TIMELINES iNEWS Investigasi | ACEH BESAR — Menjawab keluhan masyarakat terkait kelangkaan gas LPG 3 kilogram yang melanda hampir seluruh wilayah Aceh dalam beberapa pekan terakhir, Bupati Aceh Besar H. Muharram Idris bergerak cepat mengambil langkah konkret untuk memenuhi kebutuhan energi warga.
Krisis energi yang sempat terjadi di Aceh ditandai dengan pemadaman listrik tak menentu serta kelangkaan LPG. Saat ini, kondisi kelistrikan mulai berangsur normal, namun pasokan LPG 3 kilogram masih terbatas dan menjadi keluhan utama masyarakat, khususnya di Kabupaten Aceh Besar.
Melalui Kepala Bagian Perekonomian Setdakab Aceh Besar, Marwan, Pemerintah Kabupaten Aceh Besar terus mengupayakan penyaluran LPG bersubsidi sebagai kebutuhan vital masyarakat, baik bagi ibu rumah tangga maupun pelaku usaha kecil sektor makanan.
Pada Sabtu, 20 Desember 2025, penyaluran LPG 3 kilogram dilaksanakan serentak di delapan kecamatan. Dua gampong yang dinilai paling terdampak, yakni Gampong Bineh Blang dan Gampong Pantee di Kecamatan Ingin Jaya, menjadi prioritas. Total 560 tabung LPG disalurkan untuk kedua desa tersebut, masing-masing 280 tabung per gampong.
Penyaluran dipusatkan di halaman Meunasah Bineh Blang, dengan teknis pelaksanaan dikomandoi oleh Geuchik Bineh Blang, Jufran Johan, serta M. Husen M. Ali, Ketua Pemuda yang mewakili Geuchik Pantee, Ir. Safwan Sabi.
Kegiatan tersebut dipantau langsung oleh Ayah Badri, selaku Ketua Komando Aceh Besar utusan Bupati, Maimun, SE (Kasi Trantib Kecamatan Ingin Jaya), serta Bripka Andrian yang mewakili Kapolsek Ingin Jaya.
Untuk memastikan distribusi tepat sasaran, Pemerintah Desa Bineh Blang menerapkan sistem antrian tali. LPG bersubsidi diprioritaskan khusus bagi warga setempat. Tabung yang terindikasi dobel atau tidak sesuai ketentuan akan ditarik kembali oleh petugas.
“LPG ini diprioritaskan untuk warga Bineh Blang. Jika ditemukan data ganda atau tidak sesuai, akan kami tarik kembali. Warga dari luar desa dipersilakan mengambil pada kesempatan lain,” ujar pihak penyalur.
Harga Eceran Tertinggi (HET) LPG 3 kilogram dalam penyaluran ini ditetapkan sebesar Rp18.000 per tabung, sesuai ketentuan.
Selain kebutuhan rumah tangga, LPG juga diprioritaskan bagi Mereka yang selama ini mendukung kegiatan sosial dan keagamaan masyarakat Tampa Jerih
Geuchik Bineh Blang, Jufran Johan, Yang Akrab Disapa Bangcut menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas respon cepat Bapak Bupati Aceh Besar dalam menyahuti keluhan warga Masyarakat kami.
“sekali lagi, Kami mengucapkan terima kasih kepada Bupati Aceh Besar, Syeh Muharram Idris, atas kepedulian dan langkah cepat membantu masyarakat kami di tengah kelangkaan LPG,” ungkap Bancut
Namun demikian, Jufran berharap agar penyaluran LPG dapat dilakukan secara kontinyu, mengingat pasokan yang diterima hanya mampu bertahan sekitar tiga hari. Penyaluran satu tabung per KK masih menyisakan sekitar 20 kepala keluarga yang belum kebagian meski telah ikut mengantri.
Kekurangan tersebut kemudian direspon oleh tokoh masyarakat Gampong Pantee, Izwar M. Ali, yang memberikan izin pemanfaatan sisa jatah LPG Pantee yang tidak seluruhnya diambil warga, karena sebagian telah memperoleh pasokan dari SPBU Toke Yan (Yahmu–red).
Pantauan wartawan TLii di lokasi, penyaluran LPG berlangsung aman, lancar, tertib, dan kondusif, dengan pengawalan perangkat desa dan aparat terkait guna mencegah penyelewengan serta memastikan distribusi tepat sasaran.
[Yahbit]


































