TLii | ACEH | GAYO LUES | DABUN GELANG –
Curah Hujan Sangat Tinggi, Kalaksa BPBD Gayo Lues Muhaimin, ST., M.Ec.Dev Turun Langsung ke Desa Badak Pantau Sungai dan Pastikan Informasi Tersampaikan ke Masyarakat
Blangkejeren, Kamis (1/1/2026) —
Curah hujan dengan intensitas sangat tinggi yang melanda wilayah Kabupaten Gayo Lues mendorong Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kabupaten Gayo Lues, Bapak Muhaimin, ST., M.Ec.Dev, untuk turun langsung ke Desa Badak, Kecamatan Dabun Gelang, guna memantau kondisi sungai dan memastikan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana.
Dalam dokumentasi lapangan yang diterima redaksi, Kalaksa BPBD Gayo Lues tampak mengenakan jas hujan berwarna abu-abu, berdiri di lokasi pemantauan pada malam hingga dini hari. Dengan raut wajah serius, ia menyampaikan informasi terkini kepada masyarakat terkait kondisi cuaca ekstrem dan peningkatan debit air sungai yang berpotensi meluap.
Langkah turun langsung ke lapangan tersebut menunjukkan keseriusan dan komitmen pimpinan BPBD dalam memastikan masyarakat mendapatkan informasi yang cepat, akurat, dan dapat dipertanggungjawabkan, khususnya bagi warga yang bermukim di sepanjang bantaran sungai Desa Badak.
“Curah hujan yang sangat tinggi menyebabkan debit air sungai meningkat. Masyarakat diminta tetap waspada dan mengikuti perkembangan informasi resmi,” ujar Muhaimin saat memberikan update kondisi di lokasi.
Berdasarkan data pemantauan lapangan, kegiatan dilakukan sekitar pukul 03.24 WIB, berlokasi di Jalan Pining–Badak, Kecamatan Dabun Gelang, Kabupaten Gayo Lues, pada ketinggian sekitar 915,9 meter di atas permukaan laut. Saat itu, kondisi cuaca masih diguyur hujan dengan suhu udara sekitar 20 derajat Celsius, sementara arus sungai terpantau menguat akibat tingginya curah hujan dari wilayah hulu.
BPBD Kabupaten Gayo Lues menilai wilayah Desa Badak dan sekitarnya merupakan kawasan yang perlu mendapatkan perhatian khusus saat musim hujan, mengingat potensi luapan sungai yang dapat berdampak langsung pada permukiman warga. Oleh karena itu, pemantauan dilakukan secara intensif, baik melalui patroli lapangan maupun penyampaian informasi langsung kepada masyarakat.
Muhaimin juga menegaskan bahwa kehadiran BPBD di lapangan bukan hanya untuk memantau kondisi, tetapi juga sebagai bentuk kehadiran pemerintah dalam situasi rawan bencana, agar masyarakat merasa tenang dan tetap terhubung dengan informasi resmi.
BPBD Gayo Lues mengimbau masyarakat untuk:
Meningkatkan kewaspadaan saat hujan deras berkepanjangan
Menghindari aktivitas di sekitar sungai
Segera melapor kepada aparat desa atau petugas jika terjadi kenaikan debit air secara signifikan
Hingga berita ini diturunkan, BPBD Kabupaten Gayo Lues bersama unsur terkait masih siaga penuh dan terus memantau perkembangan cuaca serta kondisi sungai, guna mengantisipasi kemungkinan terjadinya banjir dan meminimalkan risiko bagi masyarakat.
(Wiraepick)

































