Menteri LHK di HKAN: Kerja Konservasi Tidak Hanya di Status Kawasan Hutan Konservasi

REDAKSI

- Redaksi

Jumat, 10 November 2023 - 16:16 WIB

5082 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TIMELINES INEWS | Jakarta | Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) menggelar Puncak Peringatan Hari Konservasi Alam Nasional (HKAN) Tahun 2023 di Taman Wisata Alam Bukit Tangkiling Provinsi Kalimantan Tengah, Rabu (8/11/2023).

Mengusung tema “Hapungkal Himba Kalingu: Jiwa yang Damai Dalam Harmoni Rimba Belantara”, peringatan HKAN Tahun 2023 diharapkan dapat menguatkan kesadaran kita mengenai betapa pentingnya menjaga dan hidup selaras dengan alam.

“Peringatan Hari Konservasi Alam Nasional merupakan salah satu upaya mengingatkan dan menggiatkan kita untuk terus berusaha melestarikan alam yang kita cintai agar tetap dapat menopang kehidupan bagi kita kini dan bagi anak cucu kita di masa depan,” ujar Menteri LHK Siti Nurbaya dalam sambutannya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pada kesempatan tersebut, Menteri Siti mengingatkan bahwa konservasi keanekaragaman hayati dilakukan dalam berbagai level, baik genetik, spesies maupun ekosistem. Artinya konservasi mencakup dimensi species dan landscape yang interconnected misalnya sebagai wilayah jelajah satwa.

Dengan demikian, Menteri Siti menekankan kerja – kerja konservasi tidak hanya berfokus pada kawasan hutan konservasi menurut status hutan negara, tetapi pada berbagai area yang menjadi habitat tumbuhan dan satwa penting dan memiliki keanerakaragaman hayati tinggi. Konservasi harus juga diartikan sebagai upaya yang luas yaitu mempertahankan di wilayah kawasan konservasi dan seisinya.

“Kita semua berharap melimpahnya kekayaan keaneka-ragaman hayati Indonesia dapat memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi kemakmuran rakyat dan tentu harus kita kelola dengan mengedepankan prinsip kehati-hatian,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Menteri Siti mengajak semua pihak untuk terus berupaya dalam langkah sinergis sesuai rambu- rambu dan aturan negara serta dengan memperhatikan konvensi internasional dan menurut kebutuhan serta produktivitas upaya konservasi alam. Itu semua juga dilakukan dalam orientasi pembangunan yang berkelanjutan, dan tiga prinsip konservasi yaitu perlindungan, pengawetan dan pemanfaatan secara lestari.

Hal tersebut disambut baik oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah yang dinyatakan oleh Wakil Gubernur (Wagub) Kalteng Edy Pratowo. Sebagai wakil pemerintah pusat di daerah, dirinya menyatakan Pemprov Kalteng berkomitmen mendukung pengelolaan kawasan konservasi.

“Kita menyadari pentingnya perlindungan dan konservasi, apalagi baru-baru ini kita mengalami merasakan dampak karhutla” kata Edy yang hadir mewakili Gubernur Kalteng Sugianto Sabran.

Kalteng sebagai provinsi terluas di Indonesia, memiliki sumber daya alam yang melimpah. Luas wilayah Kalteng 15, 3 juta hektar, dimana 77,62 persen atau 11, 9 juta hektar wilayahnya ditunjuk sebagai kawasan hutan.

Wagub Edy mengatakan wilayah yang ditunjuk sebagai kawasan hutan ini berperan penting sebagai penyangga kehidupan dan pembangunan. Meski begitu, hal tersebut juga perlu dibarengi upaya pengukuhan dan tata batas yang jelas dan tuntas untuk mencegah terjadinya konflik.

Pada kesempatan tersebut juga dilakukan peresmian Desa Ramah Satwa, Peresmian Rumah Anggrek, launching buku 55 Taman Nasional di Indonesia serta Penandatanganan Perangko HCPSN dengan spesies Hanguana sitinurbayai dan Katak Terbang Wallace (Rhacaphorus nigropalmatus).

____________________

Jakarta, KLHK, 8 November 2023

Penanggung jawab berita:

Kepala Biro Hubungan Masyarakat, KLHK Nunu Anugrah

Website : www.menlhk.go.id

www.ppid.menlhk.go.id

Youtube : Kementerian LHK

Facebook : Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan

Instagram : kementerianlhk

Twitter : @kementerianlhk

Berita Terkait

Danlanud El Tari Bangun Generasi Tangguh NTT, Perkuat Asta Cita Menuju Indonesia Emas 2045
Rutan kls I Labuhan Deli Lakukan Sosialisasi Kepada Warga Binaan Terkait Remisi dan Hak Integrasi, Tegaskan Semua Gratis
Kabapas Palangka Raya Komitmen Dukung Peradilan Pidana Anak Profesional Proporsional Berorientasi Perlindungan
Bapas Kelas I Medan Jalin Kerja Sama dengan UNPAB, Dukung Pengembangan Kompetensi Mahasiswa melalui Program Magang
Bapas Palangka Raya Perkuat Kemitraan dengan Forum Pemuda Dayak Kalteng Kembangkan Potensi Kearifan Lokal
Bedah Buku Karya Brigjen Pol. Dr. Dedy Tabrani di UI, Sekaligus Peluncuran Asosiasi Perguruan Tinggi Kajian Ilmu Kepolisian (APIK) 
Apel Pagi Senin, Kalapas Narkotika Samarinda Tekankan Solidaritas dan Keteladanan Pegawai
Sidang TPP Dipimpin Ketua TPP Dihadiri Kanwil Ditjenpas Riau Bapas dan Keluarga Penjamin via Zoom

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 09:54 WIB

Satreskrim Polres Gayo Lues Amankan Dua Pria Terlibat Judi Online

Selasa, 27 Oktober 2026 - 21:28 WIB

DPP AWAI Apresiasi Kasat Reskrim Polres Nagan Raya Atas Pengungkapan Dugaan Penyalahgunaan BBM Bersubsidi

Selasa, 27 Oktober 2026 - 18:17 WIB

“Tak Sekadar Janji, Azhari M. Nur Haji Maop Tunjukkan Kepedulian Nyata, Bantu Kursi Roda untuk Warga Idi Tunong”

Selasa, 27 Oktober 2026 - 17:42 WIB

Aceh Punya Sejarah Kepahlawanan, Kepala BNNP Aceh Prihatin Sebagian Masyarakat Aceh Terlibat Jaringan Narkoba

Selasa, 27 Oktober 2026 - 17:33 WIB

Tak Sekadar Seremoni, SDN 2 Dewantara Wujudkan Maulid Nabi dengan Santunan 13 Anak Yatim

Selasa, 27 Oktober 2026 - 14:22 WIB

Gerakan Panen Raya Padi 2026 di Kota Langsa, Wujudkan Swasembada Pangan Berkelanjutan

Senin, 26 Oktober 2026 - 21:11 WIB

Berawal dari Informasi Warga, Polres Gayo Lues Amankan Pria Diduga Gunakan Sabu”

Senin, 26 Oktober 2026 - 21:10 WIB

Gubernur Muzakir Manaf Peringatkan Ancaman Bencana, Aceh Perkuat Siaga Hadapi Puncak Hujan November

Berita Terbaru