyarakatan.
Perayaan Natal yang digelar di Gedung Menara Mandiri, Jalan Pulau Pinang, Medan, dihadiri sekitar 696 peserta, terdiri dari pegawai, keluarga, anak-anak, hingga para Kepala UPT Pemasyarakatan dan Kepala UPT Keimigrasian se-Sumatera Utara. Acara berlangsung penuh sukacita, dimeriahkan oleh ibadah, puji-pujian, refleksi Natal, dan rangkaian kegiatan yang menguatkan nilai solidaritas.
Melalui semangat Natal, para peserta diajak untuk memperkuat komitmen dalam menghadirkan pemulihan dan pengharapan bagi keluarga. Sebab ketika keluarga menjadi kuat, Indonesia pun akan semakin tangguh menghadapi perubahan dan tantangan zaman, Ujarnya.
(***)



























