TLii | SUMUT | MEDAN INVESTIGASI
09/02/2026
TIMELINES INEWS INVESTIGASI, Medan, 09 Februari 2026 Balai
Pemasyarakatan (Bapas) Kelas I Medan mengikuti kegiatan Diskusi Kelompok Terpumpun atau Focus Group Discussion (FGD) terkait Transformasi dan Reorientasi Penyelenggaraan Sistem Pemasyarakatan berdasarkan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) serta Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2025 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP).

Kegiatan yang diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Pemasyarakatan ini dilaksanakan secara virtual melalui Zoom Meeting dan diikuti oleh seluruh jajaran Kantor Wilayah serta Unit Pelaksana Teknis Pemasyarakatan di seluruh Indonesia, termasuk Bapas Kelas I Medan.
FGD tersebut dihadiri langsung oleh Kepala Bapas Kelas I Medan, Kriston Napitupulu, bersama sejumlah Pembimbing Kemasyarakatan (PK) dan pejabat struktural, yakni Irmayani, Saiful Azhar, Mas’ud, Khaidir, Egi N, serta Rut Elisabeth selaku Kepala Seksi Bimbingan Klien Dewasa (Kasi BKD), Nelly Srikandi selaku Kepala Seksi Bimbingan Klien Anak (Kasi BKA), dan Mora Lubis.
Pembahasan dalam FGD ini difokuskan pada pemetaan kesiapan jajaran Pemasyarakatan, khususnya Balai Pemasyarakatan, dari aspek kelembagaan, sumber daya manusia, serta dukungan sarana dan prasarana dalam rangka menyongsong pemberlakuan hukum pidana nasional yang baru.
FGD dibagi ke dalam beberapa kelompok kerja sesuai dengan program dan fokus pembahasan yang telah ditetapkan. Diskusi ini bertujuan untuk mengidentifikasi isu-isu strategis guna mendukung implementasi kebijakan pemasyarakatan yang profesional, modern, dan humanis.
Melalui keikutsertaan aktif dalam kegiatan ini, Bapas Kelas I Medan turut memberikan masukan konstruktif serta memperkuat koordinasi antarunit dalam rangka optimalisasi pelaksanaan tugas dan fungsi Pembimbingan Kemasyarakatan, khususnya terkait pelaksanaan pidana non-kustodial, keadilan restoratif, serta penguatan peran pemasyarakatan dalam sistem peradilan pidana.
Diharapkan, hasil dari FGD ini dapat menjadi landasan strategis bagi Bapas Kelas I Medan dalam mengimplementasikan kebijakan transformasi pemasyarakatan secara efektif, adaptif, dan berkelanjutan, Tegasnya.
#BapasHebat
#BapasMedanHebat
(***)



























