DP3AP2KB dan Bunda PAUD Hadirkan Trauma Healing bagi Anak Terdampak Bencana di Lhokseumawe

RAMAZANI

- Redaksi

Jumat, 24 April 2026 - 18:24 WIB

5061 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TLii|Aceh|Lhokseumawe, 24 April 2026 — Pemerintah Kota Lhokseumawe melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) bersama Kelompok Kerja (Pokja) Bunda PAUD Kota Lhokseumawe melaksanakan kegiatan Trauma Healing untuk Perlindungan terhadap Anak dari Ancaman Kekerasan Pascabencana Dalam/Luar Rumah Tangga di Gampong Ujong Pacu, Jumat (24/4).

 

Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Bunda PAUD Kota Lhokseumawe, Ny. Yulinda Sayuti, sebagai bentuk komitmen Pemerintah Kota Lhokseumawe dalam memperkuat perlindungan anak, khususnya dalam situasi pascabencana.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Dalam sambutannya, Ny. Yulinda Sayuti menegaskan pentingnya penanganan trauma anak secara komprehensif dan berkelanjutan.

 

“Trauma yang dialami anak perlu ditangani secara serius karena dapat berdampak terhadap perkembangan mental, emosional, dan sosial mereka. Oleh karena itu, trauma healing menjadi bagian penting dalam upaya perlindungan anak,” ujarnya.

 

Ia menambahkan, pendampingan psikologis yang tepat akan membantu anak-anak kembali pulih dan tumbuh dalam lingkungan yang aman.

 

“Kita ingin memastikan anak-anak tidak hanya pulih, tetapi juga kembali memiliki rasa aman dan percaya diri. Ini menjadi tanggung jawab bersama,” tambahnya.

 

Kegiatan ini turut melibatkan Forum Anak Lhokseumawe Kreatif (FALAK) sebagai bagian dari upaya mendorong partisipasi anak dalam kegiatan pemulihan dan perlindungan.

 

Adapun peserta kegiatan terdiri dari anak-anak PAUD Gampong Ujong Pacu dan Cot Trieng, dua wilayah yang terdampak cukup parah akibat banjir yang terjadi pada tahun lalu di Kota Lhokseumawe.

 

Dalam suasana yang hangat dan penuh keakraban, Bunda PAUD juga berinteraksi langsung dengan anak-anak. Beberapa anak diberi kesempatan untuk menyampaikan cerita dan pengalaman mereka, sebagai bagian dari proses pemulihan emosional.

 

Tak hanya itu, suasana kegiatan semakin cair ketika Bunda PAUD Yulinda Sayuti turut mengajak anak-anak bergerak dan bermain bersama, menciptakan momen keceriaan yang membantu anak-anak merasa lebih rileks dan nyaman.

 

Kegiatan ini menghadirkan dua sesi utama, yakni psikoedukasi trauma pascabencana yang disampaikan oleh Bunda PAUD Kota Lhokseumawe dengan dibuka oleh Nofayana, ST, MAP, serta sesi praktik teknik relaksasi dan manajemen stres oleh Konselor Addina Kamila, S.Psi dan Ahmad Reyhan, S.Psi.

 

Kepala DP3AP2KB Kota Lhokseumawe, Salahuddin, S.ST., M.S.M, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya penguatan layanan perlindungan anak berbasis wilayah terdampak.

 

“Kegiatan ini menyasar anak-anak dari wilayah yang terdampak cukup parah saat banjir tahun lalu di Kota Lhokseumawe. Melalui kegiatan ini, kami ingin memastikan proses pemulihan psikologis anak berjalan optimal, sekaligus meningkatkan kapasitas pendamping di lapangan,” ujarnya.

 

Pemerintah Kota Lhokseumawe mengapresiasi sinergi seluruh pihak dalam pelaksanaan kegiatan ini, serta menegaskan bahwa perlindungan anak merupakan tanggung jawab bersama antara pemerintah, keluarga, dan masyarakat.

 

Melalui kegiatan ini, diharapkan tercipta lingkungan yang aman, nyaman, dan ramah anak, serta mendukung tumbuh kembang anak secara optimal sebagai generasi penerus bangsa.

 

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris DP3AP2KB Kota Lhokseumawe Ny. Nurhayati, S.Ag, Kepala Bidang Perlindungan Perempuan dan Perlindungan Khusus Anak (PPPKA) Susilawati, S.Pi, Kepala Bidang Kualitas Hidup Perempuan Intan Sofia, SE., M.Kesos, Kepala UPTD Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Yusmarliana, SKM serta Pengurus Bunda PAUD Kota Lhokseumawe

Berita Terkait

Imigrasi Belawan Dapat Apresiasi Staf Ahli Menteri Imipas Atas Inovasi Pelayanan Publik Yang Humanis
DIKPI Inisiasi Pembentukan Asosiasi Perguruan Tinggi Kajian Ilmu Kepolisian Indonesia untuk Memperkuat Ekosistem Keilmuan Kepolisian
Tindak Lanjuti Aturan, Imigrasi Belawan Komitmen Segera Hapuskan BMN Rusak Berat
Siswa SIP Angkatan 56 Polda Aceh Gelar Baksos di Panti Asuhan
Quick Response Brimob Polda Aceh Tangani Kebakaran Hutan di Lembah Seulawah
Lapas Kelas IIA Pancur Batu Gandeng Dinas Perikanan Deli Serdang Wujudkan Inovasi Pembinaan “MITRA KANAN
Bekali Keterampilan Produktif, Rutan Tanjung Tebar Benih Lele Di Kolam Pembinaan
Perkuat Kesiapsiagan Bencana, Pemdakab Buton Tengah Kukuhkan KSB Dan Uji SOP Penanganan Darurat Bencana

Berita Terkait

Jumat, 31 Juli 2026 - 00:46 WIB

Imigrasi Belawan Dapat Apresiasi Staf Ahli Menteri Imipas Atas Inovasi Pelayanan Publik Yang Humanis

Jumat, 31 Juli 2026 - 00:14 WIB

Tindak Lanjuti Aturan, Imigrasi Belawan Komitmen Segera Hapuskan BMN Rusak Berat

Kamis, 30 Juli 2026 - 21:38 WIB

Anggaran Ratusan Juta Rupiah, Kinerja Tenaga Ahli Kominfo Toba Dipertanyakan Masyarakat

Kamis, 30 Juli 2026 - 21:36 WIB

Lapas Perempuan Medan Hadiri Kegiatan Serah Terima Ketua PIPAS Daerah Sumut dan Peringatan Hari Anak Nasional 2026

Kamis, 30 Juli 2026 - 20:51 WIB

Pastikan Tepat Sasaran, Lapas Tebing Tinggi Bahas Usulan Remisi Umum Dan RKA di Sidang TPP

Kamis, 30 Juli 2026 - 20:39 WIB

Erwin F. Simangunsong: Lapas Tebing Tinggi Komitmen Jalankan Instruksi Dirjenpas Jelang HUT RI ke-81

Kamis, 30 Juli 2026 - 20:21 WIB

Erwin F. Simangunsong Bersama UPT Sumut Ikuti Arahan Staf Ahli & Staf Khusus Kemenimipas

Kamis, 30 Juli 2026 - 20:05 WIB

Perkuat Ketahanan Pangan, Rutan Tanjung Pura Budidaya Ikan Nila di Lahan Ketapang

Berita Terbaru